Halaman

Kamis, 24 September 2009

masa indah


Seharian kada membuka FB sekalinya banyak note-note sahabat yang menurut ku bermutu bermunculan. Kenapa coba nggak dari dulu note-note kaya gini bermunculan. Bukan cuma sekedar puisi ato sumpah serapah yang kada nyaman lalu dilihat, dulak ku membacanya. Beberapa sahabat ada yang nulis doa yang masih belum diijabah, lagu simple plan yang memotivasi hidup, ada juga menulis tentang potret kemiskinan negeri ini, referensi buku, bahkan pengalaman membeli sepatu baru (keren lalu jar ai).

Sebenarnya nggak ada mood menulis lagi. Tapi melihat hal ini, panas kawan nah. Maka dari itu untuk memeriahkan dunia note perfesbukan, aku kada mau kalah nah…. Walaupun tulisan sampah ku ini tidak bermutu bagi kalian. Tapi setidaknya dengan hal kecil inilah, aku bisa ikut andil memberikan hal positif bagi dunia… kada usah banyak basa-basi lagi gen.. baca sampai habis lah, jangan di’back sayang pulsa sudah membuka note ini… mun ada kritik bari komen lah, mun ketuju di’like, mun kada ketuju di’like jua gen. Apa salahnya mehimungi urang lo???





DUNIA YANG PERNAH KITA LALUI

Siapa yang dengan semangatnya menceritakan kembali film ksatria baja hitam yang telah ia tonton. Padahal teman yang dicerikannya juga menonton film itu.

Siapa yang menghibur temannya ketika menangis, dengan kata “ci luk ba” kemudian dengan ajaibnya yang tadinya ia menangis langsung tertawa.

Siapa yang berlari-lari dengan riangnya serasa sudah bisa terbang karena memakai baju “panji manusia millennium”

Siapa yang dengan semangat mengkuritis aspal jalanan untuk merekatkan tempurung untuk dijadikan logo.

Siapa yang dengan bebasnya manjat pohon jambu siang-siang tanpa rasa bersalah mengambil buahnya, padahal itu bukan pohon miliknya.

Siapa yang baru juara makan kerupuk aja sudah merasa sombong, dengan membawa hadiah 2 buah buku + penggaris n’ pensil.

Siapa yang terkagum-kagum mendengar kisah-kisah mukjizat nabi dan rasul, dengan mata berbinar dan senyum yang lebar.

Siapa yang dengan gugupnya menyusuri jalan belakang rumah yang bersemak semak, merasa ia telah berpetualang menyusuri hutan rimba yang luas.

Siapa yang ketika sakit tingkahnya bak seorang raja, minta ini minta itu pasti tersedia.

Siapa yang berdecak kagum ketika diceritakan keadaan surga dan langsung mengerenyitkan dahi ketika diceritakan keadaan neraka.

Siapa yang tertawa lepas bermain bola ketika hujan, dan setelah pulang menangis jingkar dimamai kuwitan

Siapa yang bila ditanyaai tentang cita-cita selalu berganti-ganti jawabannya, tapi tidak pernah berbeda dari 4 pilihan ini: presiden, dokter, polisi, pilot.

Siapa yang merasa sayang membelanjakan uang yang baru keluar dari bank, merasa uang itu telah sangat langka.

Siapa yang dengan mudahnya mendapatkan uang pada waktu lebaran, mengumpulkan amplop demi amplop. (hal inilah yang paling kurindukan sekarang)

Siapa yang dengan semangatnya mencabut rumput, daun, n’ bunga lalu dicampur-campur hingga ia merasa menjadi koki yang handal.

Siapa yang tangguh merantau jauh kekampung orang untuk bermain kelereng ditengah hari yang panas.

Siapa yang tertawa riang gembira mandi disungai yang jernih sambil mencari kepiting dengan teman-teman yang gila.

Siapa yang gila mengambil ranting kayu besar untuk membuat kemah diatas pohon yang tinggi.

Siapa yang dengan beraninya bermain petasan didekat mesjid, ketika banyak orang sedang melakukan tarawih.

Siapa yang menghabiskan hari minggunya dari jam 7-12 untuk melihat film kartun kesukaannya.

Semua hal diatas adalah secuil memori kenangan indah penulis, dan aku yakin kenangan indah masa kecil pembaca juga. Kita yang masih anak-anak beberapa tahun yang lalu merasa senangnya menjalani hidup tanpa memperdulikan makan apa hari ini?, kewajiban apa yang belum ku laksanakan?, masalah apa yang sedang aku hadapi?. Hidup rasanya pada waktu itu bagaikan seorang burung yang terbang bebas tanpa memperdulikan daratan untuk hinggap. Ingin rasanya aku kembali dimasa kecil, ketika kenakalan yang ku lakukan hanya dianggap sikap jahil yang wajar dilakukan seorang anak. Ketika sikap manja menjadi pelengkap menemani hari. Ketika tangis air mata menjadi senjata ampuh penakluk hati orangtua.

Nostalgia memang asyik, anak-anak dengan segala keliaran fantasinya, kebebasan imajinasinya. Anak-anak dengan semua hal yang baru ditemuinya. Mendengar hal berbeda tanpa prasangka, melihat dunia dengan kejujuran yang nyata. Berbicara dengan kepolosan yang sempurna. Anak-anak dengan semua ketidak-terikatannya dengan waktu yang terjadwal, kewajiban yang harus dilakukan, amanah yang harus diemban, dosa yang menghantui, masalah hidup yang mulai kompleks. Begitu indahnya dunia anak-anak, tapi sayangnya kita telah meninggalkan dunia itu.

Kini saatnya kita merenung kita bukan anak kecil lagi yang menghabiskan hari untuk hal-hal yang kita senangi saja. Kita mempunyai satu impian besar untuk menggapai impian dan cita yang tidak semudah seperti menaikan layang-layang. Kita mengemban amanah besar dari sang pencipta dan orangtua. Kita sedang berada pada fase kedewasaan berfikir, dewasa bukan soal umur yang makin menua. Dewasa yang jelas bukan kembali menjadi anak kecil lagi. Dewasa menjadikan kita berfikir jauh kedepan. Karena kita sudah jauh meninggalkan fase anak-anak.

Waktu terus berputar kawan, tanpa memperdulikan kita sudah siap atau belum berjalan. Kini saatnya kita menginstropeksi diri, sifat anak-anak apakah yang masih melekat dalam diri kita? ego apakah yang sekarang menjerumuskan kita? Apakah kita sudah pantas mengemban predikat agent of change. Karena kitalah calon-calon pemimpin masa depan. Dengan atau tanpa kita dunia akan berubah, dan yang sekarang menjadi tanda tanya. Kearah manakah perubahan itu???

Pilihan hidup ada ditangan kita masing-masing. Karena kitalah yang menjalani hidup ini, mau mundur kebelakang, berhenti, atau terus melangkah kedepan.

Semoga kita bisa berubah menjadi lebih baik, menjadi lebih dewasa dalam menghadapi hari, membuang sifat kekanakan yang menghambat diri. (salah satu harapan yang sekarang sulit kuwujudkan, tapi pasti akan terwujud. Cepat atau lambat)

(24/09/09_01.45_dikala insomnia makin menggila)
Referensi: badaiotak yang dibari ridwan.

Jumat, 04 September 2009

Percakapan aku dengan seorang atheis


Pengalaman ini terjadi ketika aku berada di-beijing beberapa pekan lalu. Pada suatu malam disana aku benar2 ga ada kerjaan. Mau keliling hotel, sudah bosan ngeliat karyawan hotel yg ganteng2 (hahay ada kelainan nie). Ya udah aku memutuskan untuk keluar hotel menuju salah satu taman kota lupa namanya (habisnya tulisan orang cina pada ga rapi, bagusan anak TK yg nulis. Mirip benang kusut semuanya..hahay)

Setelah berada ditaman kota, aku duduk termenung memikirkan bagaimana ya kabar Indonesia setelah 4 hari kutinggalkan. Pasti rakyat2nya sangat merindukan aku (hahay najis mah) disela2 lamuananku, aku melihat air mancur yg berada tidak jauh dari hadapanku dengan lampu2 hias yg elok dipandang mata. Meliat hal ini lagi2 aku teringat dengan Indonesia. Kalau diIndonesia lampu hias itu pasti tidak akan berumur panjang, dinding2 air mancur itupun akan menjadi semakin semarak dengan tulisan2 aneh yg membuat mata kita berdecak kagum n’ mengambil kesimpulan orang Indonesia ternyata mempunyai bakat menulis yg tinggi.

Tak beberapa lama ada seseorang yg mengusik kesendirianku. Seorang bapak2 yg aku yakini dia bukan warga negara sini. Soalnya mata orang itu terlihat segar n’ tidak mengantuk. Ngga kaya warga disini, matanya kaya orang yg mau tidur. (“stress lu itu bawaan dari orok) oh iya kah baru sadar neh.

Bapak itu langsung menyapaku n’ menanyakan beberapa pertanyaan. Sebelumnya, kami melakukan percakapan dengan bahasa inggris. Tapi tenang aja khusus buat kalian aku langsung menerjemahkannya buat kalian.
B: bapak. S: saya
B: hai, boleh kenal? Siapa namamu?

S: tentu, nama saya ferry, ferry irawan.

B: ohh, nama saya david. Anda berasal dari mana?

S: saya berasal dari Indonesia, kamu?

B: saya berasal dari belanda. Kalau boleh tahu kamu mempunyai agama?

S: ya, saya seorang muslim.

B: oh ya, kenapa kamu memilih islam. Apakah itu karena kedua orang tuamu
adalah seorang muslim?

S: ya anda benar sekali.

B: apakah kamu percaya dengan adanya tuhan ???

S: ya saya sangat percaya. (melebihi keyakinan saya bahwa hasil 1 + 1 adalah 2)

B: oh ya??? Pernah berpikir ga kalo tuhan itu benar2 ada???

S: untuk apa saya berpikir kalo tuhan itu nggak ada. Karena saya merasa sangat meyakini keberadan tuhan saya.

B: seberapa besar sih keyakinan anda kalo Ia memang ada???

Suasana makin memanas, bukan karena dia mencoba melakukan tindak pelecehan seksual. Tapi kalo sudah mulai menjurus mempengaruhi akidah seseorang emosi ini mulai bangkit.he.. Belum sempat aku menjawab pertanyaannya. Dia langsung nyerocos aja.

B: anda pasti mengetahui apa fungsi mata?

Bego juga nie bule, orang buta juga mah tahu fungsi mata itu untuk ngeliat

S: untuk melihat sebuah benda kan???

B: ya benar sekali. Mata berfungsi untuk melihat, dan bila kita melihat sesuatu pasti kita akan meyakini keberadaannya kan.

S: iya!!!

B: sekarang coba kamu lihat anak kecil disana (sambil menunjuk sekelompok anak kecil yg sedang lari2an didekat air mancur). Apakah kamu melihat mereka???

S: iya!!!

B: apakah anda meyakini keberadaan mereka???

S: iya

B: sekarang coba kamu lihat tangan saya (sambil memperlihatkan tangannya yg sedang mengenggam sesuatu). Dan coba lihat apa yg saya genggam tadi(sambil membuka genggamannya)

Mau maen sulap ya omm.

S: nggak ada apa2.

B: ya anda benar sekali. Sekarang apakah kamu meyakini keberadaan sebuah benda ditangan saya???

Sekarang saya baru mengerti tentang arah pembicaraannya nie bule. Pasti nie bule seorang atheis yg sedang cari mangsa.
S: nggak!!!

B: ya, jadi ini lah yg saya ingin sampaikan. Anda tidak bisa melihat apa yg saya genggam tadi. Dan anda tidak meyakini keberadaan benda yg saya pegang. Begitupula halnya dengan hakikat tuhan. Anda pasti tidak pernah melihat sosok tuhan anda??? Bagaimana anda bisa sangat mempercayai keberadaan tuhan anda???

Haha, sekarang aku benar2 sadar. Kalo sekarang aku sedang berbicara dengan seorang juru dakwahnya atheis (emank ada? Hahay). Tapi sepertinya nie bule baru belajar apa itu atheis. Ilmunya masih kaya curut men. Langsung aja aku menjawab penjelasan nie bule dengan sekenanya.

S: hahh, anda ingin ngeliat tuhan??? Saya mau tanya satu hal.. apakah anda bisa ngeliat mata anda sendiri (tanpa bantuan apapun)??? Nggak kan??? Bagaiman anda mau melihat tuhan yg maha besar kalo melihat mata anda sendiri aja masih belum bisa. Bagaimana anda mau melihat sosok tuhan kalo melihat suatu benda yg sangat kecil seperti mikroba saja anda masih belum bisa. Mata adalah bagian tubuh yg memiliki batasan, bagaimana bisa anda ingin melihat tuhan yg tak terbatas??? Bagaimana anda mau melihat tuhan yg sangat luar biasa dengan mata yg ngeliat sesuatu dibalik dinding saja tidak bisa…

Langsung saja aku meninggalkan tu bule. Yg lagi meratapi nasib. Kenapa ilmu atheis gue cuma sampai disini.


*cerita ini hanyalah fiktif belaka jika ada persaman tokoh, tempat kejadian, n’ alur cerita ini bukan unsure kesengajaan
Mana mungkin bagian km percaya kalo aku bisa ngomong pake bahasa inggris.hahay

Selasa, 04 Agustus 2009

Pribadi terbaik…!!!


Sambungan dari SIAPAKAH IDOLA LOE???

Alhamdulillah akhirnya bisa ngelanjutin kembali sambungan dari artikel sebelumnya. Walaupun sempat ga ada semangat untuk nulis, tapi tiba2 aku teringat dengan kalimat motivasi yg pernah aku baca. para pemalas menggunakan MOOD sebagai alasan untuk tidak bertindak, sedangkan para penulis menendalikan MOOD untuk menghalau kemalasan.

Sebenarnya pada artikel siapakah idola loe??? Mendapatkan sebuah kritik yang sangat bagus dari salah seorang sahabat. Dia mengatakan bahwa kata idola berasal dari bahasa inggris, idol yang artinya tersirat sebagai sesembahan (berhala). Tapi menurut pendapat pribadiku sendiri idola adalah sosok manusia yang mampu merubah dan memotivasi kita menuju arah yang lebih baik, tanpa menuhankan sosok tersebut. Tapi aku menghargai pendapat salah seorang sahabatku, dan agar tidak terjadi pro kontra kebahasaan…hahay.. maka kita ganti idola menjadi panutan, nggak beda jauhkan artinya.

Lalu siapakah sosok panutan yang aku rekomendasikan buat kalian semua???. Tanpa saya sebutkan namanya mungkin kalian semua tahu siapa sosok tersebut, Dan jawabannnyaaaa aadaaalllaaahhh…. Ya benar sekali dia adalah nabi Muhammad SAW. Sosok yang didalam Al Quran menjadi suri tauladan yang baik buat seluruh umat manusia.

Baiklah aku akan sedikit memberikan autobiografi panutanku, Nabi Muhammad SAW. Kalian pasti bosan ya, karena mulai zaman ingus lu masih dilap sama nyokap, sampe upil lu sekarang bewarna hitam n’ nangkring dibawah hidung lu. (itu kumis tolol) masih aja diceramahin tentang akhlak rasulullah. Eitss, tenang dulu sob aku nyampeinnya beda dengan ustadz2 yg sudah biasa ngeberi obat insomnia kalo lu lg dengerin ceramahnya. Ya minimal lu tetap meleklah, kalo masih ngantuk juga. Coba deh bayangin muka aku, insyaAllah, nggak ngantuk lagi. (PD banget lu fer..) “ya sekali2 bolehlah”

Beliau adalah orang besar, tak ada yang membantah diusia 12 tahun menjadi manajer unit usaha internasional Abu thalib sampai ke Syam, dan dialah sales yg menjadi kunci sukses kafilah dengan kejujurannya. Usia dua puluhan dia menjadi pengelola utama bisnis besar yang diinvestasikan Khadijah. Dia, entrepreneur dengan sifat terbaik: shiddiq (jujur). Amanah (kapabel), fathanah (smart), dan tabligh (informatif); sifat2 yang kini dirujuki teori enterprenureship modern.

Beliau seorang panglima, administrator militer yg tidak ada bandingannya dalam sejarah. Sepuluh tahun diMadinah, 30-an ghazwah beliau pimpin sendiri disamping 300-an sariyah (detasemen) yang beliau bentuk dan berangkatkan. Dari segi jumlah ini saja, Napoleon Bonaparte kebanggan Eropa, George Washington ataupun Simon Boliviar-nya Amerika latin tak mampu menandinginya.

Adakah orator dengan daya tahan sekaligus daya mempertahankan masaa seperti beliau??? Menjelang wafat beliau pernah berkhutbah setelah Shubuh sampai Dzuhur, dilanjutkan lagi sampai Ashar, lalu dilanjutkan lagi sampai Maghrib tanpa seorang pun bosan, tertidur, mengantuk, ataupun bersuara kecuali untuk memenuhi seruan beliau. Bahkan, sebagaiman dituturkan Tsauban dalam hadistnya, para sahabat begitu terbawa suasana sendu, semua mencucurkan mata, seolah khutbah itu merupakan salam perpisahan dari sang kekasih tercinta. Saya ragu, apakah Sukarno dan Napoleon III mampu menyamainya.

Popularitas beliau sangat melegenda bahkan sampai sekarang ini. Tahukah anda nama Muhammad adalah nama yang paling banyak dipakai didunia ini. Saya tak yakin jika Che Guevara dapat menyaingi popularitas beliau walaupun kaos oblong ataupun stiker didunia ini hanya bergambar wajahnya.

Adakah tokoh yang paling disegani didunia ini, selain beliau??? Bahkan setelah 14 abad meninggalnya beliau, Makamnya selalu dipadati manusia diseluruh penjuru dunia sepanjang tahun. Saya sangat ragu apakah makam raja pop dunia, Michael Jackson akan tetap ramai dikunjungi orang sampai 14 abad setelah dia meninggal???

Bentuk keagungannya berbeda dengan Kisra, Persia, n Qaishar romawi. Umar pernah menangis menyaksikan beliau tidur beralas tikar kulit kasar yang berbekas bilur. “Sungguh Ya Rasulallah, Kisra dan Qaishar bertelekan diatas bantal dan permadani suteranya, pelayan pun hilir mudik menyediakan keperluannya, sementara kedudukanmu disisi Allah jau lebih mulia…”, keluh Umar. Ini salah satu keluhan yang kurang beliau sukai, tapi dengan senyum termanis yang pernah disaksikan dunia, beliau jelaskan pada sahabat yang selalu bersemangat ini, “Apakah engkau tidak ridha mereka mendapatkan dunia sedang kita menyimpan akhirat wahai Ibnul Khaththab”

Beliau memang penguasa yang kekuasaannya tak kalah dengan kisra dan Qaishar, tentu beliau layak sejajar dengan mereka dalam fasilitas. Tapi yang beliau kuasai tak Cuma wilayah, rakyat, dan tentara.., yang beliau taklukkan adalah hati, untuk diseur bersama dan berpadu, mengesakan Allah, Ilah yang satu.

Beliau adalah sosok laki2 yang romantis, beliau adalah suami yang sempat mengajak isterinya balap lari(ciyee kaya pilm India). Atau meredakan kecemburuan sang istri dengan memencet hidungnya. Beliau membiasakan panggilan khumaira (yang kemerahan roman mukanya), aisy (Aisyah kecil) dan panggilan saying lainnya didalam rumah. Bahkan is wafat dalam pelukan – sambil berciuman sampai air ludah menyatu – dengan isteri tercinta (oww so sweetttt cwittt cwiiitt). Disela masa sibuk memimpin kaum muslimin beliau sempat menambal baju, membersihkan terompah, bahkan menggiling gandum dan memerah susu untuk sarapannya.

Beliau adalah Pemimpin besar dunia ini. Kalau dalam kepungan Ahzab para sahabat hanya mengganjal perutnya dengan satu batu karena lapar, tapi beliau mengganjal dengan dua batu. Tapi disaat itulah, disaat keadaan paling genting, ketika Madinah terjepit menunggu sapuan pasukan sekutu, beliau adalah yang paling tenang dan menenangkan, bahkan memberikan motivasi dengan sekutu yang ‘mustahil’ menurut pertimbangan akal.
Tetangganya begitu tentram, aman dari gangguan tangan dan lisannya. Bahkan unik, saat beliau dimusuhi di Makkah. Musuh yang ingin membunuh beliau pun masih percaya untuk menitipkan barang2 miliknya pada beliau.

Begitulah… kemuliaan tak pernah jemu mengiringi setiap langkah Rasulullah sejak sebelum nubuwwah. Lalu apa sebenarnya yang didustakan oleh kaum Musyrikin dari beliau? At Tirmidzi meriwayatkan dari Ali bahwa Abu Jahl pernah mengatakan. “Wahai Muhammad.. kami tidak mendustakan dirimu. Tapi kami mendustakan apa yang engkau bawa!”

Beliaulah sosok yang istimewa, yang mana perkataannya, perbuatannya, bahkan sikap diamnya adalah sebuah sunah yang sangat dianjurkan untuk diikiuti.

Diakhirat kelak kita akan bersama dengan orang yang kita cintai. Maka dari itu cintailah orang yang dapat membawa kita pada kenikmatan yang kekal…

REFERENSI

A. Fillah, Salim, 2005, gue never die, Yogyakarta: Pro-u media

Let’s visit my blog: makhluknyata.blogspot.com

Senin, 13 Juli 2009

Indonesia negara terkaya Part II (FORUM DISKUSI)


(FORUM DISKUSI)
Alhamdulillah akhirnya aku bisa ngelanjutin sambungan artikelku sebelumnya: “Indonesia Negara terkaya didunia”. Masalahnya akhir2 ini sibuk banget sob, sibuk ngelamun ama tidur.
Kekayaan alam Indonesia, mestinya menjadi satu kebanggaan bagi bangsa yang berpenduduk 200 juta ini. Namun realitas ini seolah menjadi fatamorgana, ketika bangsa Indonesia hanya bisa “melongo” saat menyaksikan PT.Freeport sejak era Soeharto mengeruk kekayaan Indonesia di Papua.
Berbagai usaha telah dilakukan oleh sejumlah elemen bangsa (termasuk pemerintah) untuk membangkitkan Indonesia dari keterpurukannya. Namun, nampaknya usaha itu seolah menjadi angin lalu yang belum atau bahkan sulit untuk mewujudkan impian seluruh masyarakat Indonesia, khususnya ummat Muslim. Lalu mengapa hal itu bisa terjadi?
Semenjak corak perekonomian berubah arah menuju Kapitalistik, bahkan belakangan menjadi lebih liberal, sedikit demi sedikit berbagai asset negara dijual kepada asing dengan alasan memperbaiki kinerja dan penyelamatan APBN. Hal ini sangat nampak terutama saat Presiden Megawati memimpin negeri ini. Padahal, sudah jelas dalam UUD pasal 33 dijelaskan bahwa seluruh asset yang menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai negara dan digunakan sebesar-besar kemakmuran rakyat. Sebagai contoh, PT Freeport yang sudah mengangkangi tambang emas terbesar di dunia ini, telah bercokol di Indonesia sudah lebih dari setengah abad. Pemasukan yang diperoleh Freeport McMoran dari PT Freeport Indonesia, dan PT. Indocopper Investama (keduanya merupakan perusahaan yang beroperasi di Pegunungan Tengah Papua) mencapai 380 juta dollar (hampir 3.8 trilyun) lebih untuk tahun 2004 saja. (www.walhi.or.id) Selama 3 tahun hingga tahun 2004, total pengasihan PT. Freeport kepada Republik Indonesia hanya kurang lebih dari 10-13 % pendapatan bersih di luar pajak atau paling banyak sebesar 46 juta dollar (460 milyar rupiah) (idem). Belum lagi penguasaan blok cepu oleh Exxon Mobile, di mana Indonesia benar-benar dipermalukan dengan prosentase keuntungan untuk negeri ini hanya sebesar 0% ! hanyaaa???
Padahal, berdasarkan hasil survey yang dilakukan oleh Lingkaran Survey Indonesia, Masyarakat Indonesia sebagian besar tidak setuju (69.7%) munculnya perusahaan asing yang mengelola kekeyaaan alam Indonesia. Hanya 9.7% yang setuju / sangat setuju. Alasan ketidaksetujuan, sebagian besar (32.2%) karena kekayaan alam itu berada di Indoensia sudah selayaknya kekayaan alam itu dikelola oleh perusahaan asal Indonesia.( www.lsi.co.id. 11/08/2006)
Bila saja seluruh asset ini benar-benar dikelola oleh negara, maka Insya Allah, biaya pendidikan mulai dari TK hingga Perguruan Tinggi sangat mungkin menjadi gratis, paling tidak murah. Dan kemiskinan dan pengangguran yg sekarang melekat pada bangsa kita sangat mungkin dapat teratasi.
Dalam sebuah artikel khusus harian Republika dilaporkan bahwa omset tahun 1993 dari 14 konglomerat Indonesia terbesar yang tergabung dalam grup Praselya Mulya, diantaranya Om Liem (Salim Group), Ciputra (Ciputra Group), Mochtar Riady (Lippo Group), Suhargo Gondokusumo (Dharmala Group), Eka Tjipta (Sinar Mas Group) mencapai 47,2 trilyun rupiah atau 83 % APBN Indonesia tahun itu (Purnawanjati,Siddiq. Membangun Ekonomi Alternatif Pasca Kapitalisme). Ini menandakan, bahwa lebih dari 80 % perputaran uang di Indonesia, hanya berkutat pada segelintir orang saja. Sementara sisanya, terbagi ke seluruh wilayah di Indonesia dengan penduduknya sejumlah 200 juta jiwa. Maka wajar apabila kemiskinan semakin merajalela, memperbesar jurang antara si kaya dan si miskin.
-AKAR MASALAH DAN SOLUSINYA-.
Setelah melihat fakta yg bisa sedikit aku sajikan diatas, mungkin para pembaca artikel ini bisa menarik kesimpulan bahwa apa yg menjadi akar permasalahan keterpurukan bangsa kita. Aku disini tidak akan menulis apa yg menjadi akar masalah dan bagaimana solusinya untuk mengatasi keterpurukan bangsa ini. Karena aku ingin meminta partisipasi dari para pembaca artikel ini untuk menulis pemikiran kalian untuk bangsa KITA ini, sehingga kita dapat menarik kesimpulan dari berbagai sudut pandang yg menilai keterpurukan bangsa kita.
Sebelum dimulai forum diskusi ini diharapkan para pembaca bisa mematuhi aturan yg aku buat sehingga, forum ini bisa menjadi hidup dan sehat, diantaranya adlh:
1. Seseorang tidak boleh mengeluarkan pendapat yg berhubungan dengan SARA (Suku, Agama, Ras, n’ Antar GOLONGAN)
2. Seseorang diharapkan menyampaikan pendapat secara singkat, sederhana dan jelas. Kecuali, jika anda bisa mengeluarkan data2 empiris(boleh z tepanjang sedikit). Tapi kalo hanya menyampaikan kalimat argumentasi saja, diharapkan singkat dan jangan tebulik2
3. Dilarang memberikan pendapat dengan nada emosi, apalagi menghina, mengejek, n’ mengecam pendapat orang lain. Karena disini bukan ajang debat. Hanya sekedar mengukur apakah generasi muda sekarang sudah kritis dlm menghadapi permasalahan bangsa
4. Seseorang dapat menyanggah pendapat orang lain. Dengan cara mempertegas pendapat anda sebelumnya, ataupun merespon pendapat orang lain, tetapi dilarang menyalahkan pendapat mereka. Dan tidak diperkenankan melakukan aksi intervensi yg menyatakan pendapat kitalah yg paling benar dan semua orang harus mengikuti pendapat kita. Bila anda ingin menyatakan bahwa pendapat andalah yg terbaik untuk bangsa ini, dan diharapkan semua orang mengikuti pendapat anda. Diharapkan anda tidak melakukan hal itu diforum ini. Silahkan anda melakukan pemahaman2 pemikiran itu diluar forum ini. Karena forum ini hanya untuk melihat pendapat semua orang tentang masalah bangsa ini dari berbagai sudut pandang.
Oh iya disini aku bertindak sebagai moderator (hahay) yg bersikap netral. Dan mengawasi jalannya forum ini, tapi aku kada mungkin pang OL tarus(habis duit dingsanak). Jadi dimohon agar yg ingin memberikan pendapat bisa mematuhi peraturan2 diatas.
Diharapkan partisipasi kalian semua disini. Bila memang kalian mencintai bangsa ini. Memang terlihat sangat rendah rasanya, menilai rasa cinta negara ini dengan cuma sekedar memberikan komentar pada artikel ini. Tapi setidaknya dari hal kecil inilah dapat terlihat siapa yg mencintai negara ini (dengan berusaha memberikan pendapat kenapa dan apa solusinya, mengapa bangsa ini terpuruk) atau yg cuma bisa omong doang ongkang2 kaki merasa tidak ada masalah dinegara ini. Jika memang anda merasa pendapat anda sudah terwakili. Mohon tetap memberikan pendapat anda, karena disini kuantitas (jumlah pendapat yg sama) juga berpengaruh nantinya dalam mengambil kesimpulan..(hahay)
Diharapkan kita semua dapat menemukan titik temu atas persoalaan yg sekarang melanda bangsa kita. InsyaAllah aku akan memberikan kesimpulan atas pendapat2 anda nantinya, sehingga nantinya generasi muda seperti kita ini bisa mampu membawa nasib bangsa kedepan menjadi lebih baik, karena kita sudah mengetahui apa yg menjadi akar masalah dan solusinya atas keterpurukan negara kita.
Nb: Ini bukan untuk muslim saja, yg non-muslim pun bisa memberikan pendapatnya... Yg ngga di-tagpun berhak memberikan pendapat...
Let’s visit my blog: makhluknyata.blogspot.com
Blog temen yg isinya keren: mafahimcenter.wordpress.com