Halaman

Jumat, 15 Januari 2010

Surat untuk sahabat.


Do’a Malaikat Jibril mejelang Ramadhan:
“Ya Allah tolong abaikan puasa Ummat Muhammad, apabila sebelum memasuki bulan Ramadhan dia tidak melakukan hal berikut.
- Tidak memohon maaf terlebih dahulu kepada-Mu
- Tidak memohon maaf terlebih dahulu kepada orang tuanya (jika masih ada)
- Tidak bermaafan terlebih dahulu antara suami isteri
- Tidak bermaafan terlebih dahulu dengan orang2 sekitar (teman2 dan kerabat)
Kemudian Rasulullah SAW pun mengaminkan 3 kali .

Untuk semua sahabat
Oleh karena itu AKU TERLEBIH DAHULU MEMOHON MAAF jika aku ada berbuat kesalahan baik sengaja maupun tidak sengaja
Aku mohon maaf jika selama ini canda tawaku berbumbu dusta
Aku mohon maaf jika selama ini perkataanku membuat kalian terluka
Aku mohon maaf jika selama ini perbuatanku membuat kalian benci dan murka

Untuk semua sahabat
Ramadhan ini mungkin ramadhan pertama bagi kita. Tanpa hadirnya gelak canda tawa diantara kita, yang mengusir kejenuhan dan keletihan disiang hari yang menampakkan terik.

Ramadhan ini mungkin ramadhan pertama bagi kita. Tanpa terpaksa berangkat kesekolah pagi hari, membawa rasa kantuk yang masih tersisa.

Ramadhan ini mungkin ramadhan pertama bagi kita. Tanpa berkumpul dengan sekumpulan anak ramaja yang memiliki karakter berbeda tapi tetap menyatu dalam kebersamaan.

Ramadhan ini mungkin ramadhan pertama bagi kita. Tanpa duduk manis dikelas, menerima pelajaran sambil terus berharap agar jam pulang bisa lekas tiba.

Ramadhan ini mungkin ramadhan pertama bagi kita. Tanpa bermain dum ketika pelajaran kosong tiba.

Ramadhan ini mungkin ramadhan pertama bagi kita. Tanpa ada seorangpun yang ketiduran dikelas, karena pelajaran yang sulit dicerna

Ramadhan ini mungkin ramadhan pertama bagi kita. Tanpa ada orang yang kisah kuat, main bola dilapangan basket pas bulan puasa.

Ramadhan ini mungkin ramadhan pertama bagi kita. Tanpa kebersamaan kita. tanpa senyuman manis kalian. Tanpa tutur lembut kalian. Tanpa tawa lepas kalian. Dan tanpa kejahilan kalian.

Untuk sebagian sahabat
Walaupun aku bukan menjadi bagian kecil dari kalian. Tapi aku mendukung apa yang kalian perjuangkan. Walaupun sepertinya sangat berat berjuang ditengah keterasingan kalian. Tapi aku yakin kalian adalah orang yang kuat. Semangat itu takkan pernah hilang pada jiwa kalian. Semangat itu takkan pernah mati pada dada kalian, dan karena semangat yang kalian milikilah aku menjadi sangat iri dengan kalian.

Waktu dulu sempat berkeinginan untuk libur panjang tanpa pergi sekolah. Tapi sekarang aku sangat menginginkan kita bersama lagi. “Terkadang kita baru sadar sangat mencintai, sesuatu ketika sesuatu itu telah pergi meninggalkan kita.”

“Kita mungkin tidak saling mengenal diakhirat, tapi aku yakin kita akan berada ditempat yang sama kelak. Disurga-Nya yang selama ini kita impikan. Aamin!!!”

*03.40_20-08-09_ketika-terbangun-dari-mimpi-indah (tentang kebersamaan kita pada masa SMA) *sekarang ini mungkin cuma mimpi yang dapat menyatukan kita kembali*

Mohon maaf jika tidak semua orang kena tag. Karena keterbatasan tempat.
*Didedikasikan untuk semua mantan siswa Ipa4 dan seluruh sahabatku
(AAAAAADEEFFHHIILMMMMMMNPQRRRRRRRRY) Inisial ini belum sempat kita tulis dilangit-langit kelas, tapi nama2 ini akan selalu dirindukannya.

Untuk MALAYSIA


Emmm, aku baru baca beberapa blog Malaysia yang menghina Indonesia. Sungguh sangat keji dan tidak berpendidikan. Ingin sekali aku membalas artikel mereka dengan hal serupa. Tapi kalau aku membalas artikel tersebut, apa bedanya aku dengan mereka? Tapi aku juga mencoba untuk berpikir adil, dan aku pun membuka blog orang Indonesia yang juga balik menghina Malaysia. Ckckck sesama saudara dalam satu rumpun saling menghina. Sangat jauh dengan pencitraan banyak orang bahwa bangsa melayu memiliki budaya ketimuran yang sangat ramah tamah. Tak tahu siapa yang salah? tak tahu siapa yang memulai lebih dulu?

Aku menulis ini untuk membela Indonesia, karena yang engkau tulis itu hanya bertujuan menghina bangsa kami. Yang tidak berdasarkan fakta realistis. Tenang saja aku tidak akan menghina Negara anda seperti para blogger-blogger kampungan Indonesia yang menghina anda. Karena tak akan mungkin ada habisnya kalau kita saling menghina, hanya akan menuai kebencian yang tentu merugikan kedua belah pihak.

Kutulis surat ini tanpa memihak siapapun, walaupun sedikit membela Indonesia. Dan kutulis surat ini dengan sedikit emosi setelah membaca artikel anda. Di indoncelaka.blogspot.com Mohon maaf sebelumnya. Oh ya aku juga berusia 18 tahun, sama seperti anda.

Untuk Malaysia
Engkau mengatakan bahwa Indonesia, adalah Negara yang bodoh.
Tidak tahukah engkau Malaysia, bahwa banyak pelajar Indonesia banyak meraih medali emas dalam berbagai event olimpiade Internasional. Sedangkan negara anda? Apakah pelajar anda sudah banyak menjuarai perlombaan sains dunia? Sehingga anda mengatakan bahwa negara kami adalah negara yang bodoh.

Untuk Malaysia
Engkau mengatakan bahwa Indonesia, adalah Negara yang miskin.
Rakyat kami mungkin masih banyak berada dalam garis kemiskinan, karena tidaklah mudah mengatur sebegitu besarnya wilayah Indonesia yang sangat luas terlebih populasi penduduk Indonesia yg begitu banyak. Sedangkan Negara anda jauh lebih kecil dan penduduknya sangat lebih sedikit dibanding Indonesia.

Kesombongan apa sih yg membuat anda begitu merendahkan bangsa kami. Karena Negara kami jauh lebih kaya sumber daya alam dibanding Negara anda. Saya berani mengatakan ini karena Negara kami kaya akan SDA dan diakui banyak Negara didunia. So, jangan menghina kami karena sesungguhnya Indonesia jauh lebih baik dibandingkan Negara anda.

Untuk Malaysia
Engkau mengatakan bahwa peralatan perang anda jauh lebih modern dan canggih dibandingkan Indonesia.
Aku mengakui bahwa peralatan perang anda jauh lebih baik dibanding negara kami. Tapi tak sadarkah engkau bahwa kami memiliki 200 juta lebih rakyat yang sangat mudah terpancing emosi jika negaranya dihina. 124 juta rakyat yang siap tempur (Malaysia berapa???). Yang siap mengorbankan nyawanya untuk membela negaranya. Dan tak akan gentar melawan senjata secanggih apapun. Aku tidak ngomong tanpa bukti. Cobalah tanyakan kepada Belanda dan Jepang yang telah merasakannya!!!
Dan satu hal yang harus anda tahu, ini adalah daftar pasukan2 terbaik didunia:
1. Nomad (israel)
2. SAS (inggris)
3. KOPASUS (Indonesia)
4. NAVY SEAL (US)
Dan Indonesia mendapat peringkat 14 militer terbaik didunia.
Pasukan kami memang tidak memiliki senjata yg canggih. Tapi pasukan kami memiliki mental yang kuat. Ia terbiasa tanpa makan dimedan perang dan mampu memaksimalkan senjata yang sangat sederhana.

Untuk Malaysia
Anda mengatakan bahwa candi Prambanan dibuat pada zaman dinosaurus dan mau runtuh!!!
Beginilah nasib orang yang tidak mencintai budaya dan peninggalan sejarah. Tidak bisa menghargai peninggalan sejarah yang tidak ternilai harganya membandingkan dengan bangunan modern yang kapan saja bisa dibuat. Menyamakan KLCC seharga RM 270 juta dengan salah satu keajaiban dunia yang tak ternilai oleh uang. Bangun dari mimpi sob!!!

Untuk Malaysia
Anda mengatakan bangsa kami adalah bangsa yang tidak tahu balas budi, karena banyak pekerja kita yg bekerja di Malaysia.

Sekarang aku balik bertanya kepada anda. Saat Negara anda baru terbentuk siapa yang kirim guru-guru kesana siapa yang kirim pakar ekonomi ke negara anda??
Sudah lupakah anda tentang hal itu???

Pada awal terbentuknya Petronas yg anda banggakan belajar banyak dengan kami (Pertamina). Lalu hutan-hutan kami di Kalimantan dan Sumatera yang telah anda babat pohonnya untuk membangun Negara anda.
Sekarang jawab dengan jujur, siapakah Negara yang tidak tahu balas budi itu??

Untuk Malaysia
Berhentilah mengatakan bangsa kami dengan nama Indon. Tak ingatkah anda negara besar yang berada dibagian selatan negara anda itu bernama Indonesia. Apa ada yang salah dengan guru geografi anda ketika anda masih bersekolah???

Untuk Malaysia
Kita bukan berada dizaman kerajaan lagi, yang dengan seenaknya memperluas wilayah kekuasaan dengan cara apapun.
Berhentilah mengusik apa yg sudah menjadi hak milik kami sob.

Untuk Malaysia
Berhentilah menyiksa pekerja kami disana. Aku tahu tidak semua orang Malaysia itu jahat. Mungkin hanya segelintir saja orang yang menyiksa pekerja kami. Maka dari itu kawan berhentilah menyiksa rakyat kami, jika kalian masih memiliki hati.

Untuk blogger Malaysia-Indonesia.
Berhentilah untuk saling menghina, tidak seorangpun yang bisa sempurna. Apa yang kalian lakukan ini hanyalah menambah kebencian antar kedua belah pihak. Apa yang kalian lakukan ini hanyalah memperuncing jarak hubungan 2 negara. Tidak ada seorangpun didunia ini yang suka berperang. Damailah Indonesiaku. Damailah Malaysia

Mohon maaf kawan jika hal ini membuat anda tidak senang. Aku hanya meluruskan apa yang kalian katakan.

So, apa gunanya kita saling menghina, apa gunanya kita saling berperang. Kita adalah satu rumpun dan yang jelas kita adalah sama-sama saudara semuslim.
Rasulullah pernah bersabda: “Sesungguhnya umat islam itu ibarat satu tubuh, bila ada satu tubuh yg sakit. Maka sakit jualah tubuh yg lain”

Tertanda

Salah seorang anak Indonesia….
Juni2009

Kamis, 24 September 2009

masa indah


Seharian kada membuka FB sekalinya banyak note-note sahabat yang menurut ku bermutu bermunculan. Kenapa coba nggak dari dulu note-note kaya gini bermunculan. Bukan cuma sekedar puisi ato sumpah serapah yang kada nyaman lalu dilihat, dulak ku membacanya. Beberapa sahabat ada yang nulis doa yang masih belum diijabah, lagu simple plan yang memotivasi hidup, ada juga menulis tentang potret kemiskinan negeri ini, referensi buku, bahkan pengalaman membeli sepatu baru (keren lalu jar ai).

Sebenarnya nggak ada mood menulis lagi. Tapi melihat hal ini, panas kawan nah. Maka dari itu untuk memeriahkan dunia note perfesbukan, aku kada mau kalah nah…. Walaupun tulisan sampah ku ini tidak bermutu bagi kalian. Tapi setidaknya dengan hal kecil inilah, aku bisa ikut andil memberikan hal positif bagi dunia… kada usah banyak basa-basi lagi gen.. baca sampai habis lah, jangan di’back sayang pulsa sudah membuka note ini… mun ada kritik bari komen lah, mun ketuju di’like, mun kada ketuju di’like jua gen. Apa salahnya mehimungi urang lo???





DUNIA YANG PERNAH KITA LALUI

Siapa yang dengan semangatnya menceritakan kembali film ksatria baja hitam yang telah ia tonton. Padahal teman yang dicerikannya juga menonton film itu.

Siapa yang menghibur temannya ketika menangis, dengan kata “ci luk ba” kemudian dengan ajaibnya yang tadinya ia menangis langsung tertawa.

Siapa yang berlari-lari dengan riangnya serasa sudah bisa terbang karena memakai baju “panji manusia millennium”

Siapa yang dengan semangat mengkuritis aspal jalanan untuk merekatkan tempurung untuk dijadikan logo.

Siapa yang dengan bebasnya manjat pohon jambu siang-siang tanpa rasa bersalah mengambil buahnya, padahal itu bukan pohon miliknya.

Siapa yang baru juara makan kerupuk aja sudah merasa sombong, dengan membawa hadiah 2 buah buku + penggaris n’ pensil.

Siapa yang terkagum-kagum mendengar kisah-kisah mukjizat nabi dan rasul, dengan mata berbinar dan senyum yang lebar.

Siapa yang dengan gugupnya menyusuri jalan belakang rumah yang bersemak semak, merasa ia telah berpetualang menyusuri hutan rimba yang luas.

Siapa yang ketika sakit tingkahnya bak seorang raja, minta ini minta itu pasti tersedia.

Siapa yang berdecak kagum ketika diceritakan keadaan surga dan langsung mengerenyitkan dahi ketika diceritakan keadaan neraka.

Siapa yang tertawa lepas bermain bola ketika hujan, dan setelah pulang menangis jingkar dimamai kuwitan

Siapa yang bila ditanyaai tentang cita-cita selalu berganti-ganti jawabannya, tapi tidak pernah berbeda dari 4 pilihan ini: presiden, dokter, polisi, pilot.

Siapa yang merasa sayang membelanjakan uang yang baru keluar dari bank, merasa uang itu telah sangat langka.

Siapa yang dengan mudahnya mendapatkan uang pada waktu lebaran, mengumpulkan amplop demi amplop. (hal inilah yang paling kurindukan sekarang)

Siapa yang dengan semangatnya mencabut rumput, daun, n’ bunga lalu dicampur-campur hingga ia merasa menjadi koki yang handal.

Siapa yang tangguh merantau jauh kekampung orang untuk bermain kelereng ditengah hari yang panas.

Siapa yang tertawa riang gembira mandi disungai yang jernih sambil mencari kepiting dengan teman-teman yang gila.

Siapa yang gila mengambil ranting kayu besar untuk membuat kemah diatas pohon yang tinggi.

Siapa yang dengan beraninya bermain petasan didekat mesjid, ketika banyak orang sedang melakukan tarawih.

Siapa yang menghabiskan hari minggunya dari jam 7-12 untuk melihat film kartun kesukaannya.

Semua hal diatas adalah secuil memori kenangan indah penulis, dan aku yakin kenangan indah masa kecil pembaca juga. Kita yang masih anak-anak beberapa tahun yang lalu merasa senangnya menjalani hidup tanpa memperdulikan makan apa hari ini?, kewajiban apa yang belum ku laksanakan?, masalah apa yang sedang aku hadapi?. Hidup rasanya pada waktu itu bagaikan seorang burung yang terbang bebas tanpa memperdulikan daratan untuk hinggap. Ingin rasanya aku kembali dimasa kecil, ketika kenakalan yang ku lakukan hanya dianggap sikap jahil yang wajar dilakukan seorang anak. Ketika sikap manja menjadi pelengkap menemani hari. Ketika tangis air mata menjadi senjata ampuh penakluk hati orangtua.

Nostalgia memang asyik, anak-anak dengan segala keliaran fantasinya, kebebasan imajinasinya. Anak-anak dengan semua hal yang baru ditemuinya. Mendengar hal berbeda tanpa prasangka, melihat dunia dengan kejujuran yang nyata. Berbicara dengan kepolosan yang sempurna. Anak-anak dengan semua ketidak-terikatannya dengan waktu yang terjadwal, kewajiban yang harus dilakukan, amanah yang harus diemban, dosa yang menghantui, masalah hidup yang mulai kompleks. Begitu indahnya dunia anak-anak, tapi sayangnya kita telah meninggalkan dunia itu.

Kini saatnya kita merenung kita bukan anak kecil lagi yang menghabiskan hari untuk hal-hal yang kita senangi saja. Kita mempunyai satu impian besar untuk menggapai impian dan cita yang tidak semudah seperti menaikan layang-layang. Kita mengemban amanah besar dari sang pencipta dan orangtua. Kita sedang berada pada fase kedewasaan berfikir, dewasa bukan soal umur yang makin menua. Dewasa yang jelas bukan kembali menjadi anak kecil lagi. Dewasa menjadikan kita berfikir jauh kedepan. Karena kita sudah jauh meninggalkan fase anak-anak.

Waktu terus berputar kawan, tanpa memperdulikan kita sudah siap atau belum berjalan. Kini saatnya kita menginstropeksi diri, sifat anak-anak apakah yang masih melekat dalam diri kita? ego apakah yang sekarang menjerumuskan kita? Apakah kita sudah pantas mengemban predikat agent of change. Karena kitalah calon-calon pemimpin masa depan. Dengan atau tanpa kita dunia akan berubah, dan yang sekarang menjadi tanda tanya. Kearah manakah perubahan itu???

Pilihan hidup ada ditangan kita masing-masing. Karena kitalah yang menjalani hidup ini, mau mundur kebelakang, berhenti, atau terus melangkah kedepan.

Semoga kita bisa berubah menjadi lebih baik, menjadi lebih dewasa dalam menghadapi hari, membuang sifat kekanakan yang menghambat diri. (salah satu harapan yang sekarang sulit kuwujudkan, tapi pasti akan terwujud. Cepat atau lambat)

(24/09/09_01.45_dikala insomnia makin menggila)
Referensi: badaiotak yang dibari ridwan.

Jumat, 04 September 2009

Percakapan aku dengan seorang atheis


Pengalaman ini terjadi ketika aku berada di-beijing beberapa pekan lalu. Pada suatu malam disana aku benar2 ga ada kerjaan. Mau keliling hotel, sudah bosan ngeliat karyawan hotel yg ganteng2 (hahay ada kelainan nie). Ya udah aku memutuskan untuk keluar hotel menuju salah satu taman kota lupa namanya (habisnya tulisan orang cina pada ga rapi, bagusan anak TK yg nulis. Mirip benang kusut semuanya..hahay)

Setelah berada ditaman kota, aku duduk termenung memikirkan bagaimana ya kabar Indonesia setelah 4 hari kutinggalkan. Pasti rakyat2nya sangat merindukan aku (hahay najis mah) disela2 lamuananku, aku melihat air mancur yg berada tidak jauh dari hadapanku dengan lampu2 hias yg elok dipandang mata. Meliat hal ini lagi2 aku teringat dengan Indonesia. Kalau diIndonesia lampu hias itu pasti tidak akan berumur panjang, dinding2 air mancur itupun akan menjadi semakin semarak dengan tulisan2 aneh yg membuat mata kita berdecak kagum n’ mengambil kesimpulan orang Indonesia ternyata mempunyai bakat menulis yg tinggi.

Tak beberapa lama ada seseorang yg mengusik kesendirianku. Seorang bapak2 yg aku yakini dia bukan warga negara sini. Soalnya mata orang itu terlihat segar n’ tidak mengantuk. Ngga kaya warga disini, matanya kaya orang yg mau tidur. (“stress lu itu bawaan dari orok) oh iya kah baru sadar neh.

Bapak itu langsung menyapaku n’ menanyakan beberapa pertanyaan. Sebelumnya, kami melakukan percakapan dengan bahasa inggris. Tapi tenang aja khusus buat kalian aku langsung menerjemahkannya buat kalian.
B: bapak. S: saya
B: hai, boleh kenal? Siapa namamu?

S: tentu, nama saya ferry, ferry irawan.

B: ohh, nama saya david. Anda berasal dari mana?

S: saya berasal dari Indonesia, kamu?

B: saya berasal dari belanda. Kalau boleh tahu kamu mempunyai agama?

S: ya, saya seorang muslim.

B: oh ya, kenapa kamu memilih islam. Apakah itu karena kedua orang tuamu
adalah seorang muslim?

S: ya anda benar sekali.

B: apakah kamu percaya dengan adanya tuhan ???

S: ya saya sangat percaya. (melebihi keyakinan saya bahwa hasil 1 + 1 adalah 2)

B: oh ya??? Pernah berpikir ga kalo tuhan itu benar2 ada???

S: untuk apa saya berpikir kalo tuhan itu nggak ada. Karena saya merasa sangat meyakini keberadan tuhan saya.

B: seberapa besar sih keyakinan anda kalo Ia memang ada???

Suasana makin memanas, bukan karena dia mencoba melakukan tindak pelecehan seksual. Tapi kalo sudah mulai menjurus mempengaruhi akidah seseorang emosi ini mulai bangkit.he.. Belum sempat aku menjawab pertanyaannya. Dia langsung nyerocos aja.

B: anda pasti mengetahui apa fungsi mata?

Bego juga nie bule, orang buta juga mah tahu fungsi mata itu untuk ngeliat

S: untuk melihat sebuah benda kan???

B: ya benar sekali. Mata berfungsi untuk melihat, dan bila kita melihat sesuatu pasti kita akan meyakini keberadaannya kan.

S: iya!!!

B: sekarang coba kamu lihat anak kecil disana (sambil menunjuk sekelompok anak kecil yg sedang lari2an didekat air mancur). Apakah kamu melihat mereka???

S: iya!!!

B: apakah anda meyakini keberadaan mereka???

S: iya

B: sekarang coba kamu lihat tangan saya (sambil memperlihatkan tangannya yg sedang mengenggam sesuatu). Dan coba lihat apa yg saya genggam tadi(sambil membuka genggamannya)

Mau maen sulap ya omm.

S: nggak ada apa2.

B: ya anda benar sekali. Sekarang apakah kamu meyakini keberadaan sebuah benda ditangan saya???

Sekarang saya baru mengerti tentang arah pembicaraannya nie bule. Pasti nie bule seorang atheis yg sedang cari mangsa.
S: nggak!!!

B: ya, jadi ini lah yg saya ingin sampaikan. Anda tidak bisa melihat apa yg saya genggam tadi. Dan anda tidak meyakini keberadaan benda yg saya pegang. Begitupula halnya dengan hakikat tuhan. Anda pasti tidak pernah melihat sosok tuhan anda??? Bagaimana anda bisa sangat mempercayai keberadaan tuhan anda???

Haha, sekarang aku benar2 sadar. Kalo sekarang aku sedang berbicara dengan seorang juru dakwahnya atheis (emank ada? Hahay). Tapi sepertinya nie bule baru belajar apa itu atheis. Ilmunya masih kaya curut men. Langsung aja aku menjawab penjelasan nie bule dengan sekenanya.

S: hahh, anda ingin ngeliat tuhan??? Saya mau tanya satu hal.. apakah anda bisa ngeliat mata anda sendiri (tanpa bantuan apapun)??? Nggak kan??? Bagaiman anda mau melihat tuhan yg maha besar kalo melihat mata anda sendiri aja masih belum bisa. Bagaimana anda mau melihat sosok tuhan kalo melihat suatu benda yg sangat kecil seperti mikroba saja anda masih belum bisa. Mata adalah bagian tubuh yg memiliki batasan, bagaimana bisa anda ingin melihat tuhan yg tak terbatas??? Bagaimana anda mau melihat tuhan yg sangat luar biasa dengan mata yg ngeliat sesuatu dibalik dinding saja tidak bisa…

Langsung saja aku meninggalkan tu bule. Yg lagi meratapi nasib. Kenapa ilmu atheis gue cuma sampai disini.


*cerita ini hanyalah fiktif belaka jika ada persaman tokoh, tempat kejadian, n’ alur cerita ini bukan unsure kesengajaan
Mana mungkin bagian km percaya kalo aku bisa ngomong pake bahasa inggris.hahay