<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-3801423102268021614</id><updated>2011-11-04T22:20:13.727+07:00</updated><category term='tulisan ngawur'/><category term='negaraku'/><category term='dakwah'/><category term='kiat-kiat aneh'/><category term='teladanku'/><category term='motivasi'/><category term='lingkunganku'/><category term='tanda tanya'/><category term='tutorial photoshop'/><title type='text'>Kekuatan merubah dunia bisa dimulai dari ujung pena</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://makhluknyata.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3801423102268021614/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://makhluknyata.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Ferry Irawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02131878852998066016</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_fOSXTd7BKrk/S4KDYJDhIlI/AAAAAAAAAIc/gKyk3r_XtNA/S220/Untitled-2.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>39</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3801423102268021614.post-7226546651633025717</id><published>2011-11-04T21:56:00.000+07:00</published><updated>2011-11-04T22:06:34.116+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='dakwah'/><title type='text'>Surat dari Pejuang Hamas untuk Indonesia</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;table cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="float: left; margin-right: 1em; text-align: left;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://img.antaranews.com/stockphotos/ilustrasi/palestina-200809.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; margin-bottom: 1em; margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="266" src="http://img.antaranews.com/stockphotos/ilustrasi/palestina-200809.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;http://img.antaranews.com/stockphotos/ilustrasi/palestina-200809.jpg&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;“Untuksaudaraku di Indonesia, mengapa saya harus memilih dan mengirim surat ini untukkalian di Indonesia. Namun jika kalian tetap bertanya kepadaku, kenapa? Mungkinsatu-satunya jawaban yang saya miliki adalah karena negri kalian berpendudukmuslim terbanyak di punggung bumi ini, bukan demikian saudaraku?&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Disaat saya menunaikan ibadah haji beberapa tahun silam, ketika pulang darimelempar jumrah, saya sempat berkenalan dengan salah seorang aktivis dakwahdari jama’ah haji asal Indonesia, dia mengatakan kepadaku, setiap tahun musimhaji ada sekitar 205 ribu jama’ah haji berasal dari Indonesia datang keBaitullah ini. Wah, sungguh jumlah angka yang sangat fantastis dan membuat sayaberdecak kagum.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Lalusaya mengatakan kepadanya, saudaraku, jika jumlah jama’ah haji asal Gaza sejaktahun 1987 sampai sekarang digabung, itu belum bisa menyamai jumlah jama’ahhaji dari negara kalian dalam satu musim haji saja. Padahal jarak tempat kamike Baitullah lebih dekat dibanding kalian. Wah pasti uang kalian sangat banyak,apalagi menurut sahabatku itu ada 5% dari rombongan tersebut yang memnunaikanibadah haji yang kedua kalinya, Subhanallah.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Wahaisaudaraku di Indonesia,&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Pernahsaya berkhayal dalam hati, kenapa saya dan kami yang ada di Gaza ini, tidakdilahirkan di negri kalian saja. Pasti sangat indah dan mengagumkan. Negrikalian aman, kaya, dan subur, setidaknya itu yang saya ketahui tentang negrikalian.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Pastiibu-ibu disana amat mudah menyusui bayi-bayinya, susu formula bayi pasti denganmudah kalian dapoatkan di toko-toko dan para wanita hamil kalian mungkin denganmudah bersalin di rumah sakit yang mereka inginkan.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Iniyang membuatku iri kepadamu saudaraku, tidak seperti di negri kami ini. Tidakjarang tentara Israel menahan mobil ambulance yang akan mengantarkan istri kamimelahirkan di rumah sakit yang lebih lengkap alatnya di daerah Rafah. Sehinggaistri kami terpaksa melahirkan di atas mobil, ya di atas mobil saudaraku.!&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Susuformula bayi adalah barang langka di Gaza sejak kami diblokade 2 tahun yang lalu,namun istri kami tetap menyusui bayi-bayinya dan menyapihnya hingga 2 tahunlamanya, walau terkadang untuk memperlancar Asi mereka, istri kami rela minumair rendaman gandum.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Namun,mengapa di negri kalian, katanya tidak sedikit kasus pembuangan bayi yang tidakjelas siapa ayah dan ibunya. Terkadang ditemukan mati di parit-parit, selokan,dan tempat sampah. Itu yang kami dapat dai informasi di televisi.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Danyang membuat saya terkejut dan merinding, ternyata negri kalian adalah negriyang tertinggi kasus aborsinya untuk wilayah Asia. Astaghfirullah. Ada apadengan kalian? Apakah karena di negri kalian tidak ada konflik bersenjataseperti kami disini, sehingga orang bisa melakukan hal hina seperti itu?Sepertinya kalian belum menghargai arti sebuah nyawa bagi kami disini.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Memanghampir setiap hari di Gaza sejak penyerangan Israel, kami menyaksikan bayi-bayikami mati. Namun, bukanlah di selokan-selokan atau got-got apalagi di tempatsampah. Mereka mati syahid saudaraku! Mati syahid karena serangan roket tentaraIsrael!&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Kamitemukan mereka tak bernyawa lagi di pangkuan ibunya, di bawah puing-puingbangunan rumah kami yang hancur oleh serangan Zionis Israel. Saudaraku, bagikami nilai seorang bayi adalah aset perjuangan kami terhadap penjajah Yahudi. Merekaadalah mata rantai yang akan menyambung perjuangan kami memerdekakan negri ini.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Perlukalian ketahui, sejak serangan Israel tanggal 27 Desember 2009 kemarin,saudara-saudara kami yang syahid sampai 1400 orang, 600 di antaranya adalahanak-anak kami, namun sejak penyerangan itu pula sampai hari ini, kamimenyambut lahirnya 3000 bayi baru di jalur Gaza, dan Subhanallah kebanyakanmereka adalah anak laki-laki dan banyak yang kembar, Allahu Akbar!&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Wahaisaudaraku di Indonesia,&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Negerikalian subur dan makmur, tanaman apa saja yang kalian tanam akan tumbuh danberbuah, namun kenapa di negri kalian masih ada bayi yang kekurangan gizi,menderita busung lapar. Apa karena sulit mencari rizki disana? Apa negri kaliandiblokade juga?&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Perlukalian ketahui saudaraku, tidak ada satupun bayi di Gaza yang menderitakekurangan gizi, apalagi sampai mati kelaparan, walau sudah lama kamidiblokade. Sungguh kalian terlalu manja! Saya adalah pegawai tata usaha dikantor pemerintahan HAMAS sudah 7 bulan ini belum menerima gaji bulanan saya.Tetapi Allah SWT yang akan mencukupkan rizki untuk kami.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Perlukalian ketahui pula, bulan ini saja ada sekitar 300 pasang pemuda baru sajamelangsungkan pernikahan. Ya, mereka menikah di sela-sela serangan agresiIsrael. Mereka mengucapkan akad nikah diantara bunyi letupan bom dan peluru,saudaraku.Dan Perdana Menteri kami, Ust Isma’il Haniya memberikan santunan awalpernikahan bagi semua keluarga baru tersebut.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Wahaisaudaraku di Indonesia,&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Terkadangsaya pun iri, seandainya saya bisa merasakan pengajian atau halaqah pembinaandi negri antum (anda). Seperti yang diceritakan teman saya, program pengajiankalian pasti bagus, banyak kitab mungkin yang kalian yang telah baca. Danbanyak buku-buku pasti sudah kalian baca. Kalian pun bersemangat kan? Itukarena kalian punya waktu.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Kamitidak memiliki waktu yang banyak disini. Satu jam, ya satu jam itu adalah waktuyang dipatok untuk kami disini untuk halaqah. Setelah itu kami harus terjun kelapangan jihad, sesuai dengan tugas yang diberikan kepada kami.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Kamidisini sangan menanti-nantikan saat halaqah tersebut walau hanya satu jam.Tentu kalian lebih bersyukur. Kalian punya waktu untuk menegakkan rukun-rukunhalaqah, seperti ta’aruf, tafahum, dan takaful disana.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Halafalanantum pasti lebih banyak daripada kami. Semua pegawai dan pejuang HAMAS disiniwajib menghapal Surah Al-Anfal sebagai nyanyian perang kami, saya menghafal disela-sela waktu istirahat perang, bagaimana dengan kalian?&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;AkhirDesember kemarin, saya menghadiri acar wisuda penamatan hafalan 30 Juz anakkuyang pertama. Ia merupakan diantara 1000 anak yang tahun ini menghafalAl-Qur’an dan umurnya baru 10 tahun. Saya yakin anak-anak kalian jauh lebihcepat menghapal Al-Qur’an ketimbang anak-anak kimi disini.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;DiGaza tidak ada SDIT (Sekolah Dasar Islam Terpadu) seperti di tempat kalian yangmenyebar seperti jamur di musim hujan. Disini anak-anak belajar diantarapuing-puing reruntuhan gedung yang hancur, yang tanahnya sudah diratakan, diatasnyadiberi beberapa helai daun kurma. Ya, di tempat itu mereka belajar, saudaraku.Bunyi suara setoran hafalan Al-Qur’an mereka bergemuruh dianatara bunyi-bunyisenapan tentara Israel. Ayat-ayat jihad paling cepat mereka hafal, karenamemang didepan mereka tafsirnya. Langsung mereka rasakan.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Ohiya, kami harus berterima kasih kepada kalian semua, melihat solidaritas yangkalian perlihatkan kepada masyarakat dunia. Kami menyaksikan aksi demo-demokalian disini. Subhanallah, kami sangat terhibur.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Karenakalian juga merasakan apa yang kami rasakan disini.Memang banyak masyarakatdunia yang menangisi kami disini, termasuk kalian yang di Indonesia. Namun,bukan tangisan kalian yang kami butuhkan , saudaraku. Biarlah butiran airmatamu adalah catatan bukti akhirat yang dicatat Allah sebagai bukti ukhwahkalian kepada kami. Doa-doa dan dana kalian telah kami rasakan manfaatnya.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Ohiya, hari semakin larut, sebentar lagi adalah giliran saya menjaga kantor,tugasku untuk menunggu jika ada telpon dan fax yang masuk. Insya Allah, nantisaya ingin sambung dengan surat yang lain lagi. Salam untuk semuapejuang-pejuang Islam dan ulama-ulama kalian.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;AbdullahAl Ghaza&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Sumber: http://forum.vivanews.com/showthread.php?t=92822&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3801423102268021614-7226546651633025717?l=makhluknyata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://makhluknyata.blogspot.com/feeds/7226546651633025717/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://makhluknyata.blogspot.com/2011/11/surat-dari-pejuang-hamas-untuk.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3801423102268021614/posts/default/7226546651633025717'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3801423102268021614/posts/default/7226546651633025717'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://makhluknyata.blogspot.com/2011/11/surat-dari-pejuang-hamas-untuk.html' title='Surat dari Pejuang Hamas untuk Indonesia'/><author><name>Ferry Irawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02131878852998066016</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_fOSXTd7BKrk/S4KDYJDhIlI/AAAAAAAAAIc/gKyk3r_XtNA/S220/Untitled-2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3801423102268021614.post-9170361915166798560</id><published>2010-10-23T23:59:00.001+07:00</published><updated>2010-10-24T00:01:18.410+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='dakwah'/><title type='text'>Orang-orang yang didoakan malaikat</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://www.tribunnews.com/foto/bank/images/Berdoa-1.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em; text-align: justify;"&gt;&lt;img border="0" src="http://www.tribunnews.com/foto/bank/images/Berdoa-1.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Allah SWT berfirman, "Sebenarnya (malaikat - malaikat itu) adalah hamba - hamba yang dimuliakan, mereka tidak mendahului-Nya dengan perkataan dan mereka mengerjakan perintah - perintah-Nya.  Allah mengetahui segala sesuatu yang dihadapan mereka dan yang dibelakang mereka, dan mereka tidak memberikan syafa'at melainkan kepada orang - orang yang diridhai Allah, dan mereka selalu berhati - hati karena takut kepada-Nya" (QS Al Anbiyaa' 26-28)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Inilah orang - orang yang didoakan oleh para malaikat :&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Orang yang tidur dalam keadaan bersuci&lt;/b&gt;.  Imam Ibnu Hibban meriwayatkan dari Abdullah bin Umar ra., bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Barangsiapa yang tidur dalam keadaan suci, maka malaikat akan bersamanya di dalam pakaiannya.  Dia tidak akan bangun hingga malaikat berdoa 'Ya Allah, ampunilah hambamu si fulan karena tidur dalam keadaan suci'" (hadits ini dishahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam Shahih At Targhib wat Tarhib I/37) &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Orang yang duduk menunggu shalat&lt;/b&gt;.  Imam Muslim meriwayatkan dari Abu Hurairah ra., bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Tidaklah salah seorang diantara kalian yang duduk menunggu shalat, selama ia berada dalam keadaan suci, kecuali para malaikat akan mendoakannya 'Ya Allah, ampunilah ia.  Ya Allah sayangilah ia'" (Shahih Muslim no. 469)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Orang - orang yang berada di shaf bagian depan di dalam shalat&lt;/b&gt;.  Imam Abu Dawud (dan Ibnu Khuzaimah) dari Barra' bin 'Azib ra., bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat kepada (orang - orang) yang berada pada shaf - shaf terdepan" (hadits ini dishahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam Shahih Sunan Abi Dawud I/130) &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Orang - orang yang menyambung shaf (tidak membiarkan sebuah kekosongan di dalm shaf)&lt;/b&gt;.  Para Imam yaitu Ahmad, Ibnu Majah, Ibnu Khuzaimah, Ibnu Hibban dan Al Hakim meriwayatkan dari Aisyah ra., bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Sesungguhnya Allah dan para malaikat selalu bershalawat kepada orang - orang yang menyambung shaf - shaf" (hadits ini dishahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam Shahih At Targhib wat Tarhib I/272) &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Para malaikat mengucapkan 'Amin' ketika seorang Imam selesai membaca Al Fatihah&lt;/b&gt;. Imam Bukhari meriwayatkan dari Abu Hurairah ra., bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Jika seorang Imam membaca 'ghairil maghdhuubi 'alaihim waladh dhaalinn', maka ucapkanlah oleh kalian 'aamiin', karena barangsiapa ucapannya itu bertepatan dengan ucapan malaikat, maka ia akan diampuni dosanya yang masa lalu" (Shahih Bukhari no. 782) &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Orang yang duduk di tempat shalatnya setelah melakukan shalat&lt;/b&gt;.  Imam Ahmad meriwayatkan dari Abu Hurairah, bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Para malaikat akan selalu bershalawat kepada salah satu diantara kalian selama ia ada di dalam tempat shalat dimana ia melakukan shalat, selama ia belum batal wudhunya, (para malaikat) berkata, 'Ya Allah ampunilah dan sayangilah ia'" (Al Musnad no. 8106, Syaikh Ahmad Syakir menshahihkan hadits ini) &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Orang - orang yang melakukan shalat shubuh dan 'ashar secara berjama'ah&lt;/b&gt;. Imam Ahmad meriwayatkan dari Abu Hurairah ra., bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Para malaikat berkumpul pada saat shalat shubuh lalu para malaikat ( yang menyertai hamba) pada malam hari (yang sudah bertugas malam hari hingga shubuh) naik (ke langit), dan malaikat pada siang hari tetap tinggal.  Kemudian mereka berkumpul lagi pada waktu shalat 'ashar dan malaikat yang ditugaskan pada siang hari (hingga shalat 'ashar) naik (ke langit) sedangkan malaikat yang bertugas pada malam hari tetap tinggal, lalu Allah bertanya kepada mereka, 'Bagaimana kalian meninggalkan hambaku ?', mereka menjawab, 'Kami datang sedangkan mereka sedang melakukan shalat dan kami tinggalkan mereka sedangkan mereka sedang melakukan shalat, maka ampunilah mereka pada hari kiamat'" (Al Musnad no. 9140, hadits ini dishahihkan oleh Syaikh Ahmad Syakir) &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Orang yang mendoakan saudaranya tanpa sepengetahuan orang yang didoakan&lt;/b&gt;.  Diriwayatkan oleh Imam Muslim dari Ummud Darda' ra., bahwasannya Rasulullah SAW bersabda, "Doa seorang muslim untuk saudaranya yang dilakukan tanpa sepengetahuan orang yang didoakannya adalah doa yang akan dikabulkan.  Pada kepalanya ada seorang malaikat yang menjadi wakil baginya, setiap kali dia berdoa untuk saudaranya dengan sebuah kebaikan, maka malaikat tersebut berkata 'aamiin dan engkaupun mendapatkan apa yang ia dapatkan'" (Shahih Muslim no. 2733) &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Orang - orang yang berinfak&lt;/b&gt;.  Imam Bukhari dan Imam Muslim meriwayatkan dari Abu Hurairah ra., bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Tidak satu hari pun dimana pagi harinya seorang hamba ada padanya kecuali 2 malaikat turun kepadanya, salah satu diantara keduanya berkata, 'Ya Allah, berikanlah ganti bagi orang yang berinfak'.  Dan lainnya berkata, 'Ya Allah, hancurkanlah harta orang yang pelit'" (Shahih Bukhari no. 1442 dan Shahih Muslim no. 1010) &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Orang yang makan sahur&lt;/b&gt;. Imam Ibnu Hibban dan Imam Ath Thabrani, meriwayaatkan dari Abdullah bin Umar ra., bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat kepada orang - orang yang makan sahur" (hadits ini dishahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam Shahih At Targhiib wat Tarhiib I/519) &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Orang yang menjenguk orang sakit&lt;/b&gt;.  Imam Ahmad meriwayatkan dari 'Ali bin Abi Thalib ra., bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Tidaklah seorang mukmin menjenguk saudaranya kecuali Allah akan mengutus 70.000 malaikat untuknya yang akan bershalawat kepadanya di waktu siang kapan saja hingga sore dan di waktu malam kapan saja hingga shubuh" (Al Musnad no. 754, Syaikh Ahmad Syakir berkomentar, "Sanadnya shahih") &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Seseorang yang mengajarkan kebaikan kepada orang lain&lt;/b&gt;.  Diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi dari Abu Umamah Al Bahily ra., bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Keutamaan seorang alim atas seorang ahli ibadah bagaikan keutamaanku atas seorang yang paling rendah diantara kalian.  Sesungguhnya penghuni langit dan bumi, bahkan semut yang di dalam lubangnya dan bahkan ikan, semuanya bershalawat kepada orang yang mengajarkan kebaikan kepada orang lain" (dishahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam Kitab Shahih At Tirmidzi II/343) &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Maraji' : &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Disarikan dari Buku Orang - orang yang Didoakan Malaikat, Syaikh Fadhl Ilahi, Pustaka Ibnu Katsir, Bogor, Cetakan Pertama, Februari 2005&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3801423102268021614-9170361915166798560?l=makhluknyata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://makhluknyata.blogspot.com/feeds/9170361915166798560/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://makhluknyata.blogspot.com/2010/10/orang-orang-yang-didoakan-malaikat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3801423102268021614/posts/default/9170361915166798560'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3801423102268021614/posts/default/9170361915166798560'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://makhluknyata.blogspot.com/2010/10/orang-orang-yang-didoakan-malaikat.html' title='Orang-orang yang didoakan malaikat'/><author><name>Ferry Irawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02131878852998066016</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_fOSXTd7BKrk/S4KDYJDhIlI/AAAAAAAAAIc/gKyk3r_XtNA/S220/Untitled-2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3801423102268021614.post-1116932334836994930</id><published>2010-06-28T03:52:00.000+07:00</published><updated>2010-06-28T03:52:34.966+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='motivasi'/><title type='text'>Kita ternyata lebih sempurna</title><content type='html'>&lt;meta content="text/html; charset=utf-8" http-equiv="Content-Type"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Word.Document" name="ProgId"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Microsoft Word 12" name="Generator"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Microsoft Word 12" name="Originator"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;link href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CUser%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_filelist.xml" rel="File-List"&gt;&lt;/link&gt;&lt;link href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CUser%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_themedata.thmx" rel="themeData"&gt;&lt;/link&gt;&lt;link href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CUser%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_colorschememapping.xml" rel="colorSchemeMapping"&gt;&lt;/link&gt;    &lt;m:smallfrac m:val="off"&gt;    &lt;m:dispdef&gt;    &lt;m:lmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:rmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:defjc m:val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent m:val="1440"&gt;    &lt;m:intlim m:val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim m:val="undOvr"&gt;   &lt;/m:narylim&gt;&lt;/m:intlim&gt; &lt;/m:wrapindent&gt;&lt;style&gt;&lt;!-- /* Font Definitions */ @font-face	{font-family:"Cambria Math";	panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4;	mso-font-charset:0;	mso-generic-font-family:roman;	mso-font-pitch:variable;	mso-font-signature:-1610611985 1107304683 0 0 159 0;}@font-face	{font-family:Calibri;	panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4;	mso-font-charset:0;	mso-generic-font-family:swiss;	mso-font-pitch:variable;	mso-font-signature:-1610611985 1073750139 0 0 159 0;} /* Style Definitions */ p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal	{mso-style-unhide:no;	mso-style-qformat:yes;	mso-style-parent:"";	margin-top:0cm;	margin-right:0cm;	margin-bottom:10.0pt;	margin-left:0cm;	line-height:115%;	mso-pagination:widow-orphan;	font-size:11.0pt;	font-family:"Calibri","sans-serif";	mso-fareast-font-family:Calibri;	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";}.MsoChpDefault	{mso-style-type:export-only;	mso-default-props:yes;	font-size:10.0pt;	mso-ansi-font-size:10.0pt;	mso-bidi-font-size:10.0pt;	mso-ascii-font-family:Calibri;	mso-fareast-font-family:Calibri;	mso-hansi-font-family:Calibri;}@page Section1	{size:21.0cm 841.95pt;	mso-page-orientation:landscape;	margin:72.0pt 72.0pt 72.0pt 72.0pt;	mso-header-margin:36.0pt;	mso-footer-margin:36.0pt;	mso-paper-source:0;}div.Section1	{page:Section1;}--&gt;&lt;/style&gt;  &lt;/m:defjc&gt;&lt;/m:rmargin&gt;&lt;/m:lmargin&gt;&lt;/m:dispdef&gt;&lt;/m:smallfrac&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Aku pengen banget bisa melihat jelas tanpa menggunakan kacamata, tapi ketika kulihat diujung jalan sana, ada orang BUTA yang berjalan dengan penuh senyum dan tawa. Aku malu dengan mereka&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Aku ingin punya sepatu mahal tak terkira, tapi KETIKA kulihat seorang penambal ban yang BUNTUNG KAKINYA. Bertarung keras dari kejamnya dunia. Aku malu dengan mereka&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Aku ingin punya suara yang merdu mempesona, tapi KETIKA kudengar suara yang tidak jelas dari seorang BISU yang melakukkan komunikasi dengan susah payah. Aku malu dengan mereka.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Aku ingin selalu mendengarkan lagu-lagu ter’update setiap harinya, tapi KETIKA kulihat seorang yang TULI berkomunikasi dengan tangannya. Aku malu dengan mereka.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_fOSXTd7BKrk/TCe4xaF9zBI/AAAAAAAAAJs/owhJSrXA6VQ/s1600/cacat-trampil290709-2.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_fOSXTd7BKrk/TCe4xaF9zBI/AAAAAAAAAJs/owhJSrXA6VQ/s320/cacat-trampil290709-2.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Ternyata fisik ku lebih sempurna dari mereka, sedangkan tubuh ini setiap harinya kugunakan untuk hal yang sia-sia. Aku malu dengan mereka &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Sering kali ku baru tersadar kesempurnaan raga ini merupakan salah satu nikmat yang tak terkira. Karena seandainya seorang yang cacat ingin berbagi dengan kita mungkin saja mereka akan berkata: &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Sang buta ingin berkata,, “Hey yang ada disana, pandanglah saya dengan rasa,. Engkau telah terposana dengan keindahan dunia. sadarlah engkau yang dititipi mata”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Sang buntung ingin berkata.. “Aku ingin berlari mengejar matahari seperti anda, merasakan angin yang mengalir lembut didada. Kemanakah engkau melangkah hari ini? Sadarlah engkau yang dititipi kaki”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Sang bisu seperti ingin berteriak dengan lantang.. “Hey aku ingin berbicara dengan anda, berapa kata yang hari ini anda keluarkan sia-sia? Sadarlah engkau yang dititipi lisan yang dapat berbicara”&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Sang tuli ingin berkata.. “Aku ingin mendengarkan kicauan burung yang kata orang sangat mempesona, sambil mengaggumi kekuasan-Nya. Wahai orang yang mampu mendengar, kau gunakan untuk apa telingamu hari ini. Sadarlah engkau yang dititipi telinga” &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Pelajaran ini tak akan kau temui disekolah manapun, engkau hanya akan mendapatkannya disekolah kehidupan. Gurumu hanya rasa syukur dan kemauan melihat sekitar karena kita lebih beruntung dari mereka.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Bukalah matamu kawan, karena nikmat Allah telah, sedang dan akan engkau rasakan. Nikmat yang selama ini kita lupakan. Tapi Allah takkan pernah lupa memberi nikmat pada kita.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;“fabiayia alaa irobikumatukadzibaan” &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Maka nikmat tuhan manakah yang kau dustakan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Semoga bisa menjadi sarana instropeksi bersama&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3801423102268021614-1116932334836994930?l=makhluknyata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://makhluknyata.blogspot.com/feeds/1116932334836994930/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://makhluknyata.blogspot.com/2010/06/kita-ternyata-lebih-sempurna.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3801423102268021614/posts/default/1116932334836994930'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3801423102268021614/posts/default/1116932334836994930'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://makhluknyata.blogspot.com/2010/06/kita-ternyata-lebih-sempurna.html' title='Kita ternyata lebih sempurna'/><author><name>Ferry Irawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02131878852998066016</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_fOSXTd7BKrk/S4KDYJDhIlI/AAAAAAAAAIc/gKyk3r_XtNA/S220/Untitled-2.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_fOSXTd7BKrk/TCe4xaF9zBI/AAAAAAAAAJs/owhJSrXA6VQ/s72-c/cacat-trampil290709-2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3801423102268021614.post-4486538733904611723</id><published>2010-06-01T18:51:00.002+07:00</published><updated>2010-06-01T20:27:12.075+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='teladanku'/><title type='text'>Indahnya Ukhuwah, indahnya hidup ini</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Gue pernah menuliskan sebuah artikel yang berjudul &lt;a href="http://makhluknyata.blogspot.com/2010/01/aku-ingin-memiliki-sahabat-seperti.html"&gt;“Aku ingin memiliki sahabat seperti mereka”&lt;/a&gt;. Sebuah gambaran, betapa berbeda sifat dan kepribadian yang dimiliki oleh mereka tapi mereka mampu memperat dan mengokohkan ukhuwah yang dijalin. Mereka bagaikan satu tubuh yang saling mengisi tanpa membedakan derajat dan kekayaan yang dimiliki. Karena tali yang mengikat mereka bukanlah karena suatu kelompok, golongan, ataupun kesamaan prinsip, tapi yang mengikat persaudaraan mereka adalah Allah.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_fOSXTd7BKrk/TAUKbM5oFfI/AAAAAAAAAJk/s8Kq45cDjpQ/s1600/5490_1063793569937_1678933943_128973_99458_n.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_fOSXTd7BKrk/TAUKbM5oFfI/AAAAAAAAAJk/s8Kq45cDjpQ/s320/5490_1063793569937_1678933943_128973_99458_n.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Betapa indahnya hidup ini jika kita bisa mempererat tali ukhuwah diantara kita sehingga perbedaan yang terjadi tak akan mampu mempecah belah persaudaraan kita. sebagaimana Allah berfirman dalam Al Quran, &lt;b&gt;“Sesungguhnya orang-orang beriman itu bersaudara.”&lt;/b&gt; Dan Rasulullahpun menambahkan &lt;b&gt;“Orang mukmin itu ibarat satu tubuh, apabila ada anggota tubuhnya sakit maka seluruh tubuh akan merasakan sakitnya.”&lt;/b&gt; Di hadis lain pun Rasul bersabda, &lt;b&gt;“Barangsiapa yang hendak merasakan manisnya iman, hendaklah ia mencintai saudaranya seperti ia mencintai dirinya sendiri”.&lt;/b&gt; Dan Rasul menghimbau agar kita saling menjaga ukhuwah, &lt;b&gt;“Sesungguhnya seorang muslim apabila bertemu saudaranya yang muslim, lalu ia memegang tangannya(berjabat tangan), gugurlah dosa-dosa keduanya sebagaimana gugurnya daun dari pohon kering yang ditiup angin kencang. Sungguh diampuni dosa mereka berdua, meski sebanyak buih dilautan.”(HR.Tabrani).&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ada sebuah kisah kisah yang mungkin bisa kita teladani dalam menjaga ukhuwah. Kisah yang terjadi antara pemimpin NU (K.H Idham Cholid) dan pemimpin Muhammadiyah (Buya Hamka) ketika sedang melakukkan perjalanan ketanah suci, kurang lebih seperti ini : ketika mereka sedang dalam perjalanan menuju tanah suci didalam sebuah kapal laut, saat melakukan sholat subuh berjamaah, para pengikut Nadhlatul Ulama heran saat Idham Cholid (tokoh NU) yang mempunyai kebiasaan menggunakan doa qunut dalam kesehariannya, malah tidak memakai doa qunut tatkala Buya hamka dan sebagian pengikut Muhammadiyah menjadi makmumnya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Demikian pula sebaliknya, tatkala Buya hamka mengimami sholat subuh, para pengikut Muhammadiyah merasa heran ketika Buya hamka membaca doa qunut karena Idham cholid  dan sebagian pengikut NU menjadi makmumnya. Mereka malah berpelukan mesra setelah sholat bagaikan saudara seiman yang saling menguatkan, saling menghormati, dan saling berkasih sayang. Jujur gue terharu membaca kisah ini. Betapa kebesaran jiwa mereka mampu menjaga ukhuwah yang terjalin, padahal mereka memiliki perbedaan-perbedaan yang mendasarinya. Mereka mampu menjaga perasaan diantara keduanya. Kita bandingkan dengan saat ini, dimana masing-masing kelompok merasa dirinya sendiri paling benar dan kadang malah memaksakan pendapatnya atas yang lain.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Mari kita bersatu, karena perbedaan itu adalah rahmat. Dan islam adalah rahmatan lil alamin  &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;wallahu a’lam bishowab&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3801423102268021614-4486538733904611723?l=makhluknyata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://makhluknyata.blogspot.com/feeds/4486538733904611723/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://makhluknyata.blogspot.com/2010/06/gue-pernah-menuliskan-sebuah-artikel.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3801423102268021614/posts/default/4486538733904611723'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3801423102268021614/posts/default/4486538733904611723'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://makhluknyata.blogspot.com/2010/06/gue-pernah-menuliskan-sebuah-artikel.html' title='Indahnya Ukhuwah, indahnya hidup ini'/><author><name>Ferry Irawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02131878852998066016</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_fOSXTd7BKrk/S4KDYJDhIlI/AAAAAAAAAIc/gKyk3r_XtNA/S220/Untitled-2.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_fOSXTd7BKrk/TAUKbM5oFfI/AAAAAAAAAJk/s8Kq45cDjpQ/s72-c/5490_1063793569937_1678933943_128973_99458_n.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3801423102268021614.post-5467557553509893577</id><published>2010-05-21T05:31:00.001+07:00</published><updated>2010-05-21T05:31:08.796+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='lingkunganku'/><title type='text'>Gaya hidup ramah lingkungan</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;meta content="text/html; charset=utf-8" http-equiv="Content-Type"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Word.Document" name="ProgId"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Microsoft Word 12" name="Generator"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Microsoft Word 12" name="Originator"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;link href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CUser%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_filelist.xml" rel="File-List"&gt;&lt;/link&gt;&lt;link href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CUser%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_themedata.thmx" rel="themeData"&gt;&lt;/link&gt;&lt;link href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CUser%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_colorschememapping.xml" rel="colorSchemeMapping"&gt;&lt;/link&gt;    &lt;m:smallfrac m:val="off"&gt;    &lt;m:dispdef&gt;    &lt;m:lmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:rmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:defjc m:val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent m:val="1440"&gt;    &lt;m:intlim m:val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim m:val="undOvr"&gt;   &lt;/m:narylim&gt;&lt;/m:intlim&gt; &lt;/m:wrapindent&gt;&lt;style&gt;&lt;!-- /* Font Definitions */ @font-face	{font-family:Wingdings;	panose-1:5 0 0 0 0 0 0 0 0 0;	mso-font-charset:2;	mso-generic-font-family:auto;	mso-font-pitch:variable;	mso-font-signature:0 268435456 0 0 -2147483648 0;}@font-face	{font-family:"Cambria Math";	panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4;	mso-font-charset:1;	mso-generic-font-family:roman;	mso-font-format:other;	mso-font-pitch:variable;	mso-font-signature:0 0 0 0 0 0;}@font-face	{font-family:Calibri;	panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4;	mso-font-charset:0;	mso-generic-font-family:swiss;	mso-font-pitch:variable;	mso-font-signature:-1610611985 1073750139 0 0 159 0;} /* Style Definitions */ p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal	{mso-style-unhide:no;	mso-style-qformat:yes;	mso-style-parent:"";	margin-top:0cm;	margin-right:0cm;	margin-bottom:10.0pt;	margin-left:0cm;	line-height:115%;	mso-pagination:widow-orphan;	font-size:11.0pt;	font-family:"Calibri","sans-serif";	mso-ascii-font-family:Calibri;	mso-ascii-theme-font:minor-latin;	mso-fareast-font-family:Calibri;	mso-fareast-theme-font:minor-latin;	mso-hansi-font-family:Calibri;	mso-hansi-theme-font:minor-latin;	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}p.MsoListParagraph, li.MsoListParagraph, div.MsoListParagraph	{mso-style-priority:34;	mso-style-unhide:no;	mso-style-qformat:yes;	margin-top:0cm;	margin-right:0cm;	margin-bottom:10.0pt;	margin-left:36.0pt;	mso-add-space:auto;	line-height:115%;	mso-pagination:widow-orphan;	font-size:11.0pt;	font-family:"Calibri","sans-serif";	mso-ascii-font-family:Calibri;	mso-ascii-theme-font:minor-latin;	mso-fareast-font-family:Calibri;	mso-fareast-theme-font:minor-latin;	mso-hansi-font-family:Calibri;	mso-hansi-theme-font:minor-latin;	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}p.MsoListParagraphCxSpFirst, li.MsoListParagraphCxSpFirst, div.MsoListParagraphCxSpFirst	{mso-style-priority:34;	mso-style-unhide:no;	mso-style-qformat:yes;	mso-style-type:export-only;	margin-top:0cm;	margin-right:0cm;	margin-bottom:0cm;	margin-left:36.0pt;	margin-bottom:.0001pt;	mso-add-space:auto;	line-height:115%;	mso-pagination:widow-orphan;	font-size:11.0pt;	font-family:"Calibri","sans-serif";	mso-ascii-font-family:Calibri;	mso-ascii-theme-font:minor-latin;	mso-fareast-font-family:Calibri;	mso-fareast-theme-font:minor-latin;	mso-hansi-font-family:Calibri;	mso-hansi-theme-font:minor-latin;	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}p.MsoListParagraphCxSpMiddle, li.MsoListParagraphCxSpMiddle, div.MsoListParagraphCxSpMiddle	{mso-style-priority:34;	mso-style-unhide:no;	mso-style-qformat:yes;	mso-style-type:export-only;	margin-top:0cm;	margin-right:0cm;	margin-bottom:0cm;	margin-left:36.0pt;	margin-bottom:.0001pt;	mso-add-space:auto;	line-height:115%;	mso-pagination:widow-orphan;	font-size:11.0pt;	font-family:"Calibri","sans-serif";	mso-ascii-font-family:Calibri;	mso-ascii-theme-font:minor-latin;	mso-fareast-font-family:Calibri;	mso-fareast-theme-font:minor-latin;	mso-hansi-font-family:Calibri;	mso-hansi-theme-font:minor-latin;	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}p.MsoListParagraphCxSpLast, li.MsoListParagraphCxSpLast, div.MsoListParagraphCxSpLast	{mso-style-priority:34;	mso-style-unhide:no;	mso-style-qformat:yes;	mso-style-type:export-only;	margin-top:0cm;	margin-right:0cm;	margin-bottom:10.0pt;	margin-left:36.0pt;	mso-add-space:auto;	line-height:115%;	mso-pagination:widow-orphan;	font-size:11.0pt;	font-family:"Calibri","sans-serif";	mso-ascii-font-family:Calibri;	mso-ascii-theme-font:minor-latin;	mso-fareast-font-family:Calibri;	mso-fareast-theme-font:minor-latin;	mso-hansi-font-family:Calibri;	mso-hansi-theme-font:minor-latin;	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}.MsoChpDefault	{mso-style-type:export-only;	mso-default-props:yes;	mso-ascii-font-family:Calibri;	mso-ascii-theme-font:minor-latin;	mso-fareast-font-family:Calibri;	mso-fareast-theme-font:minor-latin;	mso-hansi-font-family:Calibri;	mso-hansi-theme-font:minor-latin;	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}.MsoPapDefault	{mso-style-type:export-only;	margin-bottom:10.0pt;	line-height:115%;}@page Section1	{size:612.0pt 792.0pt;	margin:72.0pt 72.0pt 72.0pt 72.0pt;	mso-header-margin:36.0pt;	mso-footer-margin:36.0pt;	mso-paper-source:0;}div.Section1	{page:Section1;} /* List Definitions */ @list l0	{mso-list-id:104616270;	mso-list-type:hybrid;	mso-list-template-ids:-409446506 67698689 67698691 67698693 67698689 67698691 67698693 67698689 67698691 67698693;}@list l0:level1	{mso-level-number-format:bullet;	mso-level-text:;	mso-level-tab-stop:none;	mso-level-number-position:left;	text-indent:-18.0pt;	font-family:Symbol;}@list l1	{mso-list-id:146944462;	mso-list-type:hybrid;	mso-list-template-ids:-874840288 67698689 67698691 67698693 67698689 67698691 67698693 67698689 67698691 67698693;}@list l1:level1	{mso-level-number-format:bullet;	mso-level-text:;	mso-level-tab-stop:none;	mso-level-number-position:left;	text-indent:-18.0pt;	font-family:Symbol;}@list l2	{mso-list-id:370999850;	mso-list-type:hybrid;	mso-list-template-ids:1740674438 67698689 67698691 67698693 67698689 67698691 67698693 67698689 67698691 67698693;}@list l2:level1	{mso-level-number-format:bullet;	mso-level-text:;	mso-level-tab-stop:none;	mso-level-number-position:left;	text-indent:-18.0pt;	font-family:Symbol;}@list l3	{mso-list-id:424883265;	mso-list-type:hybrid;	mso-list-template-ids:-935962168 67698689 67698691 67698693 67698689 67698691 67698693 67698689 67698691 67698693;}@list l3:level1	{mso-level-number-format:bullet;	mso-level-text:;	mso-level-tab-stop:none;	mso-level-number-position:left;	text-indent:-18.0pt;	font-family:Symbol;}@list l4	{mso-list-id:1470056069;	mso-list-type:hybrid;	mso-list-template-ids:1465411086 67698689 67698691 67698693 67698689 67698691 67698693 67698689 67698691 67698693;}@list l4:level1	{mso-level-number-format:bullet;	mso-level-text:;	mso-level-tab-stop:none;	mso-level-number-position:left;	text-indent:-18.0pt;	font-family:Symbol;}@list l5	{mso-list-id:1676346479;	mso-list-type:hybrid;	mso-list-template-ids:-2111173756 67698689 67698691 67698693 67698689 67698691 67698693 67698689 67698691 67698693;}@list l5:level1	{mso-level-number-format:bullet;	mso-level-text:;	mso-level-tab-stop:none;	mso-level-number-position:left;	text-indent:-18.0pt;	font-family:Symbol;}@list l6	{mso-list-id:1837380760;	mso-list-type:hybrid;	mso-list-template-ids:-977122980 67698689 67698691 67698693 67698689 67698691 67698693 67698689 67698691 67698693;}@list l6:level1	{mso-level-number-format:bullet;	mso-level-text:;	mso-level-tab-stop:none;	mso-level-number-position:left;	text-indent:-18.0pt;	font-family:Symbol;}@list l7	{mso-list-id:1874802729;	mso-list-type:hybrid;	mso-list-template-ids:1631758078 67698689 67698691 67698693 67698689 67698691 67698693 67698689 67698691 67698693;}@list l7:level1	{mso-level-number-format:bullet;	mso-level-text:;	mso-level-tab-stop:none;	mso-level-number-position:left;	text-indent:-18.0pt;	font-family:Symbol;}@list l8	{mso-list-id:1932929849;	mso-list-type:hybrid;	mso-list-template-ids:1405895080 67698689 67698691 67698693 67698689 67698691 67698693 67698689 67698691 67698693;}@list l8:level1	{mso-level-number-format:bullet;	mso-level-text:;	mso-level-tab-stop:none;	mso-level-number-position:left;	margin-left:169.6pt;	text-indent:-18.0pt;	font-family:Symbol;}@list l8:level2	{mso-level-number-format:bullet;	mso-level-text:o;	mso-level-tab-stop:none;	mso-level-number-position:left;	margin-left:205.6pt;	text-indent:-18.0pt;	font-family:"Courier New";}@list l9	{mso-list-id:2138524578;	mso-list-type:hybrid;	mso-list-template-ids:1922618676 67698689 67698691 67698693 67698689 67698691 67698693 67698689 67698691 67698693;}@list l9:level1	{mso-level-number-format:bullet;	mso-level-text:;	mso-level-tab-stop:none;	mso-level-number-position:left;	text-indent:-18.0pt;	font-family:Symbol;}ol	{margin-bottom:0cm;}ul	{margin-bottom:0cm;}--&gt;&lt;/style&gt;    &lt;/m:defjc&gt;&lt;/m:rmargin&gt;&lt;/m:lmargin&gt;&lt;/m:dispdef&gt;&lt;/m:smallfrac&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_fOSXTd7BKrk/S_W3guoBBUI/AAAAAAAAAJc/cxi0kaMSsME/s1600/earthday.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://3.bp.blogspot.com/_fOSXTd7BKrk/S_W3guoBBUI/AAAAAAAAAJc/cxi0kaMSsME/s200/earthday.jpg" width="198" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;“Cuma mau sekedar berbagi bukan maksud menggurui”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Sambungan: Tips Gokil Mencegah Global Warming. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Ngga usah jauh-jauh kalo kita mau nunjukin kita peduli dengan lingkungan. Dan sampai sekarangpun gue masih belum punya niatan buat masuk ke organsisasi penyelamatan lingkungan. Kayanya ngga perlu menjadi anggota walhi baru bisa menjaga lingkungan, ngga perlu masuk ke wwf buat peduli sama lingkungan, ngga perlu jadi menteri lingkungan hidup buat bisa melestarikan lingkungan. Dan ngga perlu masuk teknik lingkungan biar punya muka ganteng kaya gue (nah lo?).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Karena kita bisa menyelamatkan bumi kita sendiri tanpa kita masuk keorganisasi ataupun LSM ini itu. Kita bisa melestarikan lingkungan ini dengan sedikit merubah gaya hidup kita, merubah sedikit kebiasaan kita, Sedikit aja kok sob ngga banyak. Ngga merepotkan atau mengganggu kehidupan loe ko sob. Sumpah ane jujur.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Untuk itulah gue mencoba menyusun beberapa kebiasaan sederhana yang bisa kita rubah buat menjaga lingkungan kita. Hasil dari browsing diinternet dan beberapa pengalaman hidup gue ini lah yang coba gue bagikan kepada loe semua. Karena kalo bukan kita, siapa lagi yang melestarikan bumi kita. Alien? Ato jin? Ngga mungkinkan..!!!&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Gaya hidup ramah lingkungan yang mungkin bisa kita lakukan dalam kehidupan sehari-hari diantaranya:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;Dikamar tidur&lt;/b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;·&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Gunakan lampu baca jika ingin membaca sebelum tidur, dan matikan lampu kamar yang memiliki daya lebih besar.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;·&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Matikan lampu atau gunakan lampu tidur ketika tidur&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpLast" style="line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;·&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Matikan anti nyamuk elektrik jika sudah tidak ada nyamuk lagi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Diruang tamu dan keluarga&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;·&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Matikan peralatan listrik jika tidak digunakan, jangan dibiarkan &lt;i&gt;stand by&lt;/i&gt; karena listrik tetap mengalir 5%.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;·&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Gunakan peralatan digital yang mampu dicharge ulang, bukan menggunakan baterai&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;·&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Gunakan lampu hemat energi. Untuk setiap lampu hemat energi dan bohlam perbedaan biaya listriknya adalah sekitar Rp 60.000 per tahun. Bagaimana jika 10 lampu?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;·&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Gunakan kaca rumah yang bisa mengurangi efek suhu panas di dalam ruangan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;·&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Matikan TV jika tidak ditonton.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;·&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Gunakan peralatan listrik hanya saat benar-benar dibutuhkan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpLast" style="line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;·&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Usahakan jangan menggunakan peralatan listrik berdaya listrik besar saat beban puncak 17-22.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;Di ruang kerja/belajar&lt;/b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;·&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Fotocopy dan gunakan kertas di kedua sisi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;·&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Gunakan email untuk surat-menyurat internal daripada dengan kertas.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;·&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Donasikan barang-barang bekas yang masih bisa berguna.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;·&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Gunakan flash drive daripada CD.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;·&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Kurangi kontras dan brightness di layar monitor.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;·&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Menggunakan&amp;nbsp;Laptop (60 watt) jauh lebih hemat energi ketimbang PC (200 watt lebih).&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpLast" style="line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;·&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Gunakan kertas bekas untuk keperluan coret-coret atau catatan kecil.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;b style="font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Di dapur&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-weight: normal; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraph" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;·&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Usahakan jangan mencuci makanan dengan air yang terus mengalir.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt; &amp;nbsp; &amp;nbsp;perbaiki lemari es yang lama. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&amp;nbsp;  Cairkan bunga es di kulkas secara teratur. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&amp;nbsp;  Keluarkan yang tidak perlu dari lemari es seminggu sekali. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&amp;nbsp;  Belilah sayuran organik.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin: 0cm 0cm 0.0001pt 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&amp;nbsp;  Hemat penggunaan minyak goreng, karena jutaan hektar hutan diubah jadi perkebunan kelapa sawit yang tidak maksimal menyerap emisi karbon &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraph" style="line-height: 150%; margin: 0cm 0cm 0.0001pt 1cm; text-align: justify; text-indent: -10.35pt;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Symbol; font-size: 12pt; font-weight: normal; line-height: 150%;"&gt;·&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Belilah cairan pembersih piring dalam kemasan besar dan bukan sachet.&lt;b&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Di ruang makan&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-weight: normal; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="line-height: 150%; margin: 0cm 0cm 0.0001pt 169.6pt; text-align: justify; text-indent: -155.4pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;·&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Jangan membuang-buang makanan karena limbahnya dapat menimbulkan gas methane.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="line-height: 150%; margin: 0cm 0cm 0.0001pt 169.6pt; text-align: justify; text-indent: -155.4pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;·&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Gunakan serbet kain daripada tissue karena tidak bisa didaur ulang.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="line-height: 150%; margin: 0cm 0cm 0.0001pt 169.6pt; text-align: justify; text-indent: -155.4pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;·&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Jangan masukkan makanan panas ke dalam lemari es.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="line-height: 150%; margin: 0cm 0cm 0.0001pt 35.45pt; text-align: justify; text-indent: -21.25pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;·&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Hindari penggunaan barang sekali pakai buang seperti sumpit dan sedotan. (Beli yang bisa dipergunakan berkali-kali)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="line-height: 150%; margin: 0cm 0cm 0.0001pt 35.45pt; text-align: justify; text-indent: -21.25pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;·&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Biasakan mengkonsumsi makanan lokal ketimbang import karena tidak membuang-buang emisi banyak untuk pengirimannya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpLast" style="line-height: 150%; margin: 0cm 0cm 0.0001pt 35.45pt; text-align: justify; text-indent: -21.25pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;·&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Kurangi menggunakan produk makanan sachet. Pergunakan kemasan yang lebih besar untuk mengurangi sampah dan bisa mendapatkannya dengan harga yang lebih murah.&amp;nbsp;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Di kamar mandi n’ ruang cuci&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-weight: normal; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;·&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Cuci pakaian menggunakan air dingin daripada menggunakan air panas.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;·&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Gunakan alat jebakan daripada menggunakan racun tikus dan obat serangga.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;·&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Kurangi penggunaan cairan pembersih dalam mencuci.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpLast" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Symbol; font-size: 12pt; font-weight: normal; line-height: 150%;"&gt;·&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Gunakan sinar matahari untuk mengeringkan pakaian.Jangan mandi berlama-lama, hindari &lt;i&gt;bathtub&lt;/i&gt; karena menghabiskan air bersih 100 Liter.&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-weight: normal; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Di Perjalanan&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-weight: normal; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;·&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Gunakan kendaraan umum jika memungkinkan.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;·&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Matikan mesin kendaraan saat mengisi bensin.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;·&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Jangan mengendarai melebihi kecepatan maksimum.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;·&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Jangan membawa barang-barang yang tidak perlu dalam kendaraan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;·&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Service kendaraan dan periksa ban secara teratur.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;·&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Beli kendaraan hemat bahan bakar.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Symbol; font-size: 12pt; font-weight: normal; line-height: 150%;"&gt;·&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Cucilah mobil/motor menggunakan ember dan lap dan bukan selang.&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-weight: normal; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;·&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Matikan mobil apabila menunggu lebih dari 30 detik&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;·&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Cek tekanan ban mobil, karena apabila tekanan kurang 0,5 bar dari normal akan meningkatkan penggunaan bahan bakar sebesar 5%&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;·&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Usahakan untuk tidak memanaskan mobil dalam posisi berhenti. Mobil akan lebih cepat panas apabila dikendarai, sehingga Anda akan menghemat bahan bakar&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;·&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Hindari menggunakan rem secara mendadak karena mengonsumsi bahan bakar dengan cepat. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;·&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Turunkan bagasi apabila Anda tidak membutuhkannya lagi, karena 100 kilo beban akan menambah penggunaan 1 liter bahan bakar lebih banyak dalam jarak 100 km&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpLast" style="line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;·&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Coba mengurangi jarak tempuh perjalanan kendaraan Anda tiap minggunya. Semisal, gunakan kendaraan antar jemput bersama untuk ke kantor atau ke sekolah.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Dihalaman rumah dan pekarangan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;·&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Gunakan timer (sensor cahaya matahari) untuk lampu taman. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;·&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Kurangi penggunaan pestisida. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;·&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Gunakan kuas atau roller untuk mencat daripada cat semprot. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;·&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Tanam sampah organik agar menjadi pupuk. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;·&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Tanamlah tanaman baik di halaman, pot ataupun dengan sistem hidroponik. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;·&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Gunakan air bekas mencuci sayuran untuk menyiram tanaman. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;·&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Hentikan membakar rumput di lapangan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;·&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Tanam tanaman yang bisa dimakan / diolah menjadi masakan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;·&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Tampung air hujan untuk menyiram tanaman.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpLast" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;·&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Gunakan gembor/sprayer untuk menyiram atau pasang ‘nozzle’ di selang agar air tidak mengalir terbuang saat sedang tidak digunakan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Ditempat umum&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;·&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Berikan pengetahuan akan pemanasan global kepada orang sekitar.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;·&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Naiklah tangga daripada menggunakan lift atau eskalator.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;·&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Kurangi penggunaan materi semprot aerosol untuk mengurangi CFC.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;·&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Belilah produk yang memiliki label ‘environment friendly’.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;·&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Belilah produk di tempat yang dekat untuk mengurangi transportasi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;·&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Beli pulsa elektrik untuk menghindari terbuangnya kertas voucher.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpLast" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;·&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Kurangi penggunaan plastik, karena tanah membutuhkan waktu 100 tahun untuk menuraikan plastic.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; text-indent: 21.3pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Semuanya simple kan, gue aja Insyaalah bisa mempraktikannya juga deh. Tinggal merubah gaya hidup gue sedikit. Karena perubahan besar itu berawal dari perubahan pribadi masing-masing. Jadi jangan berharap kita mampu mengatasi global warming, jika pribadi kita bertolak belakang dari gaya hidup ramah lingkungan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; text-indent: 21.3pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;“Berubah itu pilihan, tapi menyelamatkan bumi kita itu adalah keharusan”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Materi diatas mungkin secuil dari materi seminar Teknik Lingkungan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;“Green Lifestlye for our future”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Yang Insyaalah akan diadakan pada hari minggu, 23 Mei 2010&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Bertempat di Wisma Yulia Martapura&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Investasi hanya&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;25.000 untuk pelajar dan mahasiswa&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;40.000 untuk umum&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Contact person&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Dewi: 085651000277&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;So, tunggu apalagi. Sudah berapa besar usaha anda dalam menyelamatkan bumi kita?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;“Jika pohon terakhir telah ditebang, jika sungai terakhir telah tercemar, jika ikan terakhir telah ditangkap. Baru manusia akan sadar bahwa mereka tidak akan bisa makan uang”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_fOSXTd7BKrk/S_W3guoBBUI/AAAAAAAAAJc/cxi0kaMSsME/s1600/earthday.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://3.bp.blogspot.com/_fOSXTd7BKrk/S_W3guoBBUI/AAAAAAAAAJc/cxi0kaMSsME/s320/earthday.jpg" width="318" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3801423102268021614-5467557553509893577?l=makhluknyata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://makhluknyata.blogspot.com/feeds/5467557553509893577/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://makhluknyata.blogspot.com/2010/05/gaya-hidup-ramah-lingkungan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3801423102268021614/posts/default/5467557553509893577'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3801423102268021614/posts/default/5467557553509893577'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://makhluknyata.blogspot.com/2010/05/gaya-hidup-ramah-lingkungan.html' title='Gaya hidup ramah lingkungan'/><author><name>Ferry Irawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02131878852998066016</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_fOSXTd7BKrk/S4KDYJDhIlI/AAAAAAAAAIc/gKyk3r_XtNA/S220/Untitled-2.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_fOSXTd7BKrk/S_W3guoBBUI/AAAAAAAAAJc/cxi0kaMSsME/s72-c/earthday.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3801423102268021614.post-5718242506369270514</id><published>2010-05-05T10:52:00.000+07:00</published><updated>2010-05-05T10:52:54.532+07:00</updated><title type='text'>Sebaiknya seperti ini kita menilai seseorang</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_fOSXTd7BKrk/S-DnRTUMxAI/AAAAAAAAAJU/v4sdJuPkbZc/s1600/salam1.gif" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="256" src="http://4.bp.blogspot.com/_fOSXTd7BKrk/S-DnRTUMxAI/AAAAAAAAAJU/v4sdJuPkbZc/s320/salam1.gif" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Syekh 'Abdul Qadir Jailani berkata: "Jika engkau bertemu dengan seseorang, hendaknya engkau memandang dia lebih utama dari pada dirimu dan katakan dalam hatimu: 'boleh jadi dia lebih baik di sisi Alloh dari pada diriku ini dan lebih tinggi derajatnya.'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika dia orang yg lebih kecil dan lebih muda umurnya, maka katakanlah dalam hatimu: 'boleh jadi orang kecil ini tidak banyak berbuat dosa kepada Alloh, sedangkan aku adalah orang yg telah banyak berbuat dosa, maka tidak diragukan lagi kalau derajat dirinya lebih baik dari pada aku.'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila ada orang yg lebih tua, hendaklah engkau mengatakan dalam hatimu: 'orang ini lebih dahulu beribadah kepada Alloh dari pada aku dan lebih banyak pahalanya dari pada aku'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika ada orang yg 'Alim maka katakan dalam hatimu: 'orang ini telah di beri oleh Alloh sesuatu yg tidak bisa aku raih, telah mendapatkan apa yg tidak bisa aku dapatkan, telah mengetahui apa yg tidak aku ketahui dan mengamalkan ilmunya'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika dia orang yg bodoh, maka katakan dalam hatimu: 'orang ini durhaka kepada Alloh karena kebodohannya, sedangkan aku durhaka kepada-Nya, padahal aku mengetahuinya. Aku tidak tahu dengan apa umurku akan Alloh akhiri atau dengan apa umur orang bodoh itu akan Alloh akhiri (apakah dengan husnul khatimah atau dengan su'ul khatimah)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila ada orang yg kafir, maka katakan dalam hatimu: 'aku tidak tahu bisa jadi dia akan masuk islam, lalu menyudahi amalannya dengan amal shalih, dan bisa jadi aku terjerumus menjadi kafir,lalu menyudahi seluruh amalanku dengan amal yg buruk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam pandangan islam semua manusia itu sama, tidak di beda-bedakan karena status soasial, harta, tahta, keturunan, atau latar belakang pendidikannya. Manusia yg paling mulia derajatnya di sisi Alloh adalah yg paling tinggi kadar ketaqwaannya di antara mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ya Alloh, jadikanlah kami orang yg pandai bersabar dan bersyukur, jadikanlah kami orang yg hina menurut pandangan diri kami dan jadikanlah kami orang yg besar menurut pandangan orang lain"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disalin dari catatan berikut ini,&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.facebook.com/notes/abdillah-hilman/cara-bijak-menilai-orang/382250816529" rel="nofollow" target="_blank"&gt;&lt;span&gt;http://www.facebook.com/no&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;/wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;tes/abdillah-hilman/cara-b&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;/wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;ijak-menilai-orang/3822508&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;/wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;16529&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3801423102268021614-5718242506369270514?l=makhluknyata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://makhluknyata.blogspot.com/feeds/5718242506369270514/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://makhluknyata.blogspot.com/2010/05/sebaiknya-seperti-ini-kita-menilai.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3801423102268021614/posts/default/5718242506369270514'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3801423102268021614/posts/default/5718242506369270514'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://makhluknyata.blogspot.com/2010/05/sebaiknya-seperti-ini-kita-menilai.html' title='Sebaiknya seperti ini kita menilai seseorang'/><author><name>Ferry Irawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02131878852998066016</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_fOSXTd7BKrk/S4KDYJDhIlI/AAAAAAAAAIc/gKyk3r_XtNA/S220/Untitled-2.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_fOSXTd7BKrk/S-DnRTUMxAI/AAAAAAAAAJU/v4sdJuPkbZc/s72-c/salam1.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3801423102268021614.post-8599778213741581348</id><published>2010-04-25T10:58:00.001+07:00</published><updated>2010-04-25T11:41:51.842+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kiat-kiat aneh'/><title type='text'>Tips gokil mencegah global warming</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; color: black; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_fOSXTd7BKrk/S9O9v9ZvpOI/AAAAAAAAAJM/JZqnAjugPrM/s1600/pemanasan-global-reutercom.jpeg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="212" src="http://4.bp.blogspot.com/_fOSXTd7BKrk/S9O9v9ZvpOI/AAAAAAAAAJM/JZqnAjugPrM/s320/pemanasan-global-reutercom.jpeg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: justify;"&gt;Sudah lama kayanya ngga nulis, ini dapat dilihat dari tuts keyboard gue yang mulai berjamur. Tapi entah mengapa kali ini pengen nulis masalah lingkungan global. Bukan karena gue sedang mengemban misi mulia belajar diteknik lingkungan ataupun karena gue pengen dilihat pinter sama dosen gue, atau malah cari muka buat gantiin Sekjen PBB abang ki moon. Tidak,,.. Bukan itu alasan gue menulis tulisan-tulisan aneh ini. Melainkan wujud kepedulian gue, keprihatinan gue, kesedihan gue melihat kerusakan lingkungan yang makin hari semakin tak terkendali. (serius dikit)&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: justify;"&gt;Sedikit miris melihat anak-anak TK sekarang tidak menggambar mata dan senyuman dimatahari yang bertengger diatas gunung, seperti apa yang gue lakukan dulu. Mungkin ini salah satu efek dari global warming terhadap jiwa anak-anak sekarang..(emang nyambung?). Tanpa banyak basa-basi lagi, ijinkan gue membawa anda kedalam imajinasi gue untuk mengurangi dampak global warming yang melanda bumi kita, melalui tips-tips ‘bijak’ yang boleh anda ikuti maupun tidak.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: justify;"&gt;Tips pertama: Beberapa tahun lalu pemerintah dan LSM lingkungan hidup, bahkan acil warung didekat rumah gue sangat menganjurkan untuk menggunakan lampu hemat energi dibandingkan lampu pijar yang beberapa dekade berhasil memonopli perdagangan ini. Walaupun harga lampu hemat energi terbilang mahal dibandingkan lampu pijar, akan tetapi lampu hemat energi ternyata mampu menghemat hingga 80% daya listrik dibandingkan jika kita menggunakan lampu pijar. Tentunya hal ini menjadi berita yang menggembirakan bagi bumi kita.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: justify;"&gt;Akan tetapi menggunakan lampu biarpun yang hemat energi juga mampu menyumbang dampak global warming. Karena nyalalin lampu membutuhkan listrik dan listrik mampu ngebuat orang kesetrum. Tips yang rada ekstrem coba gue kasih nih. Kita tinggal beli aja kacamata infra merah yang dapat melihat didalam gelap atau loe operasi aja pupil mata loe jadi pupil mata burung hantu. Atau yang lebih praktis, bisa juga membeli alat transformasi gelombang aja kaya kelelawar beli second juga ngga papa, yang penting kan bisa digunakan. Jadi loe tinggal siulan aja kalo mau jalan-jalan. Insyaallah otak loe menerima pantulan gelombang elektromagnetik dan akan diwujudkan berupa wujud benda diotak loe.. peraktiskan, dan tentunya hemat energy.. Trust me, it’s work&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: justify;"&gt;Tips kedua: memasak makan untuk makanan sehari-hari kita, sedikit atau banyak juga berdampak pada kerusakan lingkungan. Mau pakai kayu bakar kee,.. kompor minyak kee,.. ataupun gas elpiji sekalipun akan tetap berdampak pada global warming. Cara yang paling ampuh yang gue sarankan adalah manusia seperti kita ini mulai dari sekarang berusaha untuk berevolusi sedikit demi sedikit menjadi perut ular. Kan enak tuh..!!! Makanan mentah apapun dan sebanyak apapun tinggal masuk kedalam perut, sisanya biarkan perut bekerja bersama enzim untuk menghancurkan makanan tersebut. Mudah dan praktiskan?  trust me, it’s work.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: justify;"&gt;Tips ketiga: Jadi vegetarian.!!! Hoho, kenapa kita dianjurkan menjadi vegetarian. Karena 36,5 kg CO2 yang dihasilkan oleh 1 kg daging, setara dengan mobil eropa yang berjalan sejauh 250 km, atau energi fosil untuk menyalakan lampu 100 watt selama 20 hari. (Animal Science Journal, DOI: 10.1111/1740- 929.2007. 00457.x.)&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: justify;"&gt;Gimana,..?? Sudah siap jadi vegetarian..? Vegetarian itu sehat lo. Kalo gue pribadi mah belum siap. Cobaan untuk tidak makan daging ayam itu sangat berat sob…he&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: justify;"&gt;Sory sob tips-tips yang gue beri kali ini sangat menyesatkan, ini cuma sekedar intermezzo aja. Tunggu kelanjutan artikel gue ini tapi dengan tips-tips yang benar. Dengan judul artikel: “Banyak hal kecil yang sering kita lupakan”&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: justify;"&gt;-disaatotakjarangdiasah- &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3801423102268021614-8599778213741581348?l=makhluknyata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://makhluknyata.blogspot.com/feeds/8599778213741581348/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://makhluknyata.blogspot.com/2010/04/tips-gokil-mencegah-global-warming.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3801423102268021614/posts/default/8599778213741581348'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3801423102268021614/posts/default/8599778213741581348'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://makhluknyata.blogspot.com/2010/04/tips-gokil-mencegah-global-warming.html' title='Tips gokil mencegah global warming'/><author><name>Ferry Irawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02131878852998066016</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_fOSXTd7BKrk/S4KDYJDhIlI/AAAAAAAAAIc/gKyk3r_XtNA/S220/Untitled-2.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_fOSXTd7BKrk/S9O9v9ZvpOI/AAAAAAAAAJM/JZqnAjugPrM/s72-c/pemanasan-global-reutercom.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3801423102268021614.post-3108839614946453083</id><published>2010-03-14T20:44:00.005+07:00</published><updated>2010-04-25T11:49:33.869+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='lingkunganku'/><title type='text'>Peraturan Daerah Kalimantan Selatan Tentang Masalah Air</title><content type='html'>&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="color: #444444; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;PERATURAN DAERAH PROVINSI  KALIMANTAN SELATAN&lt;br /&gt;NOMOR 2 TAHUN 2006&lt;br /&gt;TENTANG&lt;br /&gt;PENGELOLAAN  KUALITAS AIR DAN PENGENDALIAN&lt;br /&gt;PENCEMARAN AIR&lt;br /&gt;DENGAN RAHMAT TUHAN  YANG MAHA ESA&lt;br /&gt;GUBERNUR KALIMANTAN SELATAN,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="color: #444444; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;Menimbang :&lt;/b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="color: #444444; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #444444; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;a.  bahwa air sebagai karunia Tuhan Yang Maha Esa yang dapat dimanfaatkan&lt;br /&gt;untuk  memenuhi hajat hidup orang banyak, perlu dikelola dan dipelihara  kualitasnya agar tetap bermanfaat sebagai sumber dan penunjang  kehidupan;&lt;br /&gt;b. bahwa dalam upaya menjaga kualitas air agar dapat  dimanfaatkan secara berkelanjutan, perlu dikelola dan ditanggulangi  kerusakannya melalui pengelolaan dan pengendalian pencemaran air;&lt;br /&gt;c.  bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a dan  huruf b, perlu membentuk Peraturan Daerah tentang Pengelolaan Kualitas  Air dan Pengendalian Pencemaran Air;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="color: #444444; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Mengingat :&lt;/b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #444444; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;1.  Undang-Undang Nomar 15 Tahun 1956 jo. Undang-Undang Nomor 21 Tahun 1958  tentang Penetapan Undang-Undang Darurat Nomor 10 Tahun 1957 antara lain  mengenai Pembentukan Daerah Swatantra Tingkat I Kalimantan Selatan  (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1956 Nomor 65, Tambahan  Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 1106);&lt;br /&gt;2. Undang-Undang  Nomor 5 Tahun 1984 tentang Perindustrian (Lembaran Negara Republik  Indonesia Tahun 1984 Nomor 22, Tambahan Lembaran Negara Republik  Indonesia Nomor 3274);&lt;br /&gt;3. Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang  Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya (Lembaran Negara  Republik Indonesia Tahun 1990 Nomor 49, Tambahan Lembaran Negara  Republik Indonesia Nomor 3419);&lt;br /&gt;4. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 1997  tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup (Lembaran Negara Republik Indonesia  Tahun 1997 Nomor 68, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor  3699);&lt;br /&gt;5. Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2004 tentang Sumber Daya Air  (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 32, Tambahan  Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4377);&lt;br /&gt;6. Undang-Undang  Nomor 10 Tahun 2004 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-Undangan  (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 53, Tambahan  Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4389);&lt;br /&gt;7. Undang-Undang  Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara  Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 125, Tambahan Lembaran Negara  Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 4437) sebagaimana telah diubah  dengan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2005 tentang Penetapan Peraturan  Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2005 tentang Perubahan  atas Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah  Menjadi Undang-Undang (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005  Nomor 108, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4548);&lt;br /&gt;8.  Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 1982 tentang Tata Pengaturan Air  (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1982 Nomor 37, Tambahan  Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3225);&lt;br /&gt;9. Peraturan  Pemerintah Nomor 23 Tahun 1982 tentang Irigasi (Lembaran Negara Republik  Indonesia Tahun 1982 Nomor 38, Tambahan Lembaran Negara Republik  Indonesia Nomor 3226);&lt;br /&gt;10. Peraturan Pemerintah Nomor 35 Tahun 1991  tentang Sungai (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1991 Nomor 44,  Tambahan Lembaran Republik Indonesia Nomor 3445)&lt;br /&gt;11. Peraturan  Pemerintah Nomor 27 Tahun 1999 tentang Analisis Mengenai Dampak  Lingkungan Hidup (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1999 Nomor  59, Tambahan Lembaran Republik Indonesia Nomor 3838);&lt;br /&gt;12. Peraturan  Pemerintah Nomor 25 Tahun 2000 tentang Kewenangan Pemerintah dan  Kewenangan Provinsi sebagai Daerah Otonom (Lembaran Negara Republik  Indonesia Tahun 2000 Nomor 54, Tambahan Lembaran Republik Indonesia  Nomor 3952 );&lt;br /&gt;13. Peraturan Pemerintah Nomor 82 Tahun 2001 tentang  Pengelolaan Kualitas Air dan Pengendalian Pencemaran Air (Lembaran  Negara Republik Indonesia Tahun 2001 Nomor 153, Tambahan Lembaran  Republik Indonesia Nomor 4161 );&lt;br /&gt;14. Peraturan Daerah Provinsi  Kalimantan Selatan Nomor 8 Tahun 2000 tentang Struktur Organisasi dan  Tata Kerja Perangkat Daerah dan Sekretariat Dewan Perwakilan Daerah  Provinsi Kalimantan Selatan (Lembaran Daerah Provinsi Kalimantan Selatan  Tahun 2000 Nomor 13);&lt;br /&gt;15. Peraturan Daerah Provinsi Kalimantan  Selatan Nomor 9 Tahun 2000 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi  Kalimantan Selatan (Lembaran Daerah Provinsi Kalimantan Selatan Tahun  2000 Nomor 14);&lt;br /&gt;Dengan Persetujuan Bersama&lt;b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #444444; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="color: #444444; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;DEWAN PERWAKILAN RAKYAT  DAERAH&lt;br /&gt;PROVINSI KALIMANTAN SELATAN&lt;br /&gt;dan&lt;br /&gt;GUBERNUR KALIMANTAN  SELATAN&lt;br /&gt;MEMUTUSKAN :&lt;br /&gt;Menetapkan : PERATURAN DAERAH PROVINSI  KALIMANTAN&lt;br /&gt;SELATAN PENGELOLAAN KUALITAS AIR DAN&lt;br /&gt;PENGENDALIAN  PENCEMARAN AIR.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="color: #444444; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;BAB I&lt;br /&gt;KETENTUAN UMUM&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="color: #444444; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;Pasal 1&lt;/b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="color: #444444; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #444444; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Dalam  Peraturan Daerah ini yang dimaksud dengan :&lt;br /&gt;1. Daerah adalah Provinsi  Kalimantan Selatan.&lt;br /&gt;2. Gubernur adalah Gubernur Kalimantan Selatan.&lt;br /&gt;3.  Pemerintah Daerah adalah Gubernur dan Perangkat Daerah sebagai unsur  penyelenggara Pemerintahan Daerah Provinsi Kalimantan Selatan.&lt;br /&gt;4.  Bupati adalah Bupati se-Kalimantan Selatan.&lt;br /&gt;5. Walikota adalah  Walikota se-Kalimantan Selatan.&lt;br /&gt;6. Instansi yang membidangi  Lingkungan Hidup adalah Perangkat Daerah Provinsi Kalimantan Selatan  yang tugas dan fungsinya di bidang pengendalian lingkungan hidup.&lt;br /&gt;7.  Air adalah semua air yang terdapat di atas, dan di bawah permukaan  tanah, kecuali air, laut dan air fosil.&lt;br /&gt;8. Pencemaran Air adalah  masuk atau dimasukkannya makhluk hidup, zat, energi dan atau komponen  lain ke dalam air oleh kegiatan manusia, sehingga kualitas air turun  sampai ke tingkat tertentu yang menyebabkan air tidak dapat berfungsi  sesuai dengan peruntukannya.&lt;br /&gt;9. Sumber Air adalah wadah air yang  terdapat di atas dan di bawah permukaan tanah, termasuk dalam pengertian  ini akuifer, mata air, sungai, rawa, danau, situ, waduk, dan muara.&lt;br /&gt;10.  Pengelolaan Kualitas Air adalah upaya pemeliharaan air sehingga  tercapai kualitas air yang diinginkan sesuai peruntukannya untuk  menjamin agar kualitas air tetap dalam kondisi alamiahnya.&lt;br /&gt;11. Mutu  Air adalah kondisi kualitas air yang diukur, dan atau diuji berdasarkan  parameter-parameter tertentu dan metode tertentu berdasarkan Peraturan  Perundangundangan yang berlaku.&lt;br /&gt;12. Kelas Air adalah peringkat  kualitas air yang dinilai masih layak, untuk dimanfaatkan bagi  peruntukan tertentu.&lt;br /&gt;13. Kriteria Mutu Air adalah tolak ukur mutu air  untuk setiap kelas air.&lt;br /&gt;14. Status Mutu Air adalah tingkat kondisi  mutu air yang menunjukkan kondisi cemar atau kondisi baik pada suatu  sumber air dalam waktu tertentu, dengan membandingkan dengan baku mutu  air yang ditetapkan.&lt;br /&gt;15. Mutu Air Sasaran adalah mutu air yang  direncanakan untuk dapat diwujudkan dalam jangka waktu tertentu melalui  penyelenggaraan program kerja dan atau upaya lainnya dalam rangka  pengelolaan kualitas air dan pengendalian pencemaran air.&lt;br /&gt;16. Daya  Tampung Beban Pencemaran adalah kemampuan air pada suatu sumber air,  untuk menerima masukan beban pencemaran tanpa mengakibatkan air tersebut  menjadi cemar.&lt;br /&gt;17. Limbah adalah sisa suatu usaha dan atau kegiatan.&lt;br /&gt;18.  Air Limbah adalah sisa dari suatu usaha dan atau kegiatan yang berwujud  cair.&lt;br /&gt;19. Baku Mutu Air Limbah adalah ukuran batas atau kadar  makhluk hidup, zat energi, atau komponen yang ada bagi zat atau harus  ada dan atau unsur pencemar yang ditenggang keberadaannya di dalam air.&lt;br /&gt;20.  Limbah Cair adalah limbah dalam wujud cair yang dihasilkan oleh usaha  dan atau kegiatan yang dibuang ke lingkungan dan diduga dapat menurunkan  kualitas lingkungan.&lt;br /&gt;21. Limbah Rumah Tangga adalah sisa suatu usaha  dan atau kegiatan dari rumah tangga.&lt;br /&gt;22. Instalasi Pengolah Air  Limbah yang selanjutnya disebut IPAL adalah instalasi pengolah air  limbah yang berfungsi untuk mengolah air limbah-limbah cair yang  diharapkan menghasilkan effluent sesuai dengan baku mutu air yang  diizinkan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #444444; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="color: #444444; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;BAB II&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;WEWENANG&lt;/b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="color: #444444; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Pasal 2&lt;/b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="color: #444444; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="color: #444444; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; margin-left: 21.3pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;(1)&lt;span style="font-size-adjust: none; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Pemerintah  Daerah berwenang melakukan pengelolaan kualitas air yang meliputi :&lt;br /&gt;a.  mengkoordinasikan pengelolaan kualitas air lintas Kabupaten / Kota;&lt;br /&gt;b.  menyusun rencana pendayagunaan air sesuai fungsi ekonomis, ekologis,  nilai-nilai agama dan adat istiadat yang hidup dalam masyarakat  setempat;&lt;br /&gt;c. merencanakan potensi pemanfaatan air, pencadangan air  berdasarkan ketersediaannya baik kualitas maupun kuantitas dan atau  fungsi ekologis;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="color: #444444; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; margin-left: 21.3pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;(2)&lt;span style="font-size-adjust: none; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Pemerintah  Daerah berwenang melakukan pengelolaan kualitas air yang meliputi :&lt;br /&gt;a.  sumber air lintas Kabupaten / Kota;&lt;br /&gt;b. menetapkan daya tampung beban  pencemaran;&lt;br /&gt;c. melakukan inventarisasi dan identifikasi sumber  pencemaran;&lt;br /&gt;d. menetapkan persyaratan pembuangan air limbah untuk  aplikasi pada tanah;&lt;br /&gt;e. menetapkan persyaratan pembuangan air limbah  ke air atau sumber air;&lt;br /&gt;f. memantau kualitas air pada sumber air;&lt;br /&gt;g.  memantau faktor lain yang menyebabkan perubahan mutu air.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpLast" style="color: #444444; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; margin-left: 21.3pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="color: #444444; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;BAB III&lt;br /&gt;HAK DAN  KEWAJIBAN&lt;/b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="color: #444444; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;Pasal 3&lt;/b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="color: #444444; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #444444; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Dalam  pengelolaan kualitas air dan pengendalian pencemaran air, setiap orang  berhak :&lt;br /&gt;a. mempunyai hak yang sama atas kualitas air yang baik;&lt;br /&gt;b.  mendapatkan informasi mengenai status mutu air dan pengelolaan kualitas  air serta pengendalian pencemaran air;&lt;br /&gt;c. berperan serta dalam  pengelolaan kualitas air dan pengendalian pencemaran air sesuai  Peraturan Perundang-undangan yang berlaku;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #444444; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="color: #444444; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;Pasal 4&lt;/b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="color: #444444; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #444444; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Dalam  pengelolaan kualitas air dan pengendalian pencemaran air, setiap orang  wajib :&lt;br /&gt;a. mencegah dan mengendalikan terjadinya pencemaran air;&lt;br /&gt;b.  memulihkan kualitas air akibat pencemaran;&lt;br /&gt;c. melakukan efisiensi  dan efektivitas pemanfaatan sumber daya air.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #444444; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="color: #444444; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;Pasal 5&lt;/b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="color: #444444; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #444444; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Setiap  orang yang melakukan usaha atau kegiatan wajib memberikan informasi yang  benar dan akurat mengenai pelaksanaan pengelolaan kualiatas air dan  pengendalian pencemaran air.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #444444; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="color: #444444; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;Pasal 6&lt;/b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="color: #444444; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #444444; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Pemerintah  Daerah wajib memberikan informasi kepada masyarakat mengenai  pengelolaan kualitas air dan pengendalian pencemaran air.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #444444; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="color: #444444; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;BAB IV&lt;br /&gt;INVENTARISASI DAN  IDENTIFIKASI&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="color: #444444; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;Pasal 7&lt;/b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="color: #444444; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #444444; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Dalam  upaya mewujudkan kelestarian fungsi sumber air, Gubernur melalui  instansi terkait menetapkan pelaksanaan kegiatan inventarisasi dan  identifikasi sumber pencemaran.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #444444; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="color: #444444; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;Pasal 8&lt;/b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="color: #444444; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #444444; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;(1)  Hasil inventarisasi dan identifikasi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 7  disampaikan kepada Gubernur paling sedikit 2 (dua) kali dalam setahun.&lt;br /&gt;(2)  Berdasarkan hasil inventarisasi dan identifikasi sebagaimana dimaksud  pada ayat (1), Gubernur menetapkan pedoman pengelolaan kualitas air dan  pengendalian pencemaran air&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #444444; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="color: #444444; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;BAB V&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;PENGELOLA&lt;/b&gt;&lt;b&gt;AN  KUALITAS AIR&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="color: #444444; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;Bagian Pertama&lt;br /&gt;Klasifikasi  Mutu Air&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="color: #444444; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;Pasal 9&lt;/b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="color: #444444; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #444444; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;(1)  Klasifikasi Mutu Air ditetapkan menjadi 4 (empat) kelas :&lt;br /&gt;a. Kelas  satu, air yang peruntukannya dapat digunakan untuk air baku air minum,  dan atau peruntukan lain yang mempersyaratkan mutu air yang sama dengan  kegunaan tersebut;&lt;br /&gt;b. Kelas dua, air yang peruntukannya dapat  digunakan untuk prasarana / sarana rekreasi air, pembudidayaan ikan air  tawar, peternakan, air untuk mengairi pertanaman, dan atau peruntukan  lain yang mempersyaratkan mutu air yang sama dengan dengan kegunaan  tersebut;&lt;br /&gt;c. Kelas tiga, air yang peruntukannya dapat digunakan untuk  pembudidayaan ikan air tawar, peternakan, air untuk mengairi  pertanaman, dan atau peruntukan lain yang mempersyaratkan mutu air yang  sama dengan kegunaan tersebut;&lt;br /&gt;d. Kelas empat, air yang peruntukannya  dapat digunakan untuk mengairi pertanaman dan atau peruntukan lain yang  mempersyaratkan mutu air yang sama dengan kegunaan tersebut;&lt;br /&gt;(2)  Kriteria mutu air dari tiap kelas peruntukan air sebagaimana dimaksud  pada ayat (1) ditetapkan berdasarkan pedoman yang ditetapkan sesuai  Peraturan Perundangundangan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #444444; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="color: #444444; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;Pasal 10&lt;/b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="color: #444444; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #444444; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;(1)  Peruntukan air dan kriteria mutu air sebagaimana dimaksud dalam Pasal 9,  digunakan sebagai dasar untuk penetapan baku mutu air dengan prioritas  pemanfaatan :&lt;br /&gt;a. air minum;&lt;br /&gt;b. air untuk kebutuhan rumah tangga;&lt;br /&gt;c.  air untuk peternakan, pertanian, dan perkebunan;&lt;br /&gt;d. air untuk  industri;&lt;br /&gt;e. air untuk irigasi;&lt;br /&gt;f. air untuk pertambangan;&lt;br /&gt;g.  air untuk usaha perkotaan;&lt;br /&gt;h. air untuk kepentingan lainnya.&lt;br /&gt;(2)  Urutan peruntukan pemanfaatan air sebagaimana dimaksud pada ayat (1)  dapat berubah dengan mempertimbangkan kepentingan umum dan kondisi  setempat.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #444444; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="color: #444444; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;Bagian Kedua&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Baku Mutu  Air&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="color: #444444; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;Pasal  11&lt;/b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="color: #444444; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #444444; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;(1) Air  pada semua mata air dan pada sumber air yang berada pada kawasan  lindung, harus dilindungi mutunya agar tidak menurun kualitasnya yang  disebabkan oleh kegiatan manusia.&lt;br /&gt;(2) Kriteria mutu air sesuai  rencana pendayagunaan air didasarkan pada hasil pengkajian peruntukan  air.&lt;br /&gt;(3) Pengkajian sebagaimana dimaksud pada ayat (2) berdasarkan  pada pedoman yang ditetapkan sesuai peraturan perundang-undangan.&lt;br /&gt;Bagian  Ketiga&lt;br /&gt;Pemantauna Kualitas Air&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #444444; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="color: #444444; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;Pasal 12&lt;/b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="color: #444444; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #444444; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Pemantauan  kualitas air pada sumber air yang berada dalam dua atau lebih daerah  Kabupaten / Kota dalam satu Provinsi dikoordinasikan oleh Pemerintah  Provinsi dan dilaksanakan oleh masing-masing Pemerintah Kabupaten /  Kota.&lt;br /&gt;Bagian Keempat&lt;br /&gt;Status Mutu Air&lt;b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #444444; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="color: #444444; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;Pasal 13&lt;/b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="color: #444444; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #444444; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; margin-bottom: 12pt;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;(1)  Status mutu air ditentukan dengan cara membandingkan mutu air dengan  baku mutu air.&lt;br /&gt;(2) Status mutu air dinyatakan :&lt;br /&gt;a.cemar, apabila  mutu air tidak memenuhi baku mutu air;&lt;br /&gt;b. baik, apabila mutu air  memenuhi baku mutu air.&lt;br /&gt;(3) Tingkat status mutu air dilakukan dengan  perhitungan tertentu yang ditetapkan sesuai Peraturan  Perundang-undangan.&lt;br /&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="color: #444444; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;Bagian Kelima&lt;br /&gt;Pengujian  Kualitas Air&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="color: #444444; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;Pasal 14&lt;/b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="color: #444444; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #444444; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;(1)  Gubernur menunjuk laboratorium lingkungan yang telah di akreditasi untuk  melakukan analisis mutu air dan mutu air limbah dalam rangka  pengendalian pencemaran air.&lt;br /&gt;(2) Pengujian kualitas air sebagaimana  dimaksud pada ayat (1), dilakukan secara periodik dan terus-menerus  serta pada kondisi tertentu.&lt;br /&gt;(3) Dalam hal Gubernur belum menunjuk  laboratorium sebagaimana dimaksud pada ayat (1), maka analisis mutu air  dan mutu air limbah dilakukan oleh laboratorium yang ditunjuk menteri.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #444444; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="color: #444444; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;Pasal 15&lt;/b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="color: #444444; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #444444; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Gubernur  menetapkan laboratoriumrujukan di tingkat Provinsi untuk melakukan  analisis mutu air dan mutu air limbah sesuai dengan persyaratan yang  ditentukan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #444444; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="color: #444444; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;BAB VI&lt;br /&gt;PENGENDALIAN  PENCEMARAN AIR&lt;/b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="color: #444444; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Bagian Pertama&lt;br /&gt;Perlindungan  Kualitas Air&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="color: #444444; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;Pasal 16&lt;/b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="color: #444444; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #444444; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;(1)  Perlindungan kualitas air dilakukan sebagai upaya menjaga kualitas air  dan sumber air terhadap kerusakan yang disebabkan oleh kegiatan manusia  dan alam.&lt;br /&gt;(2) Perlindungan kualitas air sebagaimana dimaksud pada  ayat (1) dilaksanakan oleh instansi yang berwenang.&lt;br /&gt;Bagian Kedua&lt;br /&gt;Pencegahan  Pencemaran Air&lt;b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #444444; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="color: #444444; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;Pasal 17&lt;/b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="color: #444444; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #444444; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Pencegahan  pencemaran air merupakan upaya untukmenjaga agar kualitas air pada  sumber air tetap dapat dipertahankansesuai baku mutu air yang ditetapkan  dan atau upaya peningkatan mutu air pada sumber air.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #444444; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="color: #444444; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;Bagian Ketiga&lt;br /&gt;Penanggulangan  Pencemaran Air&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="color: #444444; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;Pasal 18&lt;/b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="color: #444444; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #444444; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Penanggulangan  pencemaran air dilakukan dalam upaya mencegah meluasnya pencemaran pada  sumber air melalui pengendalian debit air pada sumber air dan  melokalisasi sumber pencemaran pada sumber air.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #444444; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="color: #444444; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;Bagian Keempat&lt;br /&gt;Pemulihan  Kualitas Air&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="color: #444444; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;Pasal 19&lt;/b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="color: #444444; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #444444; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;(1)  Pemulihan kualitas air merupakan upaya mengembalikan atau meningkatkan  mutu air sesuai mutu air sebelum terjadinya pencemaran pada sumber air.&lt;br /&gt;(2)  Kegiatan pemulihan kualitas air sebagaimana dimaksud pada ayat (1)  dilaksanakan melalui :&lt;br /&gt;a. pengendalian debit pada sumber air;&lt;br /&gt;b.  penggelontoran;&lt;br /&gt;c. pembersihan sumber air dan lingkungan sekitarnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #444444; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="color: #444444; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;Bagian Kelima&lt;br /&gt;Daya  Tampung Beban Pencemaran Air&lt;/b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="color: #444444; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;Pasal 20&lt;/b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="color: #444444; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #444444; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;(1)  Gubernur sesuai kewenangannya menetapkan daya tampung pencemaran pada  sumber air.&lt;br /&gt;(2) Penetapan daya tampung dilakukan secara bertahap  sesuai kemampuan dana, sumber daya manusia, ilmu pengetahuan serta  teknologi.&lt;br /&gt;(3) Daya tampung sebagaimana dimaksud pada ayat (1)  ditinjau secara berkala sekurang-kurangnya 5 (lima) tahun sekali.&lt;br /&gt;(4)  Dalam hal daya tampung sebagaimana dimaksud pada ayat (1) yang belum  ditetapkan sesuai ketentuan pada ayat (3), penentuan persyaratan  pembuangan air limbah ke sumber air ditetapkan berdasarkan baku mutu air  yang telah ditetapkan pada sumber air yang bersangkutan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #444444; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="color: #444444; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;Bagian Keenam&lt;br /&gt;Baku Mutu  Air Limbah&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="color: #444444; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;Pasal 21&lt;/b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="color: #444444; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #444444; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;(1)  Dalam rangka pengamanan pembuangan limbah cair ke sumber-sumber air agar  tidak menimbulkan pencemaran diadakan penetapan baku mutu air limbah.&lt;br /&gt;(2)  Baku mutu air limbah sebagaimana dimaksud pada ayat (1) ditetapkan oleh  Gubernur sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #444444; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="color: #444444; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;Pasal 22&lt;/b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="color: #444444; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #444444; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;(1)  Masuknya suatu unsur pencemaran ke dalam sumber-sumber air yang tidak  jelas tempat masuknya dan atau secara teknis tidak dapat ditetapkan baku  mutu air limbah, dikendalikan pada faktor penyebabnya.&lt;br /&gt;(2)  Perhitungan beban pencemaran masing-masing kegiatan ditentukan dengan  mengukur kadar parameter pencemar dan volume air limbah yang  bersangkutan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #444444; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="color: #444444; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;Bagian Ketujuh&lt;br /&gt;Baku Mutu  Air Sasaran&lt;/b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="color: #444444; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;Pasal 23&lt;/b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="color: #444444; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #444444; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;(1)  Dalam rangka peningkatan mutu air pada sumber air perlu ditetapkan baku  mutu air sasaran.&lt;br /&gt;(2) Baku mutu air sasaran sebagaimana dimaksud ayat  (1) bertujuan agar mutu air pada sumber air mencapai tingkat sesuai  dengan peruntukannya.&lt;br /&gt;(3) Peningkatan mutu air sasaran sebagaimana  dimaksud pada ayat (1) dapat terus ditingkatkan secara terhadap sampai  mencapai kualitas baku mutu yang baik.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #444444; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="color: #444444; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;BAB VII&lt;br /&gt;PERSYARATAN  PERIZINAN&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="color: #444444; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;Pasal 24&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="color: #444444; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #444444; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;(1)  Setiap kegiatan usaha yang melakukan pembuangan air limbah ke  sumber-sumber air yang melintasi Kabupaten / Kota dan berpotensi  menimbulkan dampak pada sumber air harus mendapat izin dari Bupati /  Walikota setelah berkoordinasi dengan Gubernur.&lt;br /&gt;(2) Syarat-syarat  perizinan sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) meliputi :&lt;br /&gt;a. peta  lokasi pembuangan air limbah skala 1 : 5.000;&lt;br /&gt;b. membuat bangunan  saluran pembuangan air limbah melalui IPAL, sarana bak kontrol untuk  memudahkan;&lt;br /&gt;c. konstruksi bangunan dan saluran pembuangan air limbah  wajib mengikuti petunjuk teknis yang diberikan oleh Instansi Teknis;&lt;br /&gt;d.  mengolah limbah cair sampai kepada batas syarat baku mutu yang telah  ditentukan, sebelum dibuang ke sumber-sumber air;&lt;br /&gt;e. memberikan izin  kepada pengawas untuk memasuki lingkungan usaha atau kegiatan dalam  melaksanakan tugasnya guna memeriksa peralatan pengolah limbah beserta  kelengkapannya;&lt;br /&gt;f. wajib menyampaikan laporan kepada Gubernur melalui  Kepala Bapedalda tentang mutu limbah cair setiap 1 (satu) bulan sekali  dari hasil laboratorium lingkungan yang ditunjuk;&lt;br /&gt;g. menanggung biaya  pengambilan contoh dan pemeriksaan kualitas mutu air limbah yang  dilakukan oleh pengawas secara berkala serta biaya penanggulangan dan  pemulihan yang disebabkan oleh pencemaran air akibat usaha /  kegiatannya;&lt;br /&gt;h. persyaratan khusus yang ditetapkan untuk  masing-masing usaha kegiatan yang membuang air limbah ke sumber-sumber  air atau media lingkungan lainnya.&lt;br /&gt;(3) Bupati / Walikota dapat  menetapkan persyaratan lain yang sesuai dengan kewenangannya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #444444; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="color: #444444; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;BAB VIII&lt;br /&gt;PEMBINAAN,  PENGAWASAN, DAN PEMANTAUAN&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="color: #444444; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;Bagian Pertama  Pembinaan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="color: #444444; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;Pasal 25&lt;/b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="color: #444444; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #444444; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;(1)  Pemerintah Provinsi melakukan pembinaan untuk meningkatkan ketaatan  kepada penanggungjawab usaha atau kegiatan dalam pengelolaan kualitas  air dan pengendalian pencemaran air.&lt;br /&gt;(2) Pemerintah Provinsi  melakukan upaya pengelolaan dan atau pembinaan pengelolaan air limbah  rumah tangga.&lt;br /&gt;(3) Upaya pengelolaan air limbah rumah tangga  sebagaimana dimaksud pada ayat (2) dapat dilakukan dengan membangun  sarana dan prasarana pengelolaan limbah rumah tangga terpadu.&lt;br /&gt;(4)  Pembangunan sarana dan prasarana sebagaimana dimaksud pada ayat (3)  dapat dilakukan melalui kerjasama dengan pihak ketiga sesuai peraturan  perundangundangan yang berlaku.&lt;br /&gt;Bagian Kedua&lt;br /&gt;Pengawasan dan  Pemantauan&lt;b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #444444; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="color: #444444; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;Pasal 26&lt;/b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="color: #444444; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #444444; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;(1)  Gubernur melakukan pengawasan dan pemantauan mutu air pada sumber air  dan sumber pencemaran.&lt;br /&gt;(2) Dalam melakukan pengawasan dan pemantauan  sebagaimana dimaksud pada ayat (1), Gubernur dapat menunjuk instansi  yang tugas dan fungsinya membidangi masalah lingkungan hidup atau  pengendalian dampak lingkungan.&lt;br /&gt;(3) Instansi sebagaimana dimaksud  pada ayat (2) dalam melaksanakan tugas pengawasan dan pemantauan  melibatkan Pemerintah Kabupaten / Kota, dan instansi terkait lainnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #444444; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="color: #444444; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;Pasal 27&lt;/b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="color: #444444; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #444444; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Pelaksanaan  tugas pengawasan dan pemantauan pada sumber air sebagaimana dimaksud  dalam Pasal 26 ayat (1), dilakukan oleh instansi terkait meliputi :&lt;br /&gt;a.  pemantauan dan evaluasi perubahan mutu air;&lt;br /&gt;b. pengumpulan dan  evaluasi data yang berhubungan dengan pencemaran air;&lt;br /&gt;c. evaluasi  laporan tentang pembuangan air limbah dan analisisnya yang dilakukan  oleh penanggungjawab kegiatan;&lt;br /&gt;d. melaporkan hasil pengawasan dan  pemantauan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #444444; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="color: #444444; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;Pasal 28&lt;/b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="color: #444444; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #444444; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Pelaksana  tugas pengawasan dan pemantauan kualitas air limbah pada sumber  pencemaran, dilakukan oleh instansi terkait sesuai kewenangannya  meliputi :&lt;br /&gt;a. memeriksa kondisi peralatan pengolahan dan atau  peralatan lain yang diperlukan untuk mencegah pencemaran lingkungan ;&lt;br /&gt;b.  mengambil contoh air limbah pada sumber pencemaran ;&lt;br /&gt;c. meminta  keterangan yang diperlukan untuk mengetahui kualitas dan kuantitas air  limbah yang dibuang termasuk proses pengolahannya ;&lt;br /&gt;d. melaporkan  hasil pengawasan dan pemantauan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #444444; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="color: #444444; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;BAB IX&lt;br /&gt;PERAN SERTA  MASYARAKAT&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="color: #444444; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;Pasal 29&lt;/b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="color: #444444; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #444444; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;(1)  Setiap orang mempunyai peran yang sama untuk mendapatkan air dengan  tetap memperhatikan asas-asas kemanfaatan umum, keseimbangan, dan  kelestarian.&lt;br /&gt;(2) Setiap orang berkewajiban memelihara kelestarian  fungsi air dan mencegah serta menanggulangi pencemaran air.&lt;br /&gt;(3)  Setiap orang mempunyai kesempatan yang sama untuk berperan serta dalam  upaya peningkatan mutu air pada sumber-sumber air dengan penyampaian  informasi dan memberikan saran dan atau pendapat.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #444444; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="color: #444444; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;BAB X&lt;br /&gt;SANKSI  ADMINISTRASI&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="color: #444444; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;Pasal 30&lt;/b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="color: #444444; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #444444; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Setiap  penanggung jawab usaha dan atau kegiatan yang melanggar ketentuan dalam  Pasal 20 dan Pasal 21, Gubernur berwenang menjatuhkan sanksi  administrasi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #444444; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="color: #444444; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;BAB XI&lt;br /&gt;PEMBIAYAAN&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="color: #444444; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;Pasal 31&lt;/b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="color: #444444; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #444444; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;(1)  Pembiayaan pengendalian pencemaran air dan sumber-sumber air akibat  usaha dan atau kegiatan dibebankan kepada penanggung jawab usaha dan  atau kegiatan.&lt;br /&gt;(2) Pelaksanaan lebih lanjut dari ketentuan-ketentuan  dimaksud pada ayat (1) diatur oleh Gubernur sesuai dengan kewenangannya  dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.&lt;br /&gt;(3) Dalam keadaan  force majeure, Pemerintah Daerah dapat menyediakan pembiayaan untuk  penanggulangannya sesuai dengan kemampuan Keuangan Daerah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #444444; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="color: #444444; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;BAB XII&lt;br /&gt;KETENTUAN PIDANA&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="color: #444444; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;Pasal 32&lt;/b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="color: #444444; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #444444; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Barangsiapa  melakukan kegiatan dan atau tindakan yang mengakibatkan pencemaran dan  atau kerusakan lingkungan hidup, dikenakan ketentuan pidana sesuai  dengan Peraturan Perundang-Undangan yang berlaku.&lt;b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #444444; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="color: #444444; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;BAB XIV&lt;br /&gt;KETENTUAN  LAIN-LAIN&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="color: #444444; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;Pasal 33&lt;/b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="color: #444444; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #444444; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Pemerintah  Provinsi dapat menetapkan Peraturan Daerah Provinsi untuk mengatur :&lt;br /&gt;a.  sumber air yang berada dalam dua atau lebih wilayah Kabupaten / Kota ;&lt;br /&gt;b.  baku mutu air yang lebih ketat dari kriteria mutu air untuk kelas yang  ditetapkan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 9 ayat (1);&lt;br /&gt;c. baku mutu  air limbah daerah, dengan ketentuan sama atau lebih ketat dari baku mutu  limbah nasional.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #444444; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="color: #444444; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;BAB XV&lt;br /&gt;KETENTUAN  PEMELIHARAAN&lt;/b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="color: #444444; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Pasal 34&lt;/b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="color: #444444; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #444444; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;(1)  Bagi usaha dan atau kegiatan yang menggunakan air limbah untuk aplikasi  pada tanah, maka dalam jangka waktu satu tahun setelah diundangkannya  Peraturan Daerah ini wajib memiliki izin pemanfaatan air limbah pada  tanah dari Bupati / Walikota.&lt;br /&gt;(2) Bagi usaha dan atau kegiatan yang  sudah beroperasi belum memiliki izin pembuangan air limbah ke air atau  sumber air, maka dalam waktu satu tahun sejak diundangkannya Peraturan  Daerah ini wajib memperoleh izin pembuangan air limbah ke air atau  sumber air dari Bupati / Walikota.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #444444; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="color: #444444; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;BAB XVI&lt;br /&gt;KETENTUAN  PENUTUP&lt;/b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="color: #444444; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Pasal 35&lt;/b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="color: #444444; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #444444; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Hal-hal  lain yang belum diatur dalam Peraturan Daerah ini sepanjang mengenai  pelaksanaannya, akan diatur lebih lanjut dengan Peraturan Gubernur.&lt;b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #444444; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="color: #444444; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;Pasal 36&lt;/b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="color: #444444; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Peraturan  Daerah ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan. Agar setiap orang  dapat mengetahuinya memerintahkan pengundangan Peraturan Daerah ini  dengan penempatannya dalam Lembaran Daerah Provinsi Kalimantan Selatan.  Ditetapkan di Banjarmasin Pada tanggal : 15 Maret 2006&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3801423102268021614-3108839614946453083?l=makhluknyata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://makhluknyata.blogspot.com/feeds/3108839614946453083/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://makhluknyata.blogspot.com/2010/03/peraturan-daerah-provinsi-kalimantan_12.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3801423102268021614/posts/default/3108839614946453083'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3801423102268021614/posts/default/3108839614946453083'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://makhluknyata.blogspot.com/2010/03/peraturan-daerah-provinsi-kalimantan_12.html' title='Peraturan Daerah Kalimantan Selatan Tentang Masalah Air'/><author><name>Ferry Irawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02131878852998066016</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_fOSXTd7BKrk/S4KDYJDhIlI/AAAAAAAAAIc/gKyk3r_XtNA/S220/Untitled-2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3801423102268021614.post-3140816980727865807</id><published>2010-03-13T19:32:00.002+07:00</published><updated>2010-04-25T11:50:27.270+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='lingkunganku'/><title type='text'>Program yang Dicanangkan MENLH</title><content type='html'>&lt;div style="color: #444444;"&gt;&lt;b&gt;Program Adiwiyata&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;Adiwiyata adalah tempat yang baik dan ideal dimana dapat diperoleh segala ilmu pengetahuan dan berbagai norma serta etika yang dapat menjadi dasar manusia menuju terciptanya kesejahteraan hidup kita dan menuju kepada cita-cita pembangunan berkelanjutan.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;Tujuan program Adiwiyata Menciptakan kondisi yang baik bagi sekolah untuk menjadi tempat pembelajaran dan penyadaran warga sekolah, sehingga dikemudian hari warga sekolah tersebut dapat turut bertanggung jawab dalam upaya-upaya penyelamatan lingkungan hidup dan pembangunan berkelanjutan.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;&lt;b&gt;Program Agro Industri&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;Berdasarkan Pasal 102 butir b Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup No. 01 Tahun 2005 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Negara Lingkungan Hidup Republik Indonesia, Deputi Bidang Pengendalian Pencemaran Lingkungan (Deputi II) mempunyai tugas pokok melaksanakan pengendalian, pemantauan, pengawasan penaatan, analisis dan evaluasi serta pelaporan di bidang pengendalian pencemaran lingkungan.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;Sesuai dengan tugas pokok tersebut, Asdep 3/II menjalankan fungsi :&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;1.Perumusan kebijakan di bidang pengendalian pencemaran sumber agro industri.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;2.Pelaksanaan pemantauan dan pengawasan penaatan, analisis dan evaluasi serta pelaporan.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;3.Pelaksanaan koordinasi pemantauan dan pengawasan penaatan oleh pemerintah daerah.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;Strategi Pelaksanaan&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;1.Menurunkan beban pencemaran dari sumber agro industri;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;2.Menyiapkan peraturan perundangan pengendalian pencemaran lingkungan;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;3.Meningkatkan peran aktif mitra strategis dalam pengendalian pencemaran lingkungan;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;4.Meningkatkan pemahaman dan aksesibilitas masyarakat terhadap informasi pengendalian pencemaran lingkungan;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;5.Meningkatkan kualitas SDM dalam pengendalian pencemaran.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;&lt;b&gt;Program Adipura&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;Adipura, merupakan salah satu upaya menangani limbah padat domestic di perkotaan. Dalam perkembangannya, lingkup kerja Program Adipura difokuskan pada upaya untuk mendorong kota-kota di Indonesia menjadi kota “ Bersih &amp;amp; Hijau “. Ada dua kegiatan pokok dalam penanganan limbah domestik dan ruang terbuka hijau di perkotaan, yaitu :&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;(1) Memantau dan mengevaluasi kinerja pengelolaan lingkungan perkotaan berdasarkan pedoman dan kriteria yang ditetapkan untuk menentukan peringkat kinerja kota;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;(2) Meningkatkan kapasitas pemerintah daerah dalam pengelolaan lingkungan perkotaan.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;Pemantauan dan evaluasi kinerja didasarkan pada kriteria Adipura yang meliputi aspek-aspek: &lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;(a) Pengelolaan sampah,&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;(b) Pengelolaan ruang terbuka hijau (RTH),&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;(c) Pengelolaan kebersihan perairan terbuka dari sampah.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;Diharapkan melalui Program ini setiap daerah dapat mendayagunakan seluruh kemampuannya melalui dukungan dari segenap segmen masyarakat untuk secara bersama-sama mengatasi permasalahan lingkungan hidup perkotaan. Hasil Pelaksanaan Program Adipura yang telah dicapai sejak dicanangkan hingga pada tahun ketujuh. Adipura 2008/2009, sedikit banyak telah memberikan motivasi dan dorongan kepada pemerintah daerah untuk menerapkan prinsip-prinsip good environmental governance .&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;Pada tahun ketujuh pelaksanaan Program Adipura di Regional Sumapapua, yakni tahun 2008-2009, jumlah kabupaten/kota yang mengikuti program ini mencapai 73 kota dari 125 Kabupaten/Kota terdiri dari 1 kota Metropolitan, kota sedang 13, kota kecil 58, sebagaimana data terlampir.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;&lt;b&gt;Program Amdal&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;AMDAL adalah kajian mengenai dampak besar dan penting untuk pengambilan keputusan suatu usaha dan/atau kegiatan yang direncanakan pada lingkungan hidup yang diperlukan bagi proses pengambilan keputusan tentang penyelenggaraan usaha dan/atau kegiatan (Peraturan Pemerintah No. 27 tahun 1999 tentang Analisis Mengenai Dampak Lingkungan).&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;Guna Amdal :&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;• Bahan bagi perencanaan pembangunan wilayah&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;• Membantu proses pengambilan keputusan tentang kelayakan lingkungan hidup dari rencana usaha dan/atau kegiatan&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;• Memberi masukan untuk penyusunan disain rinci teknis dari rencana usaha dan/atau kegiatan&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;• Memberi masukan untuk penyusunan rencana pengelolaan dan pemantauan lingkungan hidup&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;• Memberi informasi bagi masyarakat atas dampak yang ditimbulkan dari suatu rencana usaha dan atau kegiatan&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;• Prosedur Amdal&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;• Proses penapisan (screening) wajib AMDAL&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;• Proses pengumuman dan konsultasi masyarakat&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;• Penyusunan dan penilaian KA-ANDAL (scoping)&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;• Penyusunan dan penilaian ANDAL, RKL, dan RPL Proses penapisan atau kerap juga disebut proses seleksi kegiatan wajib AMDAL, yaitu menentukan apakah suatu rencana kegiatan wajib menyusun AMDAL atau tidak.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;&lt;b&gt;Program Bahan Berbahaya dan Beracun&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;&lt;b&gt;Program Balai Kliring Keanekaragaman Hayati Nasional&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;Indonesia telah meratifikasi Kovensi Keanekaragaman Hayati dalam bentuk Undang-Undang No. 5 Tahun 1994 tentang Pengesahan Konvensi Perserikatan Bangsa-Bangsa Mengenai Keanekaragaman Hayati. Sesuai dengan mandat yang tercantum dalam pasal 18 (3) dari Konvensi tersebut maka Kementerian Lingkungan Hidup sebagai National Focal Point dari Konvensi Keanekaragaman Hayati membangun Balai Kliring Keanekaragaman Hayati Indonesia berbasis internet.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;Balai Kliring Keanekaragaman Hayati mempunyai misi untuk :&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;• mempromosikan dan memfasilitasi kerjasama teknis dan ilmiah &lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;• mengembangkan mekanisme global untuk pertukaran dan integrasi informasi&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;• mengembangkan jejaring&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;&lt;b&gt;Program Diklat Lingkungan&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;Pendidikan dan pelatihan lingkungan hidup memiliki peranan yang sangat penting dan strategis dalam upaya meningkatkan sumber daya manusia (SDM) bidang lingkungan hidup. Melalui pendekatan metode Androgogi dan peninjauan lapangan yang dilaksanakan oleh Pusat pendidikan dan pelatihan (PUSDIKLAT) diharapkan memberikan perubahan perilaku serta sikap positif terwujudnya pelestarian lingkungan hidup yang melaksanakan prinsip pembangunan berkelanjutan. Pusdiklat Kementerian Negara Lingkungan Hidup melaksanakan beberapa kegiatan, antara lain : Penyelengaraan Pendidikan dan Pelatihan, Penyusunan Kurikulum dan materi ajar pelatihan, Pembuatan Visualisasi/film dokumenter yang dapat mendukung pemahaman materi pelatihan, pelaksanaan seminar, lokakarya dan sosialisasi tentang Jabatan Fungsional Pengendalian Dampak Lingkungan (JAFUNG PEDAL).&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;Tujuan Pendidikan dan Pelatihan :&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan kemampuan serta wawasan sumber daya manusia (SDM) dalam pengelolaan lingkungan hidup, baik teknis maupun manajemen.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;&lt;b&gt;Program Eco Pesantren&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;Eco-Pesantren adalah Suatu Institusi Pendidikan Islam yang mempunyai kepedulian pada aktivitas yang tanggap terhadap lingkungan hidup.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;Tujuan :&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;• Meningkatkan kesadaran bahwa ajaran Islam menjadi pedoman dalam berprilaku yang ramah lingkungan&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;• Penerapan ajaran Islam dalam kegiatan sehari-hari&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;• Memberdayakan Komunitas pesantren untuk meningkatkan kualitas lingkungan yang islami berdasarkan al-Qur'an dan al Sunnah&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;• Meningkatkan aktivitas yang mempunyai nilai tambah baik secara ekonomi, sosial dan ekologi&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;• Menjadikan pondok pesantren sebagai pusat pembelajaran yang berwawasan lingkungan bagi komunitas pesantren dan masyarakat sekitar&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;• Sosialisasi materi lingkungan dalam aktivitas pondok Pesantren&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;Mewujudkan kawasan pondok pesantren yang baik, bersih dan sehat.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;• Program Green Fins Indonesia&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;• Program Informasi Mengenai Sampah&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;&lt;b&gt;Program Kalpataru&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;Kosakata KALPATARU dalam bahasa Sanskerta berarti pohon kehidupan. Lambang ini diambil dari relief Candi Mendut, Jawa Tengah ini diangkat ke permukaan menjadi nama sebuah penghargaan di bidang lingkungan yang diberikan perorangan atau masyarakat yang telah menunjukkan kepeloporannya dalam melestarikan fungsi lingkungan hidup. Pendahulu Bangsa Indonesia menorehkan pahatan KALPATARU untuk menggambarkan suatu tatanan lingkungan yang serasi, selaras dan seimbang antara hutan, tanah, air, udara, dan makhluk hidup.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;Salah satu prinsip pembangunan adalah berkelanjutan dan berwawasan lingkungan. Sejalan dengan itu, Pasal 10 huruf (i) UU No. 23 Tahun 1997, menyebutkan bahwa "dalam rangka pengelolaan lingkungan hidup, pemerintah berkewajiban memberikan penghargaan kepada orang atau kelompok yang berjasa di bidang lingkungan hidup". Salah satu bentuk penghargaan tingkat nasional yang diberikan oleh Pemerintah adalah KALPATARU.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;Penghargaan KALPATARU diberikan pada seseorang atau kelompok masyarakat yang telah menunjukkan kepeloporan dan memberikan sumbangsihnya di dalam memelihara kelestarian fungsi lingkungan hidup. Sejak tahun 1980-2003, KALPATARU telah diberikan kepada 195 orang/kelompok yang terdiri dari 4 kategori, yaitu Perintis Lingkungan (57), Pengabdi Lingkungan (50), Penyelamat Lingkungan (64), dan Pembina Lingkungan (24).&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;&lt;b&gt;Program Langit Biru&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;Latar Belakang&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;Pencemaran udara menjadi masalah yang serius terlebih tahun-tahun terakhir ini terutama di kota-kota besar. Upaya pengendalian pencemaran termasuk pencemaran udara pada dasarnya adalah menjadi kewajiban bagi setiap orang. UU No. 23 Tahun 1997 tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup mengamanatkan bahwa setiap orang berkewajiban memelihara kelestarian fungsi lingkungan hidup serta mencegah dan menanggulangi pencemaran dan perusakan lingkungan hidup.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;Pemerintah dalam upaya meningkatkan kualitas udara sejak tahun 1992 telah melaksanakan Program Langit Biru sebagai upaya untuk mengendalikan pencemaran udara baik yang berasal dari sumber bergerak maupun tidak bergerak, yang selanjutnya dikukuhkan dengan Kepmen LH No. 15/1996 tentang Langit Biru. Berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia No. 2/2002 maka Program Langit Biru menjadi bagian kegiatan dari program Kementerian Lingkungan Hidup dalam mengembangkan sistem penaatan terhadap sumber pencemaran emisi sumber bergerak.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;logo Langit Biru dimaksudkan untuk mendekatkan Program Langit Biru, sehingga dengan melihat logo tersebut masyarakat sudah mengenal dan mengetahui arti Program Langit Biru. Logo Langit Biru akan digunakan dalam bahan-bahan publikasi, seperti buku-buku, brosur, pin, spanduk dan t-shirt.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;Misi Langit Biru&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;• Mengembangkan kebijakan nasional dalam pengendalian pencemaran udara&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;• Meningkatkan kapasitas daerah dalam pengendalian pencemaran udara melalui penguatan isntitusi di daerah dan pemanfaatan teknologi&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;• Meningkatkan mekanisme pengawasan dan pengendalian, pencegahan dan pemulihan kualitas udara&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;• Meningkatkan partisipasi peran masyarakat dalam mewujudkan udara bersih.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;&lt;b&gt;Program Layanan Informasi Standarisasi Kompetensi Bidang Lingkungan&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;&lt;b&gt;Program Manajemen Lingkungan&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;&lt;b&gt;Program Menuju Indonesia Hijau&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;&lt;b&gt;Program Piagam Bumi&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;Piagam Bumi adalah sebuah deklarasi prinsip-prinsip pokok untuk membangun masyarakat global yang berkeadilan, berkelanjutan dan damai di abad ke- 21. Piagam Bumi berupaya untuk mengilhami seluruh umat manusia akan pengertian baru tentang saling ketergantungan global dan tanggung jawab bersama untuk kesejahteraan keluarga umat manusia, yaitu kehidupan dunia yang lebih besar, dan generasi yang akan datang. Piagam Bumi merupakan cetusan harapan dan sebuah seruan untuk bertindak.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;Piagam Bumi sangat peduli terhadap masa transisi menuju cara hidup yang berkelanjutan dan pembangunan manusia yang berkelanjutan. Salah satu tema utama adalah integritas ekologis. Namun, Piagam Bumi menyadari bahwa tujuan-tujuan dari perlindungan ekologis, pengentasan kemiskinan, pembangunan ekonomi yang adil, penghargaan atas Hak Azazi Manusia, demokrasi dan perdamaian adalah saling bergantung dan tidak dapat dipisahkan. Karena itu Piagam ini memberikan kerangka etika baru yang terintegrasi dan inklusif sebagai panduan untuk masa transisi menuju masa depan yang berkelanjutan.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;Piagam Bumi adalah sebuah produk dialog yang mendunia serta lintas budaya yang berlangsung selama satu dekade, tentang tujuan-tujuan dan nilai-nilai bersama. Proyek Piagam Bumi dimulai sebagai Prakarsa PBB, namun diteruskan dan dilengkapi oleh prakarsa masyarakat madani global. Piagam Bumi diselesaikan dan kemudian dicanangkan sebagai piagam masyarakat pada tahun 2000 oleh Komisi Piagam Bumi, sebuah entitas internasional yang independen.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;Penulisan rancangan Piagam Bumi telah melibatkan proses konsultasi yang paling terbuka dan paling partisipatif yang pernah dilakukan dalam penulisan sebuah dokumen internasional. Proses tersebut adalah sumber primer dari legitimasinya sebagai pedoman kerangka etis. Legitimasi dokumen tersebut telah diperluas dengan dukungan dari lebih dari 4500 (empat ribu lima ratus) organisasi, termasuk pemerintah dan organisasi internasional.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;Khusus mengenai legitimasi, semakin banyak ahli-ahli hukum internasional yang mengakui status Piagam Bumi sebagai dokumen hukum lunak (soft law document). Dokumen hukum lunak seperti Universal Declaration on Human Rights (Deklarasi Universal Hak Azazi Manusia) dianggap sebagai aturan moral dan bukan aturan hukum bagi pemerintah yang setuju untuk mendukung dan mengadopsi aturan tersebut, dan seringkali aturan moral tersebut menjadi dasar dari aturan hukum tersebut.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;Pada saat ketika perubahan-perubahan besar dalam bagaimana kita berpikir dan hidup betul-betul diperlukan, Piagam Bumi menantang kita untuk mengevaluasi nilai-nilai yang kita anut dan memilih cara yang lebih baik. Pada saat ketika kemitraan internasional menjadi sangat penting, Piagam Bumi mendorong kita untuk mencari persamaan di antara perbedaan-perbedaan dan untuk merangkul etika global yang baru yang dianut oleh semakin banyak orang di seluruh dunia. Pada saat ketika pendidikan untuk pembangunan yang berkelanjutan menjadi sangat perlu, Piagam Bumi memberikan perangkat pendidikan yang sangat bernilai.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;&lt;b&gt;Pusat Virtual Informasi Lingkungan Indonesia&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;&lt;b&gt;Peraturan Perundang-undangan dan Perjanjian Internasional&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;&lt;b&gt;Program Pasar Berseri&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;Pasar adalah salah satu komponen utama pembentukan komunitas masyarakatbaik di desa maupun di kota sebagai lembaga distribusi berbagai macam kebutuhan manusia seperti bahan makanan, sumber energi, dan sumberdayalainnya. Pasar berperan pula sebagai penghubung antara desa dan kota.Perkembangan penduduk dan kebudayaan selalu diikuti oleh perkembanganpasar sebagai salah satu pendukung penting bagi kehidupan manusia seharihariterutama di kawasan perkotaan.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;Pengertian Pasar Berseri&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;Pasar Berseri ‘bersih, sehat, ramah lingkungan, dan indah’ merupakan konseppemikiran ulang menuju peningkatan performa pasar tradisional. Konsep inimengarah pada dua hal, yaitu: optimalisasi kinerja pasar tradisional dan peningkatan infrastruktur; dan pengembalian peran pasar tradisional sebagai distributor produk-produk lokal. Upaya tersebut diharapkan mampu menjadikan pasar tradisional memenuhi syarat minimal sebuah pasar, dimana terbangun regularity, adequacy, dan security, dengan terciptanya comfortability bagi pelakupasar dalam berniaga.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;Maksud dan Tujuan&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;• Mendorong terbinanya tata kehidupan pasar yang harmonis dan kondusif bagi seluruh pelaku pasar.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;• Mempertahankan dan mengembangkan warisan budaya berupa tradisi yang sudah ada di setiap pasar maupun kekhasan bangunan fisik pasar sebagai penciri lokal.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;• Menumbuhkan kepedulian dan meningkatkan pengetahuan para pelakupasar pada produk ramah lingkungan dan produk lokal, sertamenempatkan produk tersebut sebagai penciri pasar tradisional.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;• Menciptakan lingkungan pasar yang bersih, sehat, tertata, hijau, danramah lingkungan.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;Program Perencanaan Lingkungan&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;&lt;b&gt;Program Pusat Produksi Bersih Nasional&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;Tujuan pendirian PPBN adalah untuk memfasilitasi, mempromosikan dan mengkatalis pengembangan dan penerapan Produksi Bersih (PB) di Indonesia. PPBN akan menstimulasi dan mendorong kegiatan-kegiatan teknis, tukar informasi, memperluas jaringan, proyek-proyek percontohan dan pelatihan PB sehingga menumbuhkan pasar Produksi Bersih di Indonesia.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;Dalam menjalankan kegiatannya, PPBN mendapat pengarahan dari Komite Pengarah PPBN, yang keanggotaannya terdiri dari Institusi Pemerintah dan Non Pemerintah, yang ditetapkan dengan Surat Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup No 76 Tahun 2006 tentang Komite Pengarah PPBN yang telah direvisi dengan Surat Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup No 90 Tahun 2006.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;Untuk lebih mengoptimalkan kemandirian PPBN, maka Menteri Negara Lingkungan Hidup menerbitkan Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor 17 Tentang Perubahan Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor 75 Tahun 2004 Tentang Organisasi dan Tata Laksana PPBN menyatakan bahwa Jabatan Direktur PPBN ditetapkan oleh Menteri Negara Lingkungan Hidup. Dengan demikian jabatan Direktur Eksekutif PPBN dipisahkan dari jabatan Asisten Deputi Urusan Standarisasi dan Teknologi.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;Manfaat Program&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;Manfaat bagi Pembeli&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;• Kemudahan mendapatkan barang kebutuhan dan bahan mentah yangbersih dan sehat&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;• Memperoleh kenyamanan dan jaminan keamanan&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;• Mendapatkan perlindungan akan hak-haknya&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;• Manfaat bagi Pedagang&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;• Mendapatkan layanan fasilitas yang lebih baik&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;• Mendapatkan kenyamanan dan keamanan&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;• Mendapatkan perlindungan akan hak-haknya&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;• Peningkatan jumlah konsumen&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;• Peningkatan pendapatan&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;• Manfaat bagi Pengelola Pasar dan Pemerintah Daerah&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;• Pengembangan dan promosi produk-produk tradisional setempat&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;• Terkelolanya limbah pasar&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;• Optimalisasi dan efisiensi dalam pengelolaan pasar&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;• Peluang mendapatkan apresiasi dari individu, lembaga pemerintah, atau lembaga lain&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;• Peningkatan PAD&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;• Manfaat bagi Masyarakat Sekitar Pasar&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;• Tersalurkanya produk-produk local&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;• Penyerapan sumberdaya setempat&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;• Terkelolanya dampak cemaran kegiatan pasar&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;• Tertatanya akses transportasi&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;&lt;b&gt;Pengolahan Bahan Berbahaya dan Beracun&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;&lt;b&gt;Pengolahan Limbah Usaha Kecil&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;&lt;b&gt;Pengolahan Pinjaman Lunak Lingkungan&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;Berdasarkan Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2005 Tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia Bagian Ketujuh, Asisten Deputi Urusan Insentif dan Pendanaan Lingkungan (Asdep 3/VII) mempunyai tugas melaksanakan penyiapan bahan perumusan kebijakan, pemantauan, analisis, evaluasi dan pelaporan di bidang Pengembangan insentif dan pendanaan lingkungan. Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud, Asdep 3/VII KLH menyelenggarakan fungsi :&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;1.Penyiapan rumusan kebijakan dan strategi penerapan pengembangan insentif dan pendanaan lingkungan;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;2.Pemantauan, analisis dan evaluasi pelaksanaan kebijakan dan penerapan pengembangan insentif dan pendanaan lingkungan;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;3.Penyusunan laporan pelaksanaan kebijakaan dan penerapan pengembangan insentif dan pendanaan lingkungan.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;&lt;b&gt;Perlindungan Ozon&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;Ozon adalah gas yang secara alami terdapat di dalam atmosfir. Masing-masing molekul ozon terdiri dari tiga buah atom oksigen dan dinyatakan sebagai O3. Ozon bisa dijumpai di dua wilayah atmosfir. Sekitar 10% ozon berada di lapisan troposfir, yaitu wilayah atmosfir yang paling dekat dengan permukaan bumi dari permukaan bumi hingga ketinggian 10-16 kilometer. Sekitar 90% persen ozon berada di lapisan stratosfir, yaitu wilayah atmosfir yang terletak mulai dari puncak troposfir hingga ketinggian sekitar 50 kilometer. Ozon yang berada di stratosfir sering kali disebut lapisan ozon.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;Penipisan lapisan ozon dan pemasan global/perubahan iklim merupakan dua masalah yang saling terkait; baik secara saintifik, teknologi, maupun dampaknya. Peningkatan temperatur permukaan bumi menyebabkan turunnya temperatur lapisan stratosfer; hal ini memperlambat pemulihan lapisan ozon. Ilmuwan NASA memperkirakan bahwa akibat pemanasan global, pemulihan lapisan ozon akan terlambat 18 tahun dari perkiraan semula, yakni tahun 2068 (semula 2050). Di sisi lain, penggunaan sumber energi secara boros, disamping menyebabkan krisis energi, juga bertanggung jawab terhadap semakin tingginya pemanasan global. Dengan demikian ketiga masalah di atas, penipisan lapisan ozon, pemanasan global, dan penggunaan sumber energi memiliki keterkaitan antara satu dengan yang lain.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;&lt;b&gt;Bahaya Yang Bisa Timbul Akibat Kerusakan Lapisan Ozon&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;Berkurangnya konsentrasi ozon akan menyebabkan semakin tingginya tingkat radiasi UV-B yang dapat mencapai permukaan Bumi. Pancaran radiasi UV-B yang merupakan bagian dari sinar matahari sebenarnya tidak berubah, namun semakin berkurangnya ozon maka berkurang pula perlindungan sehingga lebih banyak lagi radiasi UV-B yang bisa mencapai permukaan Bumi. Hasil studi menunjukkan bahwa tingkat radiasi UV-B yang diukur di permukaan Bumi di daerah Antartika (Kutub Selatan) meningkat dua kali lipat bersamaan dengan kehadiran lubang ozon di atas Antartika. Studi lain mengkonfirmasikan terdapat hubungan yang nyata antara berkurangnya ozon dengan meningkatnya radiasi UV-B di Kanada selama beberapa tahun yang lalu.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;&lt;b&gt;Proper&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;Penilaian Peringkat Kinerja Penaatan dalam Pengelolaan Lingkungan mulai dikembangkan oleh Kementerian Negara Lingkungan Hidup, sebagai salah satu alternatif instrumen penaatan sejak tahun 1995. Program ini pada awalnya dikenal dengan nama PROPER PROKASIH. Alternatif instrumen penaatan ini dilakukan melalui penyebaran informasi tingkat kinerja penaatan masingmasing perusahaan kepada stakeholder pada skala nasional.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;Tujuan&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;Pelaksanaan PROPER bertujuan untuk:&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;• Meningkatkan penaatan perusahaan terhadap pengelolaan lingkungan.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;• Meningkatkan komitmen para stakeholder dalam upaya pelestarian lingkungan&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;• Meningkatkan kinerja pengelolaan lingkungan secara berkelanjutan&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;• Meningkatkan kesadaran para pelaku usaha untuk menaati peraturan perundang-undangan di bidang lingkungan hidup&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;• Mendorong penerapan prinsip Reduce, Reuse, Recycle, dan Recovery (4R) dalam pengelolaan limbah&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;&lt;b&gt;Perubahan Iklim&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;Isu utama yang harus ditangani dalam mengantisipasi perubahan iklim global adalah bagaimana agar sistem iklim bumi tidak terganggu dan terus memburuk. Para wakil pemerintah berbagai negara lalu membentuk sebuah panel untuk melakukan pembicaraan-pembicaraan awal tentang isu ini. Setelah melalui proses yang panjang, kerangka PBB tentang Konvensi Perubahan Iklim (UN Framework Convention on Climate Change, UNFCCC) akhirnya diterima secara universal sebagai komitmen politik internasional tentang perubahan iklim pada KTT Bumi tentang Lingkungan dan Pembangunan (UN Conference on Environment and Development, UNCED) di Rio de Janeiro, Brasil, 1992.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;Konvensi ini merupakan pilihan dan langkah yang tepat meskipun serba sulit. Oleh karena itu, di dalamnya banyak masalah berat dan serius, misalnya apakah suatu ketentuan harus mengikat secara hukum (legally binding) atau tidak, ditangani secara ringan dan kurang tegas. Inilah harga yang harus dibayar dalam suatu diplomasi dan negosiasi internasional, kompromi untuk menghindari konflik yang membubarkan tujuan besar secara keseluruhan.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;&lt;b&gt;Warga Madani&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;Ketetapan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (Tap. MPR RI) Nomor VI/MPR/2002, yang memberikan rekomendasi atas laporan pelaksanaan Putusan MPR RI antara lain oleh Presiden, menyebutkan bahwa eksploitasi sumber daya alam dan lingkungan hidup telah menyebabkan semakin buruknya kualitas lingkungan hidup. Hal ini disebabkan tidak konsistennya pelaksanaan manajemen lingkungan hidup dan sumber daya alam, khususnya dalam masalah pengawasan dan pengembangan mekanisme dan kelembagaannya.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;Dengan memperhatikan permasalahan sumber daya alam dan lingkungan hidup dewasa ini, pengelolaan di bidang pelestarian lingkungan hidup mempunyai beberapa ciri khas, yaitu tingginya potensi konflik, tingginya potensi ketidaktentuan (uncertainty), kurun waktu yang sering cukup panjang antara kegiatan dan dampak lingkungan yang ditimbulkan, serta pemahaman masalah yang tidak mudah bagi masyarakat luas. Karena ciri-ciri ini, usaha pelestarian akan selalu merupakan suatu usaha yang dinamis, baik dari segi tantangannya yang dihadapi maupun jalan keluarnya.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;Sehubungan dengan permasalahan tersebut Tap. MPR RI Nomor VI/MPR/2002 antara lain merekomendasikan untuk menerapkan prinsip-prinsip good environmental governance secara konsisten dengan menegakkan prinsip-prinsip rule of law, tranparansi, akuntabilitas, dan partisipasi masyarakat. Dalam hubungan ini, perlu diusahakan agar masyarakat umum sadar dan mempunyai kesadaran pada kelestarian lingkungan hidup, mempunyai informasi yang cukup tentang masalah-masalah yang dihadapi, dan mempunyai keberdayaan dalam berperan serta pada proses pengambilan keputusan demi kepentingan orang banyak. Sejalan dengan otonomi daerah, pelimpahan wewenang kepada pemerintah daerah di bidang pengelolaan sumber daya alam dan pelestarian lingkungan mengandung maksud untuk meningkatkan peran masyarakat lokal dalam pengelolaan lingkungan hidup. Peran serta dalam intensitas tinggi oleh masyarakat umum inilah yang dapat menjamin dinamisme dalam pengelolaan lingkungan, sehingga pengelolaan ini mampu menjawab tantangan tersebut di atas. Mekanisme peran serta masyarakat ini perlu termanifestasikan dalam kehidupan sehari-hari melalui mekanisme demokrasi.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;Masalah&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;Pengelolaan lingkungan hidup di Indonesia pada masa depan akan dihadapkan pada berbagai kompleksitas, dinamika dan keragaman persoalan social ekonomi, dan politik yang bersifat kontradiktif yang memerlukan perhatian dan penanganan dari pemerintah dan pemerintah daerah, serta seluruh potensi masyarakat di berbagai daerah.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;Pola pikir yang terbentuk sebagai akibat pengalaman selama ini dengan sistem pemerintahan dan pembangunan yang sentralistik, lemahnya pengawasan, ketidaktanggapan dalam mengubah pendekatan dan strategi pembangunan, serta ketidak selarasan antara kebijakan dan pelaksanaan pada berbagai bidang pembangunan dan terjadinya krisis ekonomi telah menyebabkan melemahnya kemampuan pemerintah daerah dalam melaksanakan tugas secara otonom, tidak terdesentralisasinya kegiatan pelayanan masyarakat, ketidakmerataan pertumbuhan ekonomi antar daerah, dan ketidakberdayaan masyarakat dalam proses perubahan sosial bagi peningkatan kesejahteraan di berbagai daerah.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;Di samping itu, pembangunan sektoral yang terpusat cenderung kurang memperhatikan keragaman kondisi sosial ekonomi daerah menyebabkan ketergantungan pemerintah daerah kepada pemerintah pusat, lemahnya pertanggungjawaban kinerja pemerintah daerah kepada masyarakat, dan kurang efektifnya pelayanan pemerintah daerah kepada masyarakat dalam meningkatkan kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;Di pihak lain, kondisi lingkungan hidup sudah mencapai tingkat yang memprihatinkan dengan kecenderungan yang terus menurun. Penyebab utamanya adalah, karena pada tingkat pengambilan keputusan, kepentingan pelestarian sering diabaikan. Hal ini terjadi mengingat kelemahan kekuatan politik dari pihak-pihak yang menyadari pentingnya pengelolaan lingkungan hidup. Seperti diketahui, pada saat ini perjuangan untuk melestarikan lingkungan hanya didukung sekelompok kecil kelas menengah yang kurang mempunyai kekuatan politik dalam pengambilan keputusan. Pengambilan keputusan dalam perencanaan, pelaksanaan, pengendalian dan pengawasan pembangunan selama ini yang lebih menekankan pada pendekatan sektor dan cenderung terpusat, menyebabkan pemerintah daerah kurang mendapat kesempatan untuk mengembangkan kapasitas dalam penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan masyarakat secara optimal. Oleh karena itu,&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;(1) kekuatan pelestarian lingkungan perlu mendapat dukungan dari kekuatan-kekuatan politik primer;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;(2) demi keberhasilan usaha pelestarian lingkungan, masyarakat luas perlu mempunyai keberdayaan, mampu dan aktif berperan serta secara efektif melalui mekanisme demokrasi;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;(3) pemerintah, khususnya Pemerintah Daerah, perlu memiliki kemampuan ketataprajaan di bidang lingkungan hidup (good environmental governance), agar mampu menjawab tantangan dari masyarakat yang sudah diberdayakan.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;(4) usaha peningkatan penaatan dalam pengelolaan lingkunan hidup adalah penting. Penegakan hukum merupakan salah satu aspek utama dalam peningkatan penaatan di samping pemanfaatan instrumen-instrumen pengelolaan lainnya.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;Sumber : &lt;/div&gt;&lt;div style="color: #444444;"&gt;http://www.menlh.go.id diakses pada tanggal 13 Maret 2010&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3801423102268021614-3140816980727865807?l=makhluknyata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://makhluknyata.blogspot.com/feeds/3140816980727865807/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://makhluknyata.blogspot.com/2010/03/program-yang-dicanangkan-menlh.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3801423102268021614/posts/default/3140816980727865807'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3801423102268021614/posts/default/3140816980727865807'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://makhluknyata.blogspot.com/2010/03/program-yang-dicanangkan-menlh.html' title='Program yang Dicanangkan MENLH'/><author><name>Ferry Irawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02131878852998066016</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_fOSXTd7BKrk/S4KDYJDhIlI/AAAAAAAAAIc/gKyk3r_XtNA/S220/Untitled-2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3801423102268021614.post-8484187831047571848</id><published>2010-03-13T19:26:00.007+07:00</published><updated>2010-04-25T11:52:28.520+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='lingkunganku'/><title type='text'>Ciri-Ciri Air yang Tercemar</title><content type='html'>&lt;div style="color: #444444; text-align: justify;"&gt;&lt;meta content="text/html; charset=utf-8" http-equiv="Content-Type"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Word.Document" name="ProgId"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Microsoft Word 12" name="Generator"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Microsoft Word 12" name="Originator"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;link href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CLATIFA%7E1%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_filelist.xml" rel="File-List"&gt;&lt;/link&gt;&lt;link href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CLATIFA%7E1%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_themedata.thmx" rel="themeData"&gt;&lt;/link&gt;&lt;link href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CLATIFA%7E1%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_colorschememapping.xml" rel="colorSchemeMapping"&gt;&lt;/link&gt;    &lt;m:smallfrac m:val="off"&gt;    &lt;m:dispdef&gt;    &lt;m:lmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:rmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:defjc m:val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent m:val="1440"&gt;    &lt;m:intlim m:val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim m:val="undOvr"&gt;   &lt;/m:narylim&gt;&lt;/m:intlim&gt; &lt;/m:wrapindent&gt;&lt;style&gt;&lt;!-- /* Font Definitions */ @font-face	{font-family:"Cambria Math";	panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4;	mso-font-charset:0;	mso-generic-font-family:roman;	mso-font-pitch:variable;	mso-font-signature:-1610611985 1107304683 0 0 159 0;}@font-face	{font-family:Calibri;	panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4;	mso-font-charset:0;	mso-generic-font-family:swiss;	mso-font-pitch:variable;	mso-font-signature:-1610611985 1073750139 0 0 159 0;} /* Style Definitions */ p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal	{mso-style-unhide:no;	mso-style-qformat:yes;	mso-style-parent:"";	margin:0cm;	margin-bottom:.0001pt;	mso-pagination:widow-orphan;	font-size:12.0pt;	mso-bidi-font-size:11.0pt;	font-family:"Times New Roman","serif";	mso-fareast-font-family:Calibri;	mso-fareast-theme-font:minor-latin;	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}a:link, span.MsoHyperlink	{mso-style-priority:99;	color:blue;	mso-themecolor:hyperlink;	text-decoration:underline;	text-underline:single;}a:visited, span.MsoHyperlinkFollowed	{mso-style-noshow:yes;	mso-style-priority:99;	color:purple;	mso-themecolor:followedhyperlink;	text-decoration:underline;	text-underline:single;}p.MsoListParagraph, li.MsoListParagraph, div.MsoListParagraph	{mso-style-priority:34;	mso-style-unhide:no;	mso-style-qformat:yes;	margin-top:0cm;	margin-right:0cm;	margin-bottom:0cm;	margin-left:36.0pt;	margin-bottom:.0001pt;	mso-add-space:auto;	mso-pagination:widow-orphan;	font-size:12.0pt;	mso-bidi-font-size:11.0pt;	font-family:"Times New Roman","serif";	mso-fareast-font-family:Calibri;	mso-fareast-theme-font:minor-latin;	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}p.MsoListParagraphCxSpFirst, li.MsoListParagraphCxSpFirst, div.MsoListParagraphCxSpFirst	{mso-style-priority:34;	mso-style-unhide:no;	mso-style-qformat:yes;	mso-style-type:export-only;	margin-top:0cm;	margin-right:0cm;	margin-bottom:0cm;	margin-left:36.0pt;	margin-bottom:.0001pt;	mso-add-space:auto;	mso-pagination:widow-orphan;	font-size:12.0pt;	mso-bidi-font-size:11.0pt;	font-family:"Times New Roman","serif";	mso-fareast-font-family:Calibri;	mso-fareast-theme-font:minor-latin;	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}p.MsoListParagraphCxSpMiddle, li.MsoListParagraphCxSpMiddle, div.MsoListParagraphCxSpMiddle	{mso-style-priority:34;	mso-style-unhide:no;	mso-style-qformat:yes;	mso-style-type:export-only;	margin-top:0cm;	margin-right:0cm;	margin-bottom:0cm;	margin-left:36.0pt;	margin-bottom:.0001pt;	mso-add-space:auto;	mso-pagination:widow-orphan;	font-size:12.0pt;	mso-bidi-font-size:11.0pt;	font-family:"Times New Roman","serif";	mso-fareast-font-family:Calibri;	mso-fareast-theme-font:minor-latin;	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}p.MsoListParagraphCxSpLast, li.MsoListParagraphCxSpLast, div.MsoListParagraphCxSpLast	{mso-style-priority:34;	mso-style-unhide:no;	mso-style-qformat:yes;	mso-style-type:export-only;	margin-top:0cm;	margin-right:0cm;	margin-bottom:0cm;	margin-left:36.0pt;	margin-bottom:.0001pt;	mso-add-space:auto;	mso-pagination:widow-orphan;	font-size:12.0pt;	mso-bidi-font-size:11.0pt;	font-family:"Times New Roman","serif";	mso-fareast-font-family:Calibri;	mso-fareast-theme-font:minor-latin;	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}.MsoChpDefault	{mso-style-type:export-only;	mso-default-props:yes;	font-size:12.0pt;	mso-ansi-font-size:12.0pt;	mso-fareast-font-family:Calibri;	mso-fareast-theme-font:minor-latin;	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}@page Section1	{size:612.0pt 792.0pt;	margin:72.0pt 72.0pt 72.0pt 72.0pt;	mso-header-margin:36.0pt;	mso-footer-margin:36.0pt;	mso-paper-source:0;}div.Section1	{page:Section1;} /* List Definitions */ @list l0	{mso-list-id:1555576660;	mso-list-type:hybrid;	mso-list-template-ids:-365280806 67698713 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715;}@list l0:level1	{mso-level-number-format:alpha-lower;	mso-level-tab-stop:none;	mso-level-number-position:left;	text-indent:-18.0pt;	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";}ol	{margin-bottom:0cm;}ul	{margin-bottom:0cm;}--&gt;&lt;/style&gt;  &lt;/m:defjc&gt;&lt;/m:rmargin&gt;&lt;/m:lmargin&gt;&lt;/m:dispdef&gt;&lt;/m:smallfrac&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #444444; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;Air adalah sebuah benda cair yang harus dilestarikan. Kehidupan manusia tidak lepas dari kata air. Air adalah kebutuhan pokok manusia yang datangnya dari alam, yang tidak terbatas. Oleh karena itu jangan sampai di dunia kekurangan air atau kelebihan air. Kelebihan air disini adalah kala terjadi banyak hujan sehingga air sangat banyak dan meluap ke daratan, inilah sering kita sebut dengan banjir. Air merupakan bahan kebutuhan primer dalam kehidupan, hewan, maupun tumbuhan. Seluruh proses metabolisme dalam tubuh makhluk hidup berlangsung dalam media (pelarut air). &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #444444; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #444444; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;Dalam kehidupan sehari-hari air banyak digunakan untuk berbagai keperluan. Air yang terdapat di alam tidak ada yang betul-betul murni selalu ada zat-zat yang terlarut maupun tidak terlarut di dalamnya. Selain mengandung zat-zat tertentu, di dalam air pun sering terlarut gas-gas yang ada di udara (seperti ogsigen, karbon dioksida, dan lain-lain). Air juga mampu melarutkan garam-garam alkali, garam transisi, dan beberapa senyawa karbon yang ada di tanah sehingga air merupakan pelarut yang baik (pelarut universal). (arianto, 2008)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #444444; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #444444; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;Pengertian Pencemaran&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #444444; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;Pencemaran, menurut SK Menteri Kependudukan Lingkungan Hidup No 02/MENKLH/1988 “Pencemaran adalah masuk atau dimasukkannya mahluk hidup, zat, energi, dan/atau komponen lain ke dalam air/udara, dan/atau berubahnya tatanan (komposisi) air/udara oleh kegiatan manusia dan proses alam, sehingga kualitas air/udara menjadi kurang atau tidak dapat berfungsi lagi sesuai dengan peruntukkannya”.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #444444; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;Air dinyatakan tercemar apabila terdapat ganguan terhadap kualitas air sehingga air tersebut tidak dapat di gunakan untuk tujuan penggunaannya.Yang dimaksud dengan air tercemar air adalah air yang telah di masuki makhluk hidup (mikro organisme), zat atau energi akibat kegiatan manusia sehingga kualitas air turun sampai ke tingkat tertentu yang menyebababkan air tidak berfungsi sesuai dengan peruntukannya. Berdasarkan peruntukannya, air (tidak termasuk air laut) di bagi empat golongan, yaitu:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #444444; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #444444; line-height: 150%; margin-left: 14.2pt; text-align: justify; text-indent: -14.2pt;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;1. Golongan A, yaitu air yang dapat digunakan sebagai air minum secara langsung tanpa ada pengolahan terlebih dahulu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #444444; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;2. Golongan B, yaitu air yang dapat digunakan sebagai air baku untuk air minum.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #444444; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;3. Golongan C, yaitu air yang dapat digunakan untuk keperluan perikanan dan pertenakan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #444444; line-height: 150%; margin-left: 14.2pt; text-align: justify; text-indent: -14.2pt;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;4. Golongan D, yaitu air yang dapat digunakan untuk keperluan pertanian, usaha perkotaan, &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #444444; line-height: 150%; margin-left: 14.2pt; text-align: justify; text-indent: -14.2pt;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; industri, dan pembangkit tenaga listrik.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #444444; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;Pencemaran terjadi bila dalam lingkungan terdapat bahan yang menyebabkan timbulnya perubahan yang tidak diharapkan, baik yang bersifat fisik, kimiawi maupun biologis sehingga mengganggu kesehatan eksistensi manusia, dan aktivitas manusia serta organisme lainnya. Bahan penyebab pencemaran disebut bahan pencemar atau polutan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #444444; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;Faktor-faktor yang menentukan pencemaran :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #444444; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;1. Jumlah penduduk;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #444444; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;2. Jumlah sumberdaya alam yang digunakan oleh setiap individu;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #444444; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;3. Jumlah polutan yang dikeluarkan oleh setiap jenis sumberdaya alam;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #444444; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;4. Teknologi yang digunakan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #444444; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #444444; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;Menurut Daryanto (2004) Pencemaran merupakan sebuah siklus yang selalu berputar dan saling mempengaruhi satu dengan lainnya. Pada hakikatnya antara aktivitas manusia dan timbulnya pencemaran terdapat hubungan melingkar berbentuk siklus. Agar dapat hidup dengan baik manusia beradaptasi dengan lingkungannya dan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya manusia mengembangkan teknologi. Akibat sampingan dari pengembangan teknologi adalah bahan pencemar yang menyebabkan terjadinya pencemaran lingkungan. Pencemaran lingkungan ini merupakan stimulus agar manusia menyesuaikan diri terhadap lingkungan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #444444; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;Tiap pencemaran mempunyai derajat pencemaran atau tahap pencemaran yang berbeda didasarkan pada :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #444444; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;1. Konsentrasi zat pencemar&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #444444; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;2. Waktu tercemarnya&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #444444; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;3. Lamanya kontak antara bahan pencemar dengan lingkungan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #444444; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #444444; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;Menurut WHO, ditetapkan empat tahapan pencemaran :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #444444; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #444444; line-height: 150%; margin-left: 14.2pt; text-align: justify; text-indent: -14.2pt;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;1.&amp;nbsp; Pencemaran tingkat pertama&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #444444; line-height: 150%; margin-left: 14.2pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;Pencemaran yang tidak menimbulkan kerugian pada manusia, baik dilihat dari kadar zat pencemarannya maupun waktu kontaknya dengan lingkungan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #444444; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;2.&amp;nbsp; Pencemaran tingkat kedua&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #444444; line-height: 150%; margin-left: 14.2pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;Pencemaran yang mulai menimbulkan iritasi ringan pada pancaindera dan alat vegetatif lainnya serta menimbulkan gangguan pada komponen ekosistem lainnya&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #444444; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;3.&amp;nbsp; Pencemaran tingkat ketiga&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #444444; line-height: 150%; margin-left: 14.2pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;Pencemaran yang sudah mengakibatkan reaksi pada faal tubuh dan menyebabkan sakit yang kronis&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #444444; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;4.&amp;nbsp; Pencemaran tingkat keempat&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #444444; line-height: 150%; margin-left: 14.2pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;Pencemaran yang telah menimbulkan dan mengakibatkan kematian dalam lingkungan karena kadar zat pencemar terlalu tinggi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #444444; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;Untuk mencegah terjadinya pencemaran terhadap lingkungan oleh berbagai aktivitas industri dan aktivitas manusia, maka diperlukan pengendalian terhadap pencemaran lingkungan dengan menetapkan baku mutu lingkungan. Baku mutu lingkungan adalah batas kadar yang diperkenankan bagi zat atau bahan pencemar terdapat di lingkungan dengan tidak menimbulkan gangguan terhadap makhluk hidup, tumbuhan atau benda lainnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #444444; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #444444; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;Indikator Pencemaran&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #444444; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #444444; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;Untuk memantau pencemaran air sungai digunakan kombinasi parameter fisika, kimia dan biologi. Tapi yang sering digunakan hanya parameter fisika seperti temperatur, warna, bau, rasa dan kekeruhan air, ataupun parameter kimia seperti : partikel terlarut, kebutuhan oksigen biokimia ( BOD ), partikel tersuspensi ( SS ), amonia ( NH3 ).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #444444; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;Bahan-bahan polutan bagi pencemaran air dalam bentuk pencemar fisika, kimiawi dan biologis dibagi menjadi 8 kelompok yaitu :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #444444; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #444444; line-height: 150%; margin-left: 14.2pt; text-align: justify; text-indent: -14.2pt;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;a. Agen penyebab penyakit (bakteri, virus, protozoa, parasit).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #444444; line-height: 150%; margin-left: 14.2pt; text-align: justify; text-indent: -14.2pt;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;b. Limbah penghabis oksida (limbah rumah tangga, kotoran hewan dan manusia, bahan organik dan sebagainya).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #444444; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;c. Bahan kimia yang larut dalam air (asam, garam, logam beracun dan senyawa lain).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #444444; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;d. Pupuk anorganik (garam nitrat dan fosfat yang terlarut).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #444444; line-height: 150%; margin-left: 14.2pt; text-align: justify; text-indent: -14.2pt;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;e. Bahan kimia organik (minyak, bensin, plastik, pestisida). Bahan sedimen atau suspensi (partikel tanah, pasir dan bahan anorganik lain yang melayang dalam air).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #444444; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;g. Bahan-bahan radioaktif&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #444444; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;h. Panas&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #444444; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;Zat-zat organik akan mengalami pembusukan menghasilkan senyawa-senyawa lain yang beracun, menurunkan kadar oksigen terlarut, meningkatkan suhu dan menurunkan keasaman (PH), warna air akan berubah menjadi coklat kehitaman dan apabila oksigen benar-benar habis akan mengeluarkan bau busuk yang menyengat.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #444444; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;Benda-benda yang dapat menyebabkan turun atau rusaknya kualitas air berasal dari benda-benda yang berbentuk gas adalah sebagai berikut :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #444444; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #444444; line-height: 150%; margin-left: 14.2pt; text-align: justify; text-indent: -14.2pt;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;a). Gas Oksigen (O ) atau zat asam; diperlukan untk makhluk hidup yang berada di udara, daratan maupun di dalam air.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #444444; line-height: 150%; margin-left: 14.2pt; text-align: justify; text-indent: -14.2pt;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;b). Gas lain dalam air (CO , CO, H S): Gas CO terbentuk karena proses pembakaran bahan-bahan minyak, batu bara dan lain-lain kurang sempurna, gas CO yang berada di udara dalam jumlah besar dapat menyebabkan kematian, air tidak terdapat CO, H S terjadi pada proses pembusukan zat-zat organik, penyebab bau busuk.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #444444; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #444444; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;Ciri-ciri Pencemaran&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #444444; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #444444; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;Air yang baik adalah air yang tidak tercemar secara berlebihan oleh zat-zat kimia atau mineral terutama oleh zat-zat atau mineral yang berbahaya bagi kesehatan. Adapun beberapa indikator bahwa air sungai telah tercemar adalah sebagai berikut:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #444444; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #444444; line-height: 150%; margin-left: 14.2pt; text-align: justify; text-indent: -14.2pt;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;a. Adanya perubahan suhu air. Air yang panas apabila langsung dibuang ke lingkungan akan mengganggu kehidupan hewan air dan mikroorganisme lainnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #444444; line-height: 150%; margin-left: 14.2pt; text-align: justify; text-indent: -14.2pt;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;b. Adanya perubahan pH atau konsentrasi ion Hidrogen. Air normal yang memenuhi syarat untuk suatu kehidupan mempunyai berkisar pH berkisar antara 6,5 – 7,5.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #444444; line-height: 150%; margin-left: 14.2pt; text-align: justify; text-indent: -14.2pt;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;c. Adanya perubahan warna, bau dan rasa air. Air dalam keadaan normal dan bersih pada umumnya tidak akan berwarna, sehingga tampak bening dan jernih, tetapi hal itu tidak berlaku mutlak, seringkali zat-zat beracun justru terdapat pada bahan buangan industri yang tidak mengakibatkan perubahan warna pada air. Timbulnya bau pada air lingkungan secara mutlak dapat dipakai sebagai salah satu tanda terjadinya pencemaran. Apabila air memiliki rasa berarti telah terjadi penambahan material pada air dan mengubah konsentrasi ion Hidrogen dan pH air.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #444444; line-height: 150%; margin-left: 14.2pt; text-align: justify; text-indent: -14.2pt;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;d. Timbulnya endapan, koloidal, bahan terlarut. Bahan buangan yang berbentuk padat, sebelum sampai ke dasar sungai akan melayang di dalam air besama koloidal, sehingga menghalangi masuknya sinar matahari ke dalam lapisan air. Padahal sinar matahari sangat diperlukan oleh mikroorganisme untuk melakukan fotosintesis.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #444444; line-height: 150%; margin-left: 14.2pt; text-align: justify; text-indent: -14.2pt;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;e. Adanya mikroorganisme. Mikroorganisme sangat berperan dalam proses degradasi bahan buangan dari limbah industri ataupun domestik. Bila bahan buangan yang harus didegradasi cukup banyak, maka mikroorganisme akan ikut berkembangbiak. Pada perkembangbiakan mikroorganisme ini tidak tertutup kemungkinan bahwa mikroba patogen ikut berkembangbiak pula.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #444444; line-height: 150%; margin-left: 14.2pt; text-align: justify; text-indent: -14.2pt;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;f. Meningkatnya radioaktivitas air lingkungan. Zat radioaktif dari berbagai kegiatan dapat menyebabkan berbagai macam kerusakan biologis apabila tidak ditangani dengan benar, baik efek langsung maupun efek tertunda.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #444444; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #444444; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;Dampak Pencemaran&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #444444; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #444444; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;kenaikan suhu air akan menimbulkan beberapa akibat sebagai berikut :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #444444; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #444444; line-height: 150%; margin-left: 14.2pt; text-align: justify; text-indent: -14.2pt;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;a. Jumlah oksigen terlarut di dalam air menurun&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #444444; line-height: 150%; margin-left: 14.2pt; text-align: justify; text-indent: -14.2pt;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;b. Kecepatan reaksi kimia meningkat&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #444444; line-height: 150%; margin-left: 14.2pt; text-align: justify; text-indent: -14.2pt;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;c. Kehidupan ikan dan hewan air lainnya terganggu&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #444444; line-height: 150%; margin-left: 14.2pt; text-align: justify; text-indent: -14.2pt;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;d. Jika batas suhu yang mematikan terlampaui, ikan dan hewan air lainnya mungkin akan mati&lt;br /&gt;Kandungan bahan kimia yang terdapat di dalam air limbah dapat merugikan lingkungan melalui berbagai cara. Bahan organik terlarut dapat menghasilkan oksigen dalam limbah serta akan menimbulkan rasa dan bau yang tidak sedap pada penyediaan air bersih, selain itu akan lebih berbahaya apabila bahan tersebut merupakan bahan beracun.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: #444444; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;Adapun pencemaran air oleh minyak sangat merugikan karena dapat menimbulkan hal-hal sebagai berikut :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="color: #444444; line-height: 150%; margin-left: 21.3pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;a.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;Adanya minyak menyebabkan penetrasi sinar ke dalam air berkurang&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="color: #444444; line-height: 150%; margin-left: 21.3pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;b.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;Konsentrasi oksigen terlarut menurun dengan adanya minyak karena lapisan film minyak menghambat pengambilan oksigen oleh air&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="color: #444444; line-height: 150%; margin-left: 21.3pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;c.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;Adanya lapisan minyak pada permukaan air akan mengganggu kehidupan burung air, karena burung-burung yang berenang dan menyelam bulu- bulunya akan ditutupi oleh minyak sehingga menjadi lengket satu sama lain.&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="color: #444444; line-height: 150%; margin-left: 21.3pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;d.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;Penetrasi sinar dan oksigen yang menurun dengan adanya minyak dapat mengganggu kehidupan tanaman-tanaman&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="color: #444444; line-height: 150%; margin-left: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;Dampak yang ditimbulkan terhadap organisme adalah kematian, atau akan mengalami kelainan genetik, menderita kanker dan sebagainya. (pengertian pencemaran, arianto, 2008).&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="color: #444444; line-height: 150%; margin-left: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Sumber :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="color: #444444; line-height: 150%; margin-left: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;Zam-zam, 2009. Dampak Pencemaran Air Bagi Manusia dan Lingkungan. &lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;&lt;a href="http://www.airminumisiulang.com/"&gt;http://www.airminumisiulang.com&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt; . diakses pada tanggal 13 maret 2010&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="color: #444444; line-height: 150%; margin-left: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpLast" style="color: #444444; line-height: 150%; margin-left: 0cm; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3801423102268021614-8484187831047571848?l=makhluknyata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://makhluknyata.blogspot.com/feeds/8484187831047571848/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://makhluknyata.blogspot.com/2010/03/air-yang-tercemar.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3801423102268021614/posts/default/8484187831047571848'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3801423102268021614/posts/default/8484187831047571848'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://makhluknyata.blogspot.com/2010/03/air-yang-tercemar.html' title='Ciri-Ciri Air yang Tercemar'/><author><name>Ferry Irawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02131878852998066016</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_fOSXTd7BKrk/S4KDYJDhIlI/AAAAAAAAAIc/gKyk3r_XtNA/S220/Untitled-2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3801423102268021614.post-9079390073378295440</id><published>2010-03-10T20:41:00.001+07:00</published><updated>2010-03-14T20:49:12.669+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='lingkunganku'/><title type='text'>PP RI No. 82 Tahun 2001 Tentang Pengelolaan Kualitas Air dan Pengendalian Pencemaran Air</title><content type='html'>&lt;div style="color: white; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; font-weight: bold; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA&lt;br /&gt;NOMOR 82 TAHUN 2001&lt;br /&gt;TENTANG&lt;br /&gt;PENGELOLAAN KUALITAS AIR DAN&lt;br /&gt;PENGENDALIAN PENCEMARAN AIR&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: white; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: white; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Menimbang : &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. bahwa air merupakan salah satu sumber daya alam yang memiliki fungsi sangat penting bagi kehidupan dan perikehidupan manusia, serta untuk memajukan kesejahteraan umum, sehingga merupakan modal dasar dan faktor utama pembangunan;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. bahwa air merupakan komponen lingkungan hidup yang penting bagi kelangsungan hidup dan kehidupan manusia dan makhluk hidup lainnya;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. bahwa untuk melestarikan fungsi air perlu dilakukan pengelolaan kualitas air dan pengendalian pencemaran air secara bijaksana dengan memperhatikan kepentingan generasi sekarang dan mendatang serta keseimbangan ekologis;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a, huruf b, dan huruf c serta untuk melaksanakan ketentuan Pasal 14 ayat (2) Undang-undang Nomor 23 Tahun 1997 tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup, perlu menetapkan Peraturan Pemerintah tentang Pengelolaan Kualitas Air dan Pengendalian Pencemaran Air;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Mengingat : &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Pasal 5 ayat (2) Undang-Undang Dasar 1945 sebagaimana telah diubah dengan Perubahan Ketiga Undang-Undang Dasar 1945;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Undang-undang Nomor 11 Tahun 1974 tentang Pengairan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1974 Nomor 65, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3046);&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Undang-undang Nomor 23 Tahun 1997 tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1997 Nomor 68, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3699);&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Undang-undang Nomor 22 Tahun 1999 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1999 Nomor 60, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3839);&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;MEMUTUSKAN:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Menetapkan : &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;PERATURAN PEMERINTAH TENTANG PENGELOLAAN KUALITAS AIR DAN PENGENDALIAN PENCEMARAN AIR.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;BAB I&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;KETENTUAN UMUM&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pasal 1&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam Peraturan Pemerintah ini yang dimaksud dengan :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Air adalah semua air yang terdapat di atas dan di bawah permukaan tanah, kecuali air laut dan air fosil;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Sumber air adalah wadah air yang terdapat di atas dan di bawah permukaan tanah, termasuk dalam pengertian ini akuifer, mata air, sungai, rawa, danau, situ, waduk, dan muara;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Pengelolaan kualitas air adalah upaya pemeliharaan air sehingga tercapai kualitas air yang diinginkan sesuai peruntukannya untuk menjamin agar kualitas air tetap dalam kondisi alamiahnya;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Pengendalian pencemaran air adalah upaya pencegahan dan penanggulangan pencemaran air serta pemulihan kualitas air untuk menjamin kualitas air agar sesuai dengan baku mutu air;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Mutu air adalah kondisi kualitas air yang diukur dan atau diuji berdasarkan parameter-parameter tertentu dan metoda tertentu berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Kelas air adalah peringkat kualitas air yang dinilai masih layak untuk dimanfaatkan bagi peruntukan tertentu;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Kriteria mutu air adalah tolok ukur mutu air untuk setiap kelas air;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Rencana pendayagunaan air adalah rencana yang memuat potensi pemanfaatan atau penggunaan air, pencadangan air berdasarkan ketersediaannya, baik kualitas maupun kuantitas-nya, dan atau fungsi ekologis;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Baku mutu air adalah ukuran batas atau kadar makhluk hidup, zat, energi, atau komponen yang ada atau harus ada dan atau unsur pencemar yang ditenggang keberadaannya di dalam air;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. Status mutu air adalah tingkat kondisi mutu air yang menunjukkan kondisi cemar atau kondisi baik pada suatu sumber air dalam waktu tertentu dengan membandingkan dengan baku mutu air yang ditetapkan;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11. Pencemaran air adalah masuknya atau dimasukkannya makhluk hidup, zat, energi dan atau komponen lain ke dalam air oleh kegiatan manusia, sehingga kualitas air turun sampai ke tingkat tertentu yang menyebabkan air tidak dapat berfungsi sesuai dengan peruntukannya;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;12. Beban pencemaran adalah jumlah suatu unsur pencemar yang terkandung dalam air atau air limbah;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;13. Daya tampung beban pencemaran adalah kemampuan air pada suatu sumber air, untuk menerima masukan beban pencemaran tanpa mengakibatkan air tersebut menjadi cemar;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;14. Air limbah adalah sisa dari suatu hasil usaha dan atau kegiatan yang berwujud cair;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;15. Baku mutu air limbah adalah ukuran batas atau kadar unsur pencemar dan atau jumlah unsur pencemar yang ditenggang keberadaannya dalam air limbah yang akan dibuang atau dilepas ke dalam sumber air dari suatu usaha dan atau kegiatan;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;16. Pemerintah adalah Presiden beserta para menteri dan Ketua/ Kepala Lembaga Pemerintah Nondepartemen;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;17. Orang adalah orang perseorangan, dan atau kelompok orang, dan atau badan hukum;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;18. Menteri adalah menteri yang ditugasi untuk mengelola lingkungan hidup dan pengendalian dampak lingkungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pasal 2&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(1) Pengelolaan kualitas air dan pengendalian pencemaran air diselenggarakan secara terpadu dengan pendekatan ekosistem.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(2) Keterpaduan sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dilakukan pada tahap perencanaan, pelaksanaan, pengawasan, dan evaluasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pasal 3&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyelenggaraan pengelolaan kualitas air dan pengendalian pencemaran air sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2, dapat dilaksanakan oleh pihak ketiga berdasarkan peraturan perundang-undangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pasal 4&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(1) Pengelolaan kualitas air dilakukan untuk menjamin kualitas air yang diinginkan sesuai peruntukannya agar tetap dalam kondisi alamiahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(2) Pengendalian pencemaran air dilakukan untuk menjamin kualitas air agar sesuai dengan baku mutu air melalui upaya pencegahan dan penanggulangan pencemaran air serta pemulihan kualitas air.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(3) Upaya pengelolaan kualitas air sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dilakukan pada :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. sumber air yang terdapat di dalam hutan lindung;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. mata air yang terdapat di luar hutan lindung; dan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. akuifer air tanah dalam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(4) Upaya pengendalian pencemaran air sebagaimana dimaksud dalam ayat (2) dilakukan di luar ketentuan sebagaimana dimaksud dalam ayat (3).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(5) Ketentuan mengenai pemeliharaan kualitas air sebagaimana dimaksud dalam ayat (3) huruf c ditetapkan dengan peraturan perundang-undangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;BAB II&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;PENGELOLAAN KUALITAS AIR&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Bagian Pertama&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Wewenang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pasal 5&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(1) Pemerintah melakukan pengelolaan kualitas air lintas propinsi dan atau lintas batas negara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(2) Pemerintah Propinsi mengkoordinasikan pengelolaan kualitas air lintas Kabupaten/Kota.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(3) Pemerintah Kabupaten/Kota melakukan pengelolaan kualitas air di Kabupaten/Kota.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pasal 6&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemerintah dalam melakukan pengelolaan kualitas air sebagaimana dimaksud dalam Pasal 5 ayat (1) dapat menugaskan Pemerintah Propinsi atau Pemerintah Kabupaten/Kota yang bersangkutan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Bagian Kedua&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pendayagunaan Air&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pasal 7&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(1) Pemerintah dan Pemerintah Propinsi, Pemerintah Kabupaten/ Kota menyusun rencana pendayagunaan air.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(2) Dalam merencanakan pendayagunaan air sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) wajib memperhatikan fungsi ekonomis dan fungsi ekologis, nilai-nilai agama serta adat istiadat yang hidup dalam masyarakat setempat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(3) Rencana pendayagunaan air sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) meliputi potensi pemanfaatan atau penggunaan air, pencadangan air berdasarkan ketersediaannya, baik kualitas maupun kuantitas dan atau fungsi ekologis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Bagian Ketiga&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Klasifikasi dan Kriteria Mutu Air&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pasal 8&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(1) Klasifikasi mutu air ditetapkan menjadi 4 (empat) kelas :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Kelas satu, air yang peruntukannya dapat digunakan untuk air baku air minum, dan atau peruntukan lain yang memper-syaratkan mutu air yang sama dengan kegunaan tersebut;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Kelas dua, air yang peruntukannya dapat digunakan untuk prasarana/sarana rekreasi air, pembudidayaan ikan air tawar, peternakan, air untuk mengairi pertanaman, dan atau peruntukan lain yang mempersyaratkan mutu air yang sama dengan kegunaan tersebut;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Kelas tiga, air yang peruntukannya dapat digunakan untuk pembudidayaan ikan air tawar, peternakan, air untuk mengairi pertanaman, dan atau peruntukan lain yang mempersyaratkan mutu air yang sama dengan kegunaan tersebut;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. Kelas empat, air yang peruntukannya dapat digunakan untuk mengairi pertanaman dan atau peruntukan lain yang mempersyaratkan mutu air yang sama dengan kegunaan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(2) Kriteria mutu air dari setiap kelas air sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) tercantum dalam Lampiran Peraturan Pemerintah ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pasal 9&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(1) Penetapan kelas air sebagaimana dimaksud dalam Pasal 8 pada :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. sumber air yang berada dalam dua atau lebih wilayah Propinsi dan atau merupakan lintas batas wilayah negara ditetapkan dengan Keputusan Presiden.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. sumber air yang berada dalam dua atau lebih wilayah Kabupaten/Kota dapat diatur dengan Peraturan Daerah Propinsi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. sumber air yang berada dalam wilayah Kabupaten/Kota ditetapkan dengan Peraturan Daerah Kabupaten/Kota .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(2) Penetapan kelas air sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) diajukan berdasarkan pada hasil pengkajian yang dilakukan oleh Pemerintah, Pemerintah Propinsi, dan atau Pemerintah Kabupaten/Kota berdasarkan wewenangnya sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(3) Pemerintah dapat menugaskan Pemerintah Propinsi yang bersangkutan untuk melakukan pengkajian sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) huruf a.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(4) Pedoman pengkajian untuk menetapkan kelas air sebagaimana dimaksud dalam ayat (2) ditetapkan oleh Menteri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Bagian Keempat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Baku Mutu Air, Pemantauan Kualitas Air, &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Dan Status Mutu Air&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pasal 10&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baku mutu air ditetapkan berdasarkan hasil pengkajian kelas air dan kriteria mutu air sebagaimana dimaksud dalam Pasal 8 dan Pasal 9.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pasal 11&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(1) Pemerintah dapat menetapkan baku mutu air yang lebih ketat dan atau penambahan parameter pada air yang lintas Propinsi dan atau lintas batas negara, serta sumber air yang pengelolaannya di bawah kewenangan Pemerintah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(2) Baku mutu air sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) ditetapkan dengan Keputusan Menteri dengan memperhatikan saran masukan dari instansi terkait.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pasal 12&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(1) Pemerintah Propinsi dapat menetapkan :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. baku mutu air lebih ketat dari kriteria mutu air untuk kelas yang ditetapkan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 9 ayat (1); dan atau&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. tambahan parameter dari yang ada dalam kriteria mutu air sebagaimana dimaksud dalam Pasal 8 ayat (2).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(2) Baku mutu air sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) ditetapkan dengan Peraturan Daerah Propinsi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(3) Pedoman penetapan baku mutu air dan penambahan parameter baku mutu air sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) ditetapkan dengan Keputusan Menteri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pasal 13&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(1) Pemantauan kualitas air pada :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. sumber air yang berada dalam wilayah Kabupaten/Kota dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten/Kota;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. sumber air yang berada dalam dua atau lebih daerah Kabupaten/Kota dalam satu propinsi dikoordinasikan oleh Pemerintah Propinsi dan dilaksanakan oleh masing-masing Pemerintah Kabupaten/Kota;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. sumber air yang berada dalam dua atau lebih daerah propinsi dan atau sumber air yang merupakan lintas batas negara kewenangan pemantauannya berada pada Pemerintah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(2) Pemerintah dapat menugaskan Pemerintah Propinsi yang bersangkutan untuk melakukan pemantauan kualitas air pada sumber air sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) huruf c.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(3) Pemantauan kualitas air sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dilakukan sekurang-kurangnya 6 (enam) bulan sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(4) Hasil pemantauan sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) huruf a dan huruf b, disampaikan kepada Menteri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(5) Mekanisme dan prosedur pemantauan kualitas air ditetapkan lebih lanjut dengan Keputusan Menteri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pasal 14&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(1) Status mutu air ditetapkan untuk menyatakan :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. kondisi cemar, apabila mutu air tidak memenuhi baku mutu air;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. kondisi baik, apabila mutu air memenuhi baku mutu air.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(2) Ketentuan mengenai tingkatan cemar dan tingkatan baik status mutu air sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dan pedoman penentuan status mutu air ditetapkan lebih lanjut dengan Keputusan Menteri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pasal 15&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(1) Dalam hal status mutu air menunjukkan kondisi cemar, maka Pemerintah dan Pemerintah Propinsi, Pemerintah Kabupaten/ Kota sesuai dengan kewenangan masing-masing melakukan upaya penanggulangan pencemaran dan pemulihan kualitas air dengan menetapkan mutu air sasaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(2) Dalam hal status mutu air menunjukkan kondisi baik, maka Pemerintah dan Pemerintah Propinsi, Pemerintah Kabupaten/ Kota sesuai dengan kewenangan masing-masing mempertahan-kan dan atau meningkatkan kualitas air.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pasal 16&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(1) Gubernur menunjuk laboratorium lingkungan yang telah diakreditasi untuk melakukan analisis mutu air dan mutu air limbah dalam rangka pengendalian pencemaran air.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(2) Dalam hal Gubernur belum menunjuk laboratorium sebagai-mana dimaksud dalam ayat (1), maka analisis mutu air dan mutu air limbah dilakukan oleh laboratorium yang ditunjuk Menteri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pasal 17&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(1) Dalam hal terjadi perbedaan hasil analisis mutu air atau mutu air limbah dari dua atau lebih laboratorium maka dilakukan verifikasi ilmiah terhadap analisis yang dilakukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(2) Verifikasi ilmiah sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dilakukan oleh Menteri dengan menggunakan laboratorium rujukan nasional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;BAB III&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;PENGENDALIAN PENCEMARAN AIR&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Bagian Pertama&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Wewenang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pasal 18&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(1) Pemerintah melakukan pengendalian pencemaran air pada sumber air yang lintas Propinsi dan atau lintas batas negara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(2) Pemerintah Propinsi melakukan pengendalian pencemaan air pada sumber air yang lintas Kabupaten/Kota.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(3) Pemerintah Kabupaten/Kota melakukan pengendalian pence-maran air pada sumber air yang berada pada Kabupaten/Kota.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pasal 19&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemerintah dalam melakukan pengendalian pencemaran air sebagaimana dimaksud dalam Pasal 18 ayat (1) dapat menugaskan Pemerintah Propinsi atau Pemerintah Kabupaten/Kota yang bersangkutan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pasal 20&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemerintah dan Pemerintah Propinsi, Pemerintah Kabupaten/Kota sesuai dengan kewenangan masing-masing dalam rangka pengendalian pencemaran air pada sumber air berwenang :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. menetapkan daya tampung beban pencemaran;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. melakukan inventarisasi dan identifikasi sumber pencemar;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. menetapkan persyaratan air limbah untuk aplikasi pada tanah;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. menetapkan persyaratan pembuangan air limbah ke air atau sumber air;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e. memantau kualitas air pada sumber air; dan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;f. memantau faktor lain yang menyebabkan perubahan mutu air.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pasal 21&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(1) Baku mutu air limbah nasional ditetapkan dengan Keputusan Menteri dengan memperhatikan saran masukan dari instansi terkait.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(2) Baku mutu air limbah daerah ditetapkan dengan Peraturan Daerah Propinsi dengan ketentuan sama atau lebih ketat dari baku mutu air limbah nasional sebagaimana dimaksud dalam ayat (1).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(3) Hasil inventarisasi dan identifikasi sumber pencemar sebagai-mana dimaksud dalam Pasal 20 huruf b, yang dilakukan oleh Pemerintah Propinsi, Pemerintah Kabupaten/Kota disampaikan kepada Menteri secara berkala sekurang-kurangnya 1 (satu) tahun sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(4) Pedoman inventarisasi ditetapkan dengan Keputusan Menteri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pasal 22&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan hasil inventarisasi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 21 ayat (3), Menteri menetapkan kebijakan nasional pengendalian pencemaran air.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pasal 23&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(1) Dalam rangka upaya pengendalian pencemaran air ditetapkan daya tampung beban pencemaran air pada sumber air.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(2) Penetapan daya tampung beban pencemaran sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dilakukan secara berkala sekurang-kurangnya 5 (lima) tahun sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(3) Daya tampung beban pencemaran sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dipergunakan untuk :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. pemberian izin lokasi;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. pengelolaan air dan sumber air;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. penetapan rencana tata ruang;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. pemberian izin pembuangan air limbah;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e. penetapan mutu air sasaran dan program kerja pengendalian pencemaran air.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(4) Pedoman penetapan daya tampung beban pencemaran sebagai-mana dimaksud dalam ayat (2) ditetapkan dengan Keputusan Menteri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Bagian Kedua&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Retribusi Pembuangan Air Limbah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pasal 24&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(1) Setiap orang yang membuang air limbah ke prasarana dan atau sarana pengelolaan air limbah yang disediakan oleh Pemerintah Kabupaten/Kota dikenakan retribusi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(2) Retribusi sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) ditetapkan dengan Peraturan Daerah Kabupaten/Kota.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Bagian Ketiga&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Penanggulangan Darurat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pasal 25&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap usaha dan atau kegiatan wajib membuat rencana penang-gulangan pencemaran air pada keadaan darurat dan atau keadaan yang tidak terduga lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pasal 26&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam hal terjadi keadaan darurat sebagaimana dimaksud dalam Pasal 25, maka penanggung jawab usaha dan atau kegiatan wajib melakukan penanggulangan dan pemulihan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;BAB IV&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;PELAPORAN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pasal 27&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(1) Setiap orang yang menduga atau mengetahui terjadinya pencemaran air, wajib melaporkan kepada Pejabat yang berwenang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(2) Pejabat yang berwenang yang menerima laporan sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) wajib mencatat :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. tanggal pelaporan;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. waktu dan tempat;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. peristiwa yang terjadi;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. sumber penyebab;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e. perkiraan dampak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(3) Pejabat yang berwenang yang menerima laporan sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dalam jangka waktu selambat-lambatnya 3 (tiga) hari terhitung sejak tanggal diterimanya laporan, wajib meneruskannya kepada Bupati/Walikota/ Menteri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(4) Bupati/Walikota/Menteri sebagaimana dimaksud dalam ayat (3) wajib segera melakukan verifikasi untuk mengetahui tentang kebenaran terjadinya pelanggaran terhadap pengelolaan kualitas air dan atau terjadinya pencemaran air&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(5) Apabila hasil verifikasi sebagaimana dimaksud dalam ayat (4) menunjukkan telah terjadinya pelanggaran, maka Bupati/ Walikota/Menteri wajib memerintahkan penanggung jawab usaha dan atau kegiatan untuk menanggulangi pelanggaran dan atau pencemaran air serta dampaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pasal 28&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam hal penanggung jawab usaha dan atau kegiatan tidak melakukan tindakan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 26 dan Pasal 27 ayat (5) Bupati/Walikota/Menteri dapat melaksanakan atau menugaskan pihak ketiga untuk melaksanakannya atas beban biaya penanggung jawab usaha dan atau kegiatan yang bersangkutan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pasal 29&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap penanggung jawab usaha dan atau kegiatan atau pihak ketiga yang ditunjuk untuk melakukan penanggulangan pencemaran air dan pemulihan kualitas air, wajib menyampaikan laporannya kepada Bupati/Walikota/Menteri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;BAB V&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;HAK DAN KEWAJIBAN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Bagian Pertama Hak&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pasal 30&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(1) Setiap orang mempunyai hak yang sama atas kualitas air yang baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(2) Setiap orang mempunyai hak yang sama untuk mendapatkan informasi mengenai status mutu air dan pengelolaan kualitas air serta pengendalian pencemaran air.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(3) Setiap orang mempunyai hak untuk berperan serta dalam rangka pengelolaan kualitas air dan pengendalian pencemaran air sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Bagian Kedua&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kewajiban&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pasal 31&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap orang wajib :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. melestarikan kualitas air pada sumber air sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4 ayat (3)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. mengendalikan pencemaran air pada sumber air sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4 ayat (4).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pasal 32&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap orang yang melakukan usaha dan atau kegiatan berkewajiban memberikan informasi yang benar dan akurat mengenai pelaksanaan kewajiban pengelolaan kualitas air dan pengendalian pencemaran air.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pasal 33&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemerintah dan Pemerintah Propinsi, Pemerintah Kabupaten/Kota wajib memberikan informasi kepada masyarakat mengenai pengelolaan kualitas air dan pengendalian pencemaran air.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pasal 34&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(1) Setiap penanggung jawab usaha dan atau kegiatan wajib menyampaikan laporan tentang penaatan persyaratan izin aplikasi air limbah pada tanah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(2) Setiap penanggung jawab usaha dan atau kegitan wajib menyampaikan laporan tentang penaatan persyaratan izin pembuangan air limbah ke air atau sumber air.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(3) Laporan sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dan ayat (2) wajib disampaikan sekurang-kurangnya sekali dalam 3 (tiga) bulan kepada Bupati/Walikota dengan tembusan disampaikan kepada Menteri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(4) Ketentuan mengenai pedoman pelaporan sebagaimana dimaksud dalam ayat (3) ditetapkan lebih lanjut dengan Keputusan Menteri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;BAB VI&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;PERSYARATAN PEMANFAATAN DAN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;PEMBUANGAN AIR LIMBAH&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Bagian Pertama&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pemanfaatan Air Limbah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pasal 35&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(1) Setiap usaha dan atau kegiatan yang akan memanfaatkan air limbah ke tanah untuk aplikasi pada tanah wajib mendapat izin tertulis dari Bupati/Walikota.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(2) Permohonan izin sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) didasar-kan pada hasil kajian Analisis Mengenai Dampak Lingkungan atau kajian Upaya Pengelolaan Lingkungan dan Upaya Pemantauan Lingkungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(3) Ketentuan mengenai syarat, tata cara perizinan ditetapkan oleh Bupati/Walikota dengan memperhatian pedoman yang ditetap-kan oleh Menteri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pasal 36&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(1) Pemrakarsa melakukan kajian mengenai pemanfaatan air limbah ke tanah untuk aplikasi pada tanah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(2) Hasil kajian sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) meliputi sekurang-kurangnya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. pengaruh terhadap pembudidayaan ikan, hewan, dan tanaman;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. pengaruh terhadap kualitas tanah dan air tanah; dan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. pengaruh terhadap kesehatan masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(3) Berdasarkan hasil kajian sebagaimana dimaksud dalam ayat (2), pemrakarsa mengajukan permohonan izin kepada Bupati/ Walikota.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(4) Bupati/Walikota melakukan evaluasi terhadap hasil kajian yang diajukan oleh pemrakarsa sebagaimana dimaksud dalam ayat (3).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(5) Apabila berdasarkan hasil evaluasi sebagaimana dimaksud dalam ayat (4) menunjukkan bahwa pemanfaatan air limbah ke tanah untuk aplikasi pada tanah layak lingkungan, maka Bupati/ Walikota menerbitkan izin pemanfaatan air limbah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(6) Penerbitan izin pemanfaatan air limbah sebagaimana dimaksud dalam ayat (5) diterbitkan dalam jangka waktu selambat-lambatnya 90 (sembilan puluh) hari kerja terhitung sejak tanggal diterimanya permohonan izin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(7) Pedoman pengkajian sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) ditetapkan lebih lanjut dengan Keputusan Menteri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Bagian Kedua&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pembuangan Air Limbah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pasal 37&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap penanggung jawab usaha dan atau kegiatan yang membuang air limbah ke air atau sumber air wajib mencegah dan menang-gulangi terjadinya pencemaran air.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pasal 38&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(1) Setiap penanggung jawab usaha dan atau kegiatan yang membuang air limbah ke air atau sumber air wajib mentaati persyaratan yang ditetapkan dalam izin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(2) Dalam persyaratan izin pembuangan air limbah sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) wajib dicantumkan :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. kewajiban untuk mengolah limbah;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. persyaratan mutu dan kuantitas air limbah yang boleh dibuang ke media lingkungan;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. persyaratan cara pembuangan air limbah;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. persyaratan untuk mengadakan sarana dan prosedur penanggulangan keadaan darurat;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e. persyaratan untuk melakukan pemantauan mutu dan debit air limbah ;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;f. persyaratan lain yang ditentukan oleh hasil pemeriksaan analisis mengenai dampak lingkungan yang erat kaitannya dengan pengendalian pencemaran air bagi usaha dan atau kegiatan yang wajib melaksanakan analisis mengenai dampak lingkungan;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;g. larangan pembuangan secara sekaligus dalam satu saat atau pelepasan dadakan;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;h. larangan untuk melakukan pengenceran air limbah dalam upaya penaatan batas kadar yang dipersyaratkan;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;i. kewajiban melakukan swapantau dan kewajiban untuk melaporkan hasil swapantau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(3) Dalam penetapan persyaratan sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) bagi air limbah yang mengandung radioaktif, Bupati/ Walikota wajib mendapat rekomendasi tertulis dari lembaga pemerintah yang bertanggung jawab di bidang tenaga atom.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pasal 39&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(1) Bupati/Walikota dalam menentukan baku mutu air limbah yang diizinkan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 38 ayat (2) didasarkan pada daya tampung beban pencemaran pada sumber air.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(2) Dalam hal daya tampung beban pencemaran sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) belum dapat ditentukan, maka batas mutu air limbah yang diizinkan ditetapkan berdasarkan baku mutu air limbah nasional sebagaimana dimaksud dalam Pasal 21 ayat (1).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pasal 40&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(1) Setiap usaha dan atau kegiatan yang akan membuang air limbah ke air atau sumber air wajib mendapat izin tertulis dari Bupati/Walikota.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(2) Permohonan izin sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) didasarkan pada hasil kajian Analisis Mengenai Dampak Lingkungan atau kajian Upaya Pengelolaan Lingkungan dan Upaya Pemantauan Lingkungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pasal 41&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(1) Pemrakarsa melakukan kajian mengenai pembuangan air limbah ke air atau sumber air.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(2) Hasil kajian sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) meliputi sekurang-kurangnya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. pengaruh terhadap pembudidayaan ikan, hewan, dan tanaman;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. pengaruh terhadap kualitas tanah dan air tanah; dan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. pengaruh terhadap kesehatan masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(3) Berdasarkan hasil kajian sebagaimana dimaksud dalam ayat (2), pemrakarsa mengajukan permohonan izin kepada Bupati/ Walikota.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(4) Bupati/Walikota melakukan evaluasi terhadap hasil kajian yang diajukan oleh pemrakarsa sebagaimana dimaksud dalam ayat (3).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(5) Apabila berdasarkan hasil evaluasi sebagaimana dimaksud dalam ayat (4) menunjukkan bahwa pembuangan air limbah ke air atau sumber air layak lingkungan, maka Bupati/Walikota menerbitkan izin pembuangan air limbah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(6) Penerbitan izin pembuangan air limbah sebagaimana dimaksud dalam ayat (5) diterbitkan dalam jangka waktu selambat-lambatnya 90 (sembilan puluh) hari kerja terhitung sejak tanggal diterimanya permohonan izin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(7) Ketentuan mengenai syarat dan tata cara perizinan pembuangan air limbah ditetapkan oleh Bupati/Walikota dengan memper-hatikan pedoman yang ditetapkan Menteri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(8) Pedoman kajian pembuangan air limbah sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) ditetapkan lebih lanjut dengan Keputusan Menteri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pasal 42&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap orang dilarang membuang limbah padat dan atau gas ke dalam air dan atau sumber air.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;BAB VII&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;PEMBINAAN DAN PENGAWASAN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Bagian Pertama&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pembinaan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pasal 43&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(1) Pemerintah, pemerintah Propinsi, Pemerintah Kabupaten/Kota melakukan pembinaan untuk meningkatkan ketaatan penanggung jawab usaha dan atau kegiatan dalam pengelolaan kualitas air dan pengendalian pencemaran air.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(2) Pembinaan sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) meliputi :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. pemberian penyuluhan mengenai peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan pengelolaan lingkungan hidup;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. penerapan kebijakan insentif dan atau disinsentif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(3) Pemerintah, pemerintah Propinsi, Pemerintah Kabupaten/Kota melakukan upaya pengelolaan dan atau pembinaan pengelolaan air limbah rumah tangga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(4) Upaya pengelolaan air limbah rumah tangga sebagaimana dimaksud dalam ayat (3) dapat dilakukan oleh pemerintah Propinsi, pemerintah Kabupaten/Kota dengan membangun sarana dan prasarana pengelolaan limbah rumah tangga terpadu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(5) Pembangunan sarana dan prasasara sebagaimana dimaksud dalam ayat (4) dapat dilakukan melalui kerja sama dengan pihak ketiga sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Bagian Kedua&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pengawasan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pasal 44&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(1) Bupati/Walikota wajib melakukan pengawasan terhadap penaatan persyaratan yang tercantum dalam izin sebagaimana dimaksud dalam Pasal 38 ayat (2).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(2) Pelaksanaan pengawasan sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dilakukan oleh pejabat pengawas lingkungan daerah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pasal 45&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam hal tertentu pejabat pengawas lingkungan melakukan pengawasan terhadap penaatan persyaratan yang tercantum dalam izin melakukan usaha dan atau kegiatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pasal 46&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(1) Dalam melaksanakan tugasnya, pejabat pengawas lingkungan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 44 ayat (2) dan Pasal 45 berwenang :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. melakukan pemantauan yang meliputi pengamatan, pemotretan, perekaman audio visual, dan pengukuran;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. meminta keterangan kepada masyarakat yang berkepenting-an, karyawan yang bersangkutan, konsultan, kontraktor, dan perangkat pemerintahan setempat;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. membuat salinan dari dokumen dan atau membuat catatan yang diperlukan, antaran lain dokumen perizinan, dokumen AMDAL, UKL, UPL, data hasil swapantau, dokumen surat keputusan organisasi perusahaan;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. memasuki tempat tertentu;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e. mengambil contoh dari air limbah yang dihasilkan, air limbah yang dibuang, bahan baku, dan bahan penolong;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;f. memeriksa peralatan yang digunakan dalam proses produksi, utilitas, dan instalasi pengolahan limbah;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;g. memeriksa instalasi, dan atau alat transportasi;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;h. serta meminta keterangan dari pihak yang bertanggungjawab atas usaha dan atau kegiatan;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(2) Kewenangan membuat catatan sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) huruf c meliputi pembuatan denah, sketsa, gambar, peta, dan atau deskripsi yang diperlukan dalam pelaksanaan tugas pengawasan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pasal 47&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pejabat pengawas dalam melaksanakan tugasnya wajib memperlihat-kan surat tugas dan atau tanda pengenal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;BAB VIII&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;SANKSI&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Bagian Pertama&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Sanksi Administrasi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pasal 48&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap penanggung jawab usaha dan atau kegiatan yang melanggar ketentuan Pasal 24 ayat (1), Pasal 25, Pasal 26, Pasal 32, Pasal 34, Pasal 35, Pasal 37, Pasal 38, Pasal 40, dan Pasal 42, Bupati/Walikota berwenang menjatuhkan sanksi administrasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pasal 49&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap penanggung jawab usaha dan atau kegiatan yang melanggar ketentuan Pasal 25, Bupati/Walikota/Menteri berwenang menerap-kan paksaan pemerintahan atau uang paksa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagian Kedua&lt;br /&gt;Ganti Kerugian&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pasal 50&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(1) Setiap perbuatan melanggar hukum berupa pencemaran dan atau perusakan lingkungan hidup yang menimbulkan kerugian pada orang lain atau lingkungan hidup, mewajibkan penanggung jawab usaha dan atau kegiatan untuk membayar ganti kerugian dan atau melakukan tindakan tertentu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(2) Selain pembebanan untuk melakukan tindakan tertentu sebagaimana dimaksud dalam ayat (1), hakim dapat menetapkan pembayaran uang paksa atas setiap hari keterlambatan penyelesaian tindakan tertentu tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagian Ketiga&lt;br /&gt;Sanksi Pidana&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasal 51&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Barang siapa yang melanggar ketentuan Pasal 26, Pasal 31, Pasal 32, Pasal 37, Pasal 38, Pasal 41, dan Pasal 42, yang mengakibatkan terjadinya pencemaran air, diancam dengan pidana sebagaimana dimaksud dalam Pasal 41, Pasal 42, Pasal 43, Pasal 44, Pasal 45, Pasal 46, dan Pasal 47 Undang-undang Nomor 23 Tahun 1997 tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;BAB IX&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;KETENTUAN PERALIHAN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasal 52&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baku mutu air limbah untuk jenis usaha dan atau kegiatan tertentu yang telah ditetapkan oleh daerah, tetap berlaku sepanjang tidak bertentangan dengan Peraturan Pemerintah ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasal 53&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(1) Bagi usaha dan atau kegiatan yang menggunakan air limbah untuk aplikasi pada tanah, maka dalam jangka waktu satu tahun setelah diundangkannya Peraturan Pemerintah ini wajib memiliki izin pemanfaatan air limbah pada tanah dari Bupati/Walikota.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(2) Bagi usaha dan atau kegiatan yang sudah beroperasi belum memiliki izin pembuangan air limbah ke air atau sumber air, maka dalam waktu satu tahun sejak diundangkannya Peraturan Pemerintah ini wajib memperoleh izin pembuangan air limbah ke air atau sumber air dari Bupati/Walikota.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;BAB X&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;KETENTUAN PENUTUP&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pasal 54&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penetapan daya tampung beban pencemaran sebagaimana dimaksud dalam Pasal 38 ayat (3) wajib ditetapkan selambat-lambatnya 3 (tiga) tahun sejak diundangkannya Peraturan Pemerintah ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pasal 55&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam hal baku mutu air pada sumber air sebagaimana dimaksud dalam Pasal 11 dan Pasal 12 ayat (1) belum atau tidak ditetapkan, berlaku kriteria mutu air untuk Kelas II sebagaimana tercantum dalam Lampiran Peraturan Pemerintah ini sebagai baku mutu air.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pasal 56&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(1) Dalam jangka waktu selambat-lambatnya 3 (tiga) tahun sejak diundangkannya Peraturan Pemerintah ini, baku mutu air yang telah ditetapkan sebelumnya wajib disesuaikan dengan ketentuan dalam Peraturan Pemerintah ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(2) Dalam hal baku mutu air sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) lebih ketat dari baku mutu air dalam Peraturan Pemerintah ini, maka baku mutu air sebelumnya tetap berlaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pasal 57&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(1) Dalam hal jenis usaha dan atau kegiatan belum ditentukan baku mutu air limbahnya, maka baku mutu air limbah yang berlaku di daerah tersebut dapat ditetapkan setelah mendapat rekomendasi dari Menteri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(2) Ketentuan mengenai baku mutu air limbah sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) ditetapkan dengan Peraturan Daerah Propinsi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pasal 58&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada saat berlakunya Peraturan Pemerintah ini semua peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan pengelolaan kualitas air dan pengendalian pencemaran air yang telah ada, tetap berlaku sepanjang tidak bertentangan dengan dan belum diganti berdasarkan Peraturan Pemerintah ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pasal 59&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan berlakunya Peraturan Pemerintah ini, maka Peraturan Pemerintah Nomor 20 Tahun 1990 tentang Pengendalian Pencemaran Air (Lembaran Negara Tahun 1990 Nomor 24, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3409) dinyatakan tidak berlaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pasal 60&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peraturan Pemerintah ini mulai berlaku sejak tanggal diundangkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agar setiap orang mengetahuinya, memerintahkan pengundangan Peraturan Pemerintah ini dengan penempatannya dalam Lembaran Negara Republik Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditetapkan di Jakarta&lt;br /&gt;pada tanggal 14 Desember 2001&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ttd&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;MEGAWATI SOEKARNOPUTRI&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diundangkan di Jakarta&lt;br /&gt;pada tanggal 14 Desember 2001&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;SEKRETARIS NEGARA REPUBLIK INDONESIA,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ttd&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;BAMBANG KESOWO&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;LEMBARAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA TAHUN 2001 NOMOR 153&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salinan sesuai dengan aslinya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Deputi Sekretaris Kabinet&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Bidang Hukum dan Perundang-undangan,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;ttd&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Lambock V. Nahattands&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;________________________________________&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Penjelasan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;PENJELASAN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;ATAS&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;NOMOR 82 TAHUN 2001&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;TENTANG&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;PENGELOLAAN KUALITAS AIR DAN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;PENGENDALIAN PENCEMARAN AIR&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;UMUM.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Air merupakan sumber daya alam yang memenuhi hajat hidup orang banyak sehingga perlu dilindungi agar dapat tetap bermanfaat bagi hidup dan kehidupan manusia serta makhluk hidup lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menjaga atau mencapai kualitas air sehingga dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan sesuai dengan tingkat mutu air yang diinginkan, maka perlu upaya pelestarian dan atau pengendalian. Pelestarian kualitas air merupakan upaya untuk memelihara fungsi air agar kualitasnya tetap pada kondisi alamiahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pelestarian kualitas air dilakukan pada sumber air yang terdapat di hutan lindung. Sedangkan pengelolaan kualitas air pada sumber air di luar hutan lindung dilakukan dengan upaya pengendalian pencemaran air, yaitu upaya memelihara fungsi air sehingga kualitas air memenuhi baku mutu air.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Air sebagai komponen lingkungan hidup akan mempengaruhi dan dipengaruhi oleh komponen lainnya. Air yang kualitasnya buruk akan mengakibatkan kondisi lingkungan hidup menjadi buruk sehingga akan mempengaruhi kondisi kesehatan dan keselamatan manusia serta kehidupan makhluk hidup lainnya. Penurunan kualitas air akan menurunkan dayaguna, hasil guna, produktivitas, daya dukung dan daya tampung dari sumber daya air yang pada akhirnya akan menurunkan kekayaan sumber daya alam (natural resources depletion).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Air sebagai komponen sumber daya alam yang sangat penting maka harus dipergunakan untuk sebesar-besarnya bagi kemakmuran rakyat. Hal ini berarti bahwa penggunaan air untuk berbagai manfaat dan kepentingan harus dilakukan secara bijaksana dengan memperhitungkan kepentingan generasi masa kini dan masa depan. Untuk itu air perlu dikelola agar tersedia dalam jumlah yang aman, baik kuantitas maupun kualitasnya, dan bermanfaat bagi kehidupan dan perikehidupan manusia serta makhluk hidup lainnya agar tetap berfungsi secara ekologis, guna menunjang pembangunan yang berkelanjutan. Di satu pihak, usaha dan atau kegiatan manusia memerlukan air yang berdaya guna, tetapi di lain pihak berpotensi menimbulkan dampak negatif, antara lain berupa pencemaran yang dapat mengancam ketersediaan air, daya guna, daya dukung, daya tampung, dan produktivitasnya. Agar air dapat bermanfaat secara lestari dan pembangunan dapat berkelanjutan, maka dalam pelaksanaan pembangunan perlu dilakukan pengelolaan kualitas air dan pengendalian pencemaran air.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dampak negatif pencemaran air mempunyai nilai (biaya) ekonomik, di samping nilai ekologik, dan sosial budaya. Upaya pemulihan kondisi air yang cemar, bagaimanapun akan memerlukan biaya yang mungkin lebih besar bila dibandingkan dengan nilai kemanfaatan finansial dari kegiatan yang menyebabkan pencemarannya. Demikian pula bila kondisi air yang cemar dibiarkan (tanpa upaya pemulihan) juga mengandung ongkos, mengingat air yang cemar akan menimbulkan biaya untuk menanggulangi akibat dan atau dampak negatif yang ditimbulkan oleh air yang cemar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan definisinya, Pencemaran air yang diindikasikan dengan turunnya kualitas air sampai ke tingkat tertentu yang menyebabkan air tidak dapat berfungsi sesuai dengan peruntukannya. Yang dimaksud dengan tingkat tertentu tersebut di atas adalah baku mutu air yang ditetapkan dan berfungsi sebagai tolok ukur untuk menentukan telah terjadinya pencemaran air, juga merupakan arahan tentang tingkat kualitas air yang akan dicapai atau dipertahankan oleh setiap program kerja pengendalian pencemaran air.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penetapan baku mutu air selain didasarkan pada peruntukan (designated beneficial water uses), juga didasarkan pada kondisi nyata kualitas air yang mungkin berada antara satu daerah dengan daerah lainnya. Oleh karena itu, penetapan baku mutu air dengan pendekatan golongan peruntukkan perlu disesuaikan dengan menerapkan pendekatan klasifikasi kualitas air (kelas air). Penetapan baku mutu air yang didasarkan pada peruntukan semata akan menghadapai kesulitan serta tidak realistis dan sulit dicapai pada air yang kondisi nyata kualitasnya tidak layak untuk semua golongan peruntukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan ditetapkannya baku mutu air pada sumber air dan memperhatikan kondisi airnya, akan dapat dihitung berapa beban zat pencemar yang dapat ditenggang adanya oleh air penerima sehingga air dapat tetap berfungsi sesuai dengan peruntukannya. Beban pencemaran ini merupakan daya tampung beban pencemaran bagi air penerima yang telah ditetapkan peruntukannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peraturan Pemerintah Nomor 20 Tahun 1990 tentang Pengendalian Pencemaran Air dianggap tidak memadai lagi, karena secara substansial tidak sesuai dengan prinsip otonomi daerah sebagaimana dikandung dalam Undang-undang Nomor 22 Tahun 1999 tentang Pemerintahan Daerah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;PASAL DEMI PASAL&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pasal 1&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cukup jelas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pasal 2&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayat (1)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengingat sifat air yang dinamis dan pada umumnya berada dan atau mengalir melintasi batas wilayah administrasi pemerintahan, maka pengelolaan kualitas air dan pengendalian pencemaran air tidak hanya dapat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dilakukan sendiri-sendiri (partial) oleh satu pemerintah daerah. Dengan demikian harus dilakukan secara terpadu antar wilayah administrasi dan didasarkan pada karakter ekosistemnya sehingga dapat tercapai pengelolaan yang efisien dan efektif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keterpaduan pengelolaan kualitas air dan pengendalian pencemaran air ini dilakukan melalui upaya koordinasi antar pemerintah daerah yang berada dalam satu kesatuan ekosistem air dan atau satu kesatuan pengelolaan sumber daya air antara lain daerah aliran sungai (DAS) dan daerah pengaliran sungai (DPS). Kerja sama antar daerah dapat dilakukan melalui badan kerja sama antar daerah. Dalam koordinasi dan kerja sama tersebut termasuk dengan instansi terkait, baik menyangkut rencana pemanfaatan air, pemantauan kualitas air, penetapan baku mutu air, penetapan daya tampung, penetapan mekanisme perizinan pembuangan air limbah, pembinaan dan pengawasan penaatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayat (2)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cukup jelas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pasal 3&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cukup jelas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pasal 4&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayat (1)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengelolaan kualitas air dimaksudkan untuk memelihara kualitas air untuk tujuan melestarikan fungsi air, dengan melestarikan (conservation) atau mengendalikan (control). Pelestarian kualitas air dimaksudkan untuk memelihara kondisi kualitas air sebagaimana kondisi alamiahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayat (2)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cukup jelas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayat (3)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kondisi alamiah air pada sumber air dalam hutan lindung, mata air dan akuifer air tanah dalam secara umum kualitasnya sangat baik. Air pada sumber–sumber air tersebut juga akan sulit dipulihkan kualitasnya apabila tercemar, dan perlu waktu bertahun-tahun untuk pemulihannya. Oleh karena itu harus dipelihara kualitasnya sebagaimana kondisi alamiahnya. Mata air kualitas airnya perlu dilestarikan sebagaimana kondisi alamiahnya, baik mata air di dalam maupun di luar hutan lindung. Air di bawah permukaan tanah berada di wadah atau tempat yang disebut akuifer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Air tanah dalam adalah air pada akuifer yang berada di antara dua lapisan batuan geologis tertentu, yang menerima resapan air dari bagian hulunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hutan lindung adalah kawasan hutan yang mempunyai fungsi pokok sebagai perlindungan sistem penyangga kehidupan untuk mengatur tata air, mencegah banjir, mengendalikan erosi, mencegah intrusi air laut, dan memelihara kesuburan tanah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayat (4)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Upaya pengendalian pencemaran air antara lain dilakukan dengan membatasi beban pencemaran yang ditenggang masuknya ke dalam air sebatas tidak akan menyebabkan air menjadi cemar (sebatas masih memenuhi baku mutu air).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayat (5)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cukup jelas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pasal 5&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cukup jelas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pasal 6&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cukup jelas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pasal 7&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayat (1)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rencana pendayagunaan air meliputi penggunaan untuk pemanfaatan sekarang dan masa yang akan datang. Rencana pendayagunaan air diperlukan dalam rangka menetapkan baku mutu air dan mutu air sasaran, sehingga dapat diketahui arah program pengelolaan kualitas air.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayat (2)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Air pada lingkungan masyarakat setempat dapat mempunyai fungsi dan nilai yang tinggi dari aspek sosial budaya. Misalnya air untuk keperluan ritual dan kultural.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayat (3)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendayagunaan air adalah pemanfaatan air yang digunakan sekarang ini (existing uses) dan potensi air sebagai cadangan untuk pemanfaatan di masa mendatang (future uses).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pasal 8&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayat (1)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembagian kelas ini didasarkan pada peringkat (gradasi) tingkatan baiknya mutu air, dan kemungkinan kegunaannya. Tingkatan mutu air Kelas Satu merupakan tingkatan yang terbaik. Secara relatif, tingkatan mutu air Kelas Satu lebih baik dari Kelas Dua, dan selanjutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tingkatan mutu air dari setiap kelas disusun berdasarkan kemungkinan kegunaannya bagi suatu peruntukan air (designated beneficial water uses).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Air baku air minum adalah air yang dapat diolah menjadi air yang layak sebagai air minum dengan pengolahan secara sederhana dengan cara difiltrasi, disinfeksi, dan dididihkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Klasifikasi mutu air merupakan pendekatan untuk menetapkan kriteria mutu air dari tiap kelas, yang akan menjadi dasar untuk penetapan baku mutu air. Setiap kelas air mempersyaratkan mutu air yang dinilai masih layak untuk dimanfaatkan bagi peruntukkan tertentu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peruntukan lain yang dimaksud misalnya kegunaan air untuk proses industri, kegiatan penambangan dan pembangkit tenaga listrik, asalkan kegunaan tersebut dapat menggunakan air dengan mutu air sebagaimana kriteria mutu air dari kelas air dimaksud.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayat (2)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cukup Jelas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pasal 9&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayat (1)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cukup jelas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayat (2)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengkajian yang dimaksud adalah kegiatan untuk mengetahui informasi mengenai keadaan mutu air saat ini (existing quality), rencana pendayagunaan air sesuai dengan kriteria kelas yang diinginkan, dan tingkat mutu air yang akan dicapai (objective quality).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayat (3)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cukup jelas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayat (4)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pedoman pengkajian yang dimaksud meliputi pedoman untuk menentukan keadaan mutu air, penyusunan rencana penggunaan air, dan penentuan tingkat mutu air yang ingin dicapai. Pedoman pengkajian mencakup antara lain ketatalaksanaan pada sumber air yang bersifat lintas daerah (Kabupaten/Kota dan Propinsi).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pasal 10&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cukup jelas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pasal 11&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cukup jelas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pasal 12&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayat (1)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengetatan dan atau penambahan parameter tersebut didasarkan pada kondisi spesifik, antara lain atas pertimbangan karena di daerah tersebut terdapat biota dan atau spesies sensitif yang perlu dilindungi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan yang lebih ketat adalah yang tingkat kualitas airnya lebih baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayat (2)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cukup jelas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayat (3)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cukup jelas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pasal 13&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayat (1)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cukup jelas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayat (2)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cukup jelas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayat (3)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cukup jelas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayat (4)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cukup jelas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayat (5)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mekanisme dan prosedur pemantauan kualitas air meliputi, antara lain, rencana pemantauan, pengharmonisasian operasi pemantauan kualitas air, pelaporan dan pengelolaan data hasil pemantauan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pasal 14&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayat (1)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Status mutu air merupakan informasi mengenai tingkatan mutu air pada sumber air dalam waktu tertentu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam rangka pengelolaan kualitas air dan atau pengendalian pencemaran air, perlu diketahui status mutu air (the state of the water quality). Untuk itu maka dilakukan pemantauan kualitas air guna mengetahui mutu air, dengan membandingkan mutu air.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak memenuhi baku mutu air adalah apabila dari hasil pemantauan kualitas air tingkat kualitas airnya lebih buruk dari baku mutu air.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memenuhi baku mutu air adalah apabila dari hasil pemantauan kualitas air tingkat kualitas airnya sama atau lebih baik dari baku mutu air.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam hal metoda baku penilaian status mutu air belum ditetapkan dalam peraturan perundang-undangan, dapat digunakan kaidah ilmiah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh parameter yang belum tercantum dalam kriteria mutu air sebagaimana tercantum dalam Lampiran Peraturan Pemerintah ini antara lain, parameter-parameter bio-indikator dan toksisitas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayat (2)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kondisi cemar dapat dibagi menjadi beberapa tingkatan, seperti tingkatan cemar berat, cemar sedang, dan cemar ringan. Demikian pula kondisi baik dapat dibagi menjadi sangat baik dan cukup baik. Tingkatan tersebut dapat dinyatakan antara lain dengan menggunakan suatu indeks.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pasal 15&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayat (1)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penanggulangan pencemaran air dan pemulihan kualitas air yang dilakukan oleh Pemerintah dan Pemerintah Propinsi, Pemerintah Kabupaten/Kota, meliputi pula program kerja pengendalian pencemaran air dan pemulihan kualitas air secara berkesinambungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mutu air sasaran (water quality objective) adalah mutu air yang direncanakan untuk dapat diwujudkan dalam jangka waktu tertentu melalui penyelenggaraan program kerja dalam rangka pengedalian pencemaran air dan pemulihan kualitas air.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayat (2)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cukup jelas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pasal 16&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayat (1)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akreditasi dilakukan oleh lembaga yang berwenang melaksanakan akreditasi laboratorium di bidang pengelolaan lingkungan hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayat (2)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cukup jelas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pasal 17&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayat (1)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cukup jelas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayat (2)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penunjukan laboratorium oleh Menteri sebagai laboratorium rujukan dimaksudkan antara lain untuk menguji kebenaran teknik, prosedur, metode pengambilan dan metode analisis sampel. Kesimpulan yang ditetapkan tersebut menjadi alat bukti tentang mutu air dan mutu air limbah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pasal 18&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cukup jelas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pasal 19&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cukup jelas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pasal 20&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Huruf a&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cukup jelas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Huruf b&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inventarisasi adalah pengumpulan data dan informasi yang diperlukan untuk mengetahui sebab dan faktor yang menyebabkan penurunanan kualitas air.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Huruf c&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cukup jelas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Huruf d&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cukup jelas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Huruf e&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cukup jelas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Huruf f&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Faktor lain yang dimaksud antara lain faktor fluktuasi debit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pasal 21&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayat (1)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cukup jelas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayat (2)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cukup jelas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayat (3)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasil inventarisasi sumber pencemaran air diperlukan antara lain untuk penetapan program kerja pengendalian pencemaran air.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayat (4)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cukup jelas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pasal 22&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cukup jelas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pasal 23&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayat (1)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cukup jelas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayat (2)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Daya tampung beban pencemaran pada suatu sumber air dapat berubah dari waktu ke waktu mengingat antara lain karena fluktuasi debit atau kuantitas air dan perubahan kualitas air.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayat (3)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cukup jelas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayat (4)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cukup jelas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pasal 24&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayat (1)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengenaan retribusi tersebut sebagai konsekuensi dari penyediaan sarana pengolahan (pengelolaan) air limbah yang disediakan oleh Kabupaten/ Kota.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayat (2)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cukup jelas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pasal 25&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pencemaran air akibat keadaan darurat dapat disebabkan antara lain kebocoran atau tumpahan bahan kimia dari tangki penyimpanannya akibat kegagalan desain, ketidak-tepatan operasi, kecelakaan dan atau bencana alam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pasal 26&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cukup jelas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pasal 27&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayat (1)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pejabat yang berwenang yang dimaksud, antara lain, adalah Kepala Desa/Lurah, Camat, dan Polisi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayat (2)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cukup jelas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayat (3)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cukup jelas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayat (4)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cukup jelas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayat (5)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cukup jelas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pasal 28&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Usaha yang dimaksud antara lain industri, pertambangan, dan perhotelan. Kegiatan yang dimaksud antara lain laboratorium kegiatan penelitian dan pendidikan, fasilitas umum rumah sakit, pemotongan hewan dan kegiatan pematangan tanah (land clearing), proyek prasarana jalan raya, serta tempat pembuangan akhir sampah (TPA).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pasal 29&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cukup jelas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pasal 30&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayat (1)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cukup jelas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayat (2)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Informasi mengenai pengelolaan kualitas air dan pengendalian pencemaran air yang dimaksud dapat berupa data, keterangan, atau informasi lain yang berkenaan dengan pengelolaan kualitas air dan atau pengendalian pencemaran air yang menurut sifat dan tujuannya memang terbuka untuk diketahui masyarakat, seperti dokumen analisis mengenai dampak lingkungan hidup, laporan dan evaluasi hasil pemantauan air, baik pemantauan penaatan maupun pemantauan perubahan kualitas air, dan rencana tata ruang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayat (3)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peran serta sebagaimana dimaksud meliputi proses pengambilan keputusan, baik dengan cara mengajukan keberatan maupun dengar pendapat atau dengan cara lain yang ditentukan dalam peraturan perundang-undangan. Peran serta tersebut dilakukan antara lain dalam proses penilaian dan atau perumusan kebijaksanaan pengelolaan kualitas air, pengendalian pencemaran air, dan melakukan pengamatan. Pelaksanaannya didasarkan pada prinsip keterbukaan. Dengan keterbukaan memungkinkan masyarakat ikut memikirkan dan memberikan pandangan serta pertimbangan dalam pengambilan keputusan di bidang pengelolaan kualitas air dan pengendalian pencemaran air.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pasal 31&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Huruf a&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cukup jelas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Huruf b&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Air pada sumber air dan air yang terdapat di luar hutan lindung dilakukan pengendalian terhadap sumber yang dapat menimbulkan pencemaran. Hal ini karena terdapat berbagai kegiatan yang akan mengakibatkan penurunan kualitas air. Namun, penurunan kualitas air tersebut masih dapat ditenggang selama tidak melampaui baku mutu air.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pasal 32&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Usaha yang dimaksud antara lain industri, pertambangan, dan perhotelan. Kegiatan yang dimaksud antara lain laboratorium kegiatan penelitian dan pendidikan, fasilitas umum rumah sakit, pemotongan hewan dan kegiatan pematangan tanah (land clearing), proyek prasarana jalan raya, serta tempat pembuangan akhir sampah (TPA).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Informasi yang benar tersebut dimaksudkan untuk menilai ketaatan penanggung jawab usaha dan atau kegiatan terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pasal 33&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemberian informasi dilakukan melalui media cetak, media elektronik atau papan pengumuman yang meliputi antara lain:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. status mutu air;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. bahaya terhadap kesehatan masyarakat dan ekosistem;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. sumber pencemaran dan atau penyebab lainnya;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. dampaknya terhadap kehidupan masyarakat; dan atau&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e. langkah-langkah yang dilakukan untuk mengurangi dampak dan upaya pengelolaan kualitas air dan atau pengendalian pencemaran air.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pasal 34&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayat (1)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cukup jelas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayat (2)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cukup jelas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayat (3)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Laporan dimaksud dibuat sesuai dengan format terminal data (data base) pengelolaan kualitas air dan pengendalian pencemaran air.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayat (4)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cukup jelas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pasal 35&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayat (1)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Air limbah dari suatu usaha dan atau kegiatan tertentu dapat dimanfaatkan untuk mengairi areal pertanaman tertentu dengan cara aplikasi air limbah pada tanah (land aplication), namun dapat berisiko terjadinya pencemaran terhadap tanah, air tanah, dan atau air.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayat (2)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cukup jelas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayat (3)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cukup jelas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pasal 36&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayat (1)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemrakarsa adalah orang atau badan hukum yang bertanggung jawab atas suatu rencana usaha atau kegiatan yang akan dilaksanakannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aplikasi pada tanah perlu dilakukan penelitian terlebih dahulu secara spesifik berkenaan dengan kandungan dan debit air limbah, sifat dan luasan tanah areal pertanaman yang akan diaplikasi, dan jenis tanamannya, untuk mengetahui cara aplikasi yang tepat sehingga dapat mencegah pencemaran tanah, air tanah, dan air serta penurunan produktivitas pertanaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayat (2)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Persyaratan penelitian dimaksud merupakan persyaratan minimal yang harus dipenuhi. Oleh karena itu maka persyaratan lain berdasarkan penelitian yang dianggap perlu dimungkinkan untuk ditambahkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayat (3)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cukup jelas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayat (4)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cukup jelas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayat (5)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cukup jelas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayat (6)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cukup jelas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayat (7)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pedoman pengkajian meliputi, antara lain, petunjuk mengenai rencana penelitian, metode, operasi, dan pemeliharaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pasal 37&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cukup jelas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pasal 38&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayat (1)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembuangan air limbah adalah pemasukan air limbah secara pelepasan (discharge) bukan secara dumping dan atau pelepasan dadakan (shock discharge).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembuangan air limbah yang berupa sisa dari usaha dan atau kegiatan penambangan, seperti misalnya "air terproduksi" (produced water), yang akan dikembalikan ke dalam formasi asalnya juga wajib menaati baku mutu air limbah yang ditetapkan secara spesifik untuk jenis air limbah tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Air yang keluar dari turbin pembangkit listrik tenaga air (PLTA) bukan merupakan sisa kegiatan PLTA, sehingga tidak termasuk dalam ketentuan Pasal ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayat (2)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cukup jelas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayat (3)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cukup jelas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pasal 39&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayat (1)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masuknya air limbah ke dalam air dapat menurunkan kualitas air tergantung beban pencemaran air limbah dan kemampuan air menerima beban tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Air yang kondisi kualitasnya lebih baik dari baku mutu air berarti masih memiliki kemampuan untuk menerima beban pencemaran. Apabila beban pencemaran yang masuk melebihi kemampuan air menerima beban tersebut maka akan menyebabkan pencemaran air, yaitu kondisi kualitas air tidak memenuhi baku mutu air.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayat (2)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cukup jelas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pasal 40&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cukup jelas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pasal 41&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cukup jelas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pasal 42&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengertian limbah padat termasuk limbah yang berwujud lumpur dan atau slurry.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh dari pembuangan limbah padat misalnya pembuangan atau penempatan material sisa usaha dan atau kegiatan penambangan berupa tailing, ke dalam air dan atau sumber air.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh dari pembuangan gas misalnya memasukkan pipa pembuangan gas yang mengandung unsur pencemar seperti Ammonium dan atau uap panas ke dalam air dan atau pada sumber air.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pasal 43&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayat (1)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cukup jelas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayat (2)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Huruf a&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cukup jelas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Huruf b&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh kebijakan insentif antara lain dapat berupa pengenaan biaya pembuangan air limbah yang lebih murah dari tarif baku, mengurangi frekuensi swapantau, dan pemberian penghargaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh kebijakan disinsentif antara lain dapat berupa pengenaan biaya pembuangan air limbah yang lebih mahal dari tarif baku, menambah frekuensi swapantau, dan mengumumkan kepada masyarakat riwayat kinerja penaatannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayat (3)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cukup jelas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayat (4)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cukup jelas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayat (5)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cukup jelas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pasal 44&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cukup jelas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pasal 45&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal tertentu yang dimaksud antara lain daerah belum mampu melakukan pengawasan sendiri, belum ada pejabat pengawas lingkungan daerah, belum tersedianya sarana dan prasarana atau daerah tidak melakukan pengawasan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pasal 46&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayat (1)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Huruf a&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemotretan/rekaman visual sepanjang tidak membahayakan keamanan usaha dan atau kegiatan yang bersangkutan, seperti kilang minyak dan petro kimia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Huruf b&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cukup jelas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Huruf c&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cukup jelas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Huruf d&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cukup jelas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Huruf e&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cukup jelas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Huruf f&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cukup jelas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Huruf g&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cukup jelas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Huruf h&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cukup jelas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayat (2)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cukup jelas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pasal 47&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cukup jelas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pasal 48&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sanksi administrasi meliputi teguran tertulis, penghentian sementara, dan pencabutan izin melakukan usaha dan atau kegiatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pasal 49&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Paksaan pemerintahan adalah tindakan untuk mengakhiri terjadinya pelanggaran, menanggulangi akibat yang ditimbulkan oleh pelanggaran, melakukan tindakan penyelamatan, penanggulangan dan atau pemulihan atas beban biaya penanggung jawab usaha dan atau kegiatan yang bersangkutan. Atau tindakan tersebut di atas dapat diganti dengan uang paksa (dwangsom).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pasal 50&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayat (1)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengaturan ini merupakan realisasi asas yang ada dalam hukum lingkungan hidup yang disebut asas pencemar membayar. Selain diharuskan membayar ganti kerugian, pencemar dan atau perusak lingkungan hidup dapat pula dibebani oleh hakim untuk melakukan tindakan hukum tertentu, misalnya perintah untuk :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. memasang atau memperbaiki unit pengolahan limbah sehingga limbah sesuai dengan baku mutu lingkungan hidup yang ditentukan;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. memulihkan fungsi lingkungan hidup;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. menghilangkan atau memusnahkan penyebab timbulnya pencemaran dan atau perusakan lingkungan hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayat (2)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tindakan tertentu yang dimaksud antara lain melakukan penyelamatan dan atau tindakan penanggulangan dan atau pemulihan lingkungan hidup. Tindakan pemulihan mencakup kegiatan untuk mencegah timbulnya kejadian yang sama dikemudian hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pasal 51&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cukup jelas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pasal 52&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cukup jelas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pasal 53&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cukup jelas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pasal 54&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cukup jelas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pasal 55&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cukup jelas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pasal 56&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cukup jelas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pasal 57&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cukup jelas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pasal 58&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cukup jelas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pasal 59&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cukup jelas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pasal 60&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cukup jelas&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: white; font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Sumber :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Anonym, 2004, &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;PP RI No. 82 Tahun 2001 Tentang Pengelolaan Kualitas Air dan Pengendalian Pencemaran Air&lt;/span&gt;, http://www.tempointeraktif.com/hg/peraturan/2004/04/13/prn,20040413-04,id.html , diakses pada tanggal 8 Maret 2010, pukul 19.15 WIT.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3801423102268021614-9079390073378295440?l=makhluknyata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://makhluknyata.blogspot.com/feeds/9079390073378295440/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://makhluknyata.blogspot.com/2010/03/pp-ri-no-82-tahun-2001-tentang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3801423102268021614/posts/default/9079390073378295440'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3801423102268021614/posts/default/9079390073378295440'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://makhluknyata.blogspot.com/2010/03/pp-ri-no-82-tahun-2001-tentang.html' title='PP RI No. 82 Tahun 2001 Tentang Pengelolaan Kualitas Air dan Pengendalian Pencemaran Air'/><author><name>Ferry Irawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02131878852998066016</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_fOSXTd7BKrk/S4KDYJDhIlI/AAAAAAAAAIc/gKyk3r_XtNA/S220/Untitled-2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3801423102268021614.post-7581219488331633437</id><published>2010-03-05T10:34:00.000+07:00</published><updated>2010-03-05T10:34:41.812+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='lingkunganku'/><title type='text'>Siklus Biogeokimia Molybdnum</title><content type='html'>&lt;meta content="text/html; charset=utf-8" http-equiv="CONTENT-TYPE"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;title&gt;&lt;/title&gt;&lt;meta content="OpenOffice.org 3.1  (Win32)" name="GENERATOR"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;style type="text/css"&gt;	&lt;!--		@page { margin: 2cm }		P { margin-bottom: 0.21cm }		A:link { color: #0000ff }	--&gt;&lt;/style&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_fOSXTd7BKrk/S5B6wRG_G1I/AAAAAAAAAI8/kQj-RjvcI5w/s1600-h/558px-Electron_shell_042_Molybdenum.svg.png" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://3.bp.blogspot.com/_fOSXTd7BKrk/S5B6wRG_G1I/AAAAAAAAAI8/kQj-RjvcI5w/s200/558px-Electron_shell_042_Molybdenum.svg.png" width="186" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.49cm; margin-top: 0.49cm; text-indent: 1.27cm;"&gt;&lt;span style="font-family: Times New Roman,serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Molybdenum adalah salah satu logam pertama yang ditemukan oleh para ahli kimia modern. Ditemukan pada tahun 1778 oleh kimiawan Swedia &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Times New Roman,serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Carl Wilhelm Scheele. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Times New Roman,serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Molybdenum adalah logam transisi, sehingga menempatkannya di tengah-tengah tabel periodik, dengan nomor atom 42. Tabel periodik itu sendiri adalah suatu bagan yang menunjukkan bagaimana unsur-unsur kimia yang terkait antara satu dengan yang lain. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="CENTER" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.49cm; margin-top: 0.49cm; text-indent: 1.27cm;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.49cm; margin-top: 0.49cm; text-indent: 1.27cm;"&gt;&lt;span style="font-family: Times New Roman,serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Molybdenum bersifat keras, seperti logam perak dengan titik leleh sangat tinggi. Molybdenum biasanya digunakan untuk menjadi campuran  dengan logam lain. Campuran sendiri akan memiliki sifat berbeda dari unsur logam yang pertama, Molybdenum biasanya sering dicampur dengan baja untuk meningkatkan kekuatan, ketangguhan, ketahanan terhadap keausan dan korosi, dan kemampuan untuk mengeraskan baja.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.49cm; margin-top: 0.49cm;"&gt;&lt;span style="font-family: Times New Roman,serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;Penamaan Molybdenum&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.49cm; margin-top: 0.49cm; text-indent: 1.27cm;"&gt;&lt;span style="font-family: Times New Roman,serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Biasanya bijih molibdenum disebut molybdenite. Molybdenite mengandung senyawa molybdenum dan &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Times New Roman,serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;belerang&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Times New Roman,serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;,&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Times New Roman,serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt; molybdenum disulfida (MOS&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;sub&gt;&lt;span style="font-family: Times New Roman,serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;2).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/sub&gt;&lt;span style="font-family: Times New Roman,serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt; Molibdenum disulfida merupakan bubuk hitam lembut yang terlihat seperti grafit. Grafit sendiri adalah &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Times New Roman,serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;karbon murni yang biasa dipakai sebagai bahan utama pembuatan &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Times New Roman,serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;pensil. Bahkan, ahli kimia sebelumnya berpikir bahwa grafit dan molibdenum disulfida adalah bahan yang sama. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.49cm; margin-top: 0.49cm; text-indent: 1.27cm;"&gt;&lt;span style="font-family: Times New Roman,serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Molybdenum disulfida terlihat lembut dan licin. Para ilmuwan Kimia biasanya sering mengaduk material sebelum mencoba melarutkan kedalam asam atau cairan lainnya, tetapi pada molybdenum disulfide cairan tidak berada dibawah atau ke atas, melainkan materi hanya berpindah keluar dari jalur asalnya. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.49cm; margin-top: 0.49cm; text-indent: 1.27cm;"&gt;&lt;span style="font-family: Times New Roman,serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Beberapa tahun setelah Carl menemukan cara agar unsur bekerja dengan senyawa. Ia menemukan kembali bahwa Molybdenum sangat berbeda dari grafit. Bahkan, ia menemukan bahwa Molybdenum mengandung unsur yang sama sekali baru. Nama yang dipilih untuk menggambarkan unsur baru diambil penemunya dari bahasa Yunani yaitu Molybdenum yang berarti &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Times New Roman,serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;memimpin&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Times New Roman,serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.49cm; margin-top: 0.49cm;"&gt;&lt;span style="font-family: Times New Roman,serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;Sifat Fisik Molybdenum &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_fOSXTd7BKrk/S5B7iPrCF9I/AAAAAAAAAJE/ExSQRj9tpwY/s1600-h/s9s.JPG" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://1.bp.blogspot.com/_fOSXTd7BKrk/S5B7iPrCF9I/AAAAAAAAAJE/ExSQRj9tpwY/s200/s9s.JPG" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.49cm; margin-top: 0.49cm; text-indent: 1.27cm;"&gt;&lt;span style="font-family: Times New Roman,serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Molybdenum merupakan unsur yang solid, memiliki penampilan metalik putih keperakan. Lebih sering terlihat seperti abu-abu gelap atau hitam bubuk.  Titik lelehnya sekitar 2.610 ° C (sekitar 4.700 ° F) dan titik didih adalah 4.800 untuk 5.560 ° C (8.600 hingga 10.000 ° F). Densitasnya adalah 10,28 gram per kubik sentimeter. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="CENTER" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.49cm; margin-top: 0.49cm; text-indent: 1.27cm;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.49cm; margin-top: 0.49cm;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.49cm; margin-top: 0.49cm;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.49cm; margin-top: 0.49cm;"&gt;&lt;span style="font-family: Times New Roman,serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;Sifat Kimia Molybdenum &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.49cm; margin-top: 0.49cm; text-indent: 1.27cm;"&gt;&lt;span style="font-family: Times New Roman,serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Molybdenum tidak larut dalam reagen kimia yang paling umum. Reagen kimia adalah suatu zat yang digunakan untuk mempelajari bahan-bahan lain, seperti asam atau alkali. Sebagai contoh, molybdenum tidak larut dalam asam klorida, asam fluorida, amonia, sodium hidroksida, atau asam sulfat encer. Reagen Zat kimia ini sering digunakan untuk menguji bagaimana suatu zat reaktif. Molybdenum tidak larut dalam panas sulfat atau asam nitrat, Logam ini tidak bereaksi dengan &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Times New Roman,serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;oksigen&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Times New Roman,serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt; pada suhu kamar,dan juga tidak bereaksi dengan oksigen pada temperatur tinggi. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.49cm; margin-top: 0.49cm;"&gt;&lt;span style="font-family: Times New Roman,serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;Molybdenum Dialam Bebas &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.49cm; margin-top: 0.49cm; text-indent: 1.27cm;"&gt;&lt;span style="font-family: Times New Roman,serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Molybdenum dapat ditemui di alam bebas. Sebaliknya, walaupun ia masih menjadi bagian dari suatu senyawa. Selain molybdenite, biasanya Molybdenum terjadi sebagai mineral wulfenite (PbMo0 &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;sub&gt;&lt;span style="font-family: Times New Roman,serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;4).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/sub&gt;&lt;span style="font-family: Times New Roman,serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;  Dapat ditemukan di kerak bumi yang diperkirakan sekitar 1 hingga 1,5 bagian per juta. Sekitar dua-pertiga dari semua molybdenum di dunia berasal dari Kanada, Chili, Cina, dan Amerika Serikat. Di Amerika Serikat, bijih molybdenum ditemukan terutama di Alaska, Colorado, Idaho, Nevada, New Mexico, dan Utah. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.49cm; margin-top: 0.49cm;"&gt;&lt;span style="font-family: Times New Roman,serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;Ekstraksi Molybdenum &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.49cm; margin-top: 0.49cm; text-indent: 1.27cm;"&gt;&lt;span style="font-family: Times New Roman,serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Logam molybdenum murni dapat diperoleh dari molybdenum trioksida (Mo0 &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;sub&gt;&lt;span style="font-family: Times New Roman,serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;3)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/sub&gt;&lt;span style="font-family: Times New Roman,serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt; dalam berbagai cara. Sebagai contoh, panas hidrogen dapat melewati oksida logam untuk memperoleh: &lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.49cm; margin-top: 0.49cm;"&gt;&lt;span style="font-family: Times New Roman,serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;Kegunaan Molybdenum&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.49cm; margin-top: 0.49cm; text-indent: 1.27cm;"&gt;&lt;span style="font-family: Times New Roman,serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Sekitar 75 persen dari molybdenum yang digunakan di Amerika Serikat pada tahun 1996  dijadikan campuran untuk baja dan besi. Hampir setengah dari campuran ini digunakan untuk membuat stainless dan baja tahan panas. Hasilnya dapat digunakan dalam pesawat terbang, pesawat ruang angkasa, dan rudal bagian. Penggunaan penting lainnya adalah campuran molybdenum dalam produksi alat-alat khusus, seperti: busi, shaft baling-baling, senapan barel, peralatan listrik digunakan pada temperatur tinggi, dan boiler pelat. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.49cm; margin-top: 0.49cm; text-indent: 1.27cm;"&gt;&lt;span style="font-family: Times New Roman,serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Penggunaan penting lainnya adalah sebagai katalis molybdenum. Katalis adalah zat yang digunakan untuk mempercepat atau memperlambat suatu reaksi kimia. Katalis tidak mengalami perubahan wujud  selama reaksi. Katalis molybdenum digunakan dalam berbagai operasi kimia, dalam industri minyak bumi, dan dalam produksi polimer dan plastik. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.49cm; margin-top: 0.49cm;"&gt;&lt;span style="font-family: Times New Roman,serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;Dampak Terhadap Makhluk hidup&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.49cm; margin-top: 0.49cm; text-indent: 1.27cm;"&gt;&lt;span style="font-family: Times New Roman,serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Molybdenum relatif aman bagi manusia dan hewan. Penelitian telah menunjukkan bahwa Moblydenum merupakan zat yang tidak beracun. Bahkan, Moblydenum digunakan untuk pertumbuhan tanaman sebagai nutrisi, walaupun intensitas kebutuhannya masih sangat kecil. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.49cm; margin-top: 0.49cm;"&gt;&lt;span style="font-family: Times New Roman,serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Sumber:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.49cm; margin-top: 0.49cm;"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;&lt;u&gt;&lt;a href="http://inherent.brawijaya.ac.id/vlm/cv.html"&gt;&lt;span style="font-family: Times New Roman,serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;http://inherent.brawijaya.ac.id/vlm/cv.html&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Times New Roman,serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;  diakses pada 25 februari 2010, pukul 20:05&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.49cm; margin-top: 0.49cm;"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;&lt;u&gt;&lt;a href="http://indonetwork.co.id/companies/zn.html"&gt;&lt;span style="font-family: Times New Roman,serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;http://indonetwork.co.id/companies/zn.html&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Times New Roman,serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt; diakses pada 25 februari 2010, pukul 20:07&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.49cm; margin-top: 0.49cm;"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;&lt;u&gt;&lt;a href="http://e-dukasi.net/mapok/mp_full.php"&gt;&lt;span style="font-family: Times New Roman,serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;http://e-dukasi.net/mapok/mp_full.php&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Times New Roman,serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt; diakses pada 25 februari 2010, pukul 20:09&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.49cm; margin-top: 0.49cm;"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;&lt;u&gt;&lt;a href="http://kymco.or.id/t-2225.html"&gt;&lt;span style="font-family: Times New Roman,serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;http://kymco.or.id/../t-2225.html&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Times New Roman,serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt; diakses pada 25 februari 2010, pukul 20:15&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3801423102268021614-7581219488331633437?l=makhluknyata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://makhluknyata.blogspot.com/feeds/7581219488331633437/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://makhluknyata.blogspot.com/2010/03/siklus-biogeokimia-molybdnum.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3801423102268021614/posts/default/7581219488331633437'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3801423102268021614/posts/default/7581219488331633437'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://makhluknyata.blogspot.com/2010/03/siklus-biogeokimia-molybdnum.html' title='Siklus Biogeokimia Molybdnum'/><author><name>Ferry Irawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02131878852998066016</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_fOSXTd7BKrk/S4KDYJDhIlI/AAAAAAAAAIc/gKyk3r_XtNA/S220/Untitled-2.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_fOSXTd7BKrk/S5B6wRG_G1I/AAAAAAAAAI8/kQj-RjvcI5w/s72-c/558px-Electron_shell_042_Molybdenum.svg.png' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3801423102268021614.post-2975205098190774616</id><published>2010-02-24T20:38:00.004+07:00</published><updated>2010-02-24T20:42:10.898+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tulisan ngawur'/><title type='text'>Saingan Puisi Sapardi Djoko Damono</title><content type='html'>&lt;meta content="text/html; charset=utf-8" http-equiv="Content-Type"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Word.Document" name="ProgId"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Microsoft Word 12" name="Generator"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Microsoft Word 12" name="Originator"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;link href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5Cwarnet%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_filelist.xml" rel="File-List"&gt;&lt;/link&gt;&lt;link href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5Cwarnet%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_themedata.thmx" rel="themeData"&gt;&lt;/link&gt;&lt;link href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5Cwarnet%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_colorschememapping.xml" rel="colorSchemeMapping"&gt;&lt;/link&gt;    &lt;m:smallfrac m:val="off"&gt;    &lt;m:dispdef&gt;    &lt;m:lmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:rmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:defjc m:val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent m:val="1440"&gt;    &lt;m:intlim m:val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim m:val="undOvr"&gt;   &lt;/m:narylim&gt;&lt;/m:intlim&gt; &lt;/m:wrapindent&gt;&lt;style&gt;&lt;!-- /* Font Definitions */ @font-face	{font-family:"Cambria Math";	panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4;	mso-font-charset:0;	mso-generic-font-family:roman;	mso-font-pitch:variable;	mso-font-signature:-1610611985 1107304683 0 0 159 0;}@font-face	{font-family:Calibri;	panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4;	mso-font-charset:0;	mso-generic-font-family:swiss;	mso-font-pitch:variable;	mso-font-signature:-1610611985 1073750139 0 0 159 0;} /* Style Definitions */ p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal	{mso-style-unhide:no;	mso-style-qformat:yes;	mso-style-parent:"";	margin-top:0in;	margin-right:0in;	margin-bottom:10.0pt;	margin-left:0in;	line-height:115%;	mso-pagination:widow-orphan;	font-size:11.0pt;	font-family:"Calibri","sans-serif";	mso-fareast-font-family:Calibri;	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";}.MsoChpDefault	{mso-style-type:export-only;	mso-default-props:yes;	font-size:10.0pt;	mso-ansi-font-size:10.0pt;	mso-bidi-font-size:10.0pt;	mso-ascii-font-family:Calibri;	mso-fareast-font-family:Calibri;	mso-hansi-font-family:Calibri;}@page Section1	{size:8.5in 11.0in;	mso-page-orientation:landscape;	margin:1.0in 1.0in 1.0in 1.0in;	mso-header-margin:.5in;	mso-footer-margin:.5in;	mso-paper-source:0;}div.Section1	{page:Section1;}--&gt;&lt;/style&gt;  &lt;/m:defjc&gt;&lt;/m:rmargin&gt;&lt;/m:lmargin&gt;&lt;/m:dispdef&gt;&lt;/m:smallfrac&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Aku ingin mencintaimu dengan sederhana&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Seperti kata yang tak sempat diucapkan kayu kepada api &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Yang menjadikannya abu….&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Aku ingin mencintaimu dengan sederhana&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Seperti isyarat yang tak sempat disampaikan awan kepada hujan &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Yang menjadikannya tiada….&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Ini adalah puisi favorit gue sejak SMA sob, beneran..!!! sumpah dehh..!!!, gue benar-benar salut sama ini orang. Beberapa puisi yang dibuat sama om Sapardi Djoko ini selalu aja singkat, ngga panjang lebar, bahkan bisa dijadiin bahan belajar membaca adik gue, tapi letak keistimewaannya puisi-puisi om Sapardi setiap katanya mampu mengena dalam diri gue. Setiap kali ngebaca puisi om sapardi badan ini terasa bergetar, bulu kuduk gue merinding, lidah gue terasa kaku, mata gue jerojotan, jantung gue berdetak kencang dan tungkai kaki terasa lemas. “Loe baca puisi apa lagi ngeliat setan fer?” He, berlebihan ya..?&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Sebenarnya puisi-puisi om Sapardi terlampau pendek untuk menjadi sebuah ungkapan cinta. Tak sepanjang puisi cinta anak SMP yang bisa sebanyak kertas double folio bolak balik, dengan font size 8 dan spacing 1. Tapi ini semua karena kekuatan kata yang dibuatnya mampu menggetarkan siapa saja yang membacanya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Tak heran kalau beberapa orang rela meletakkan puisi ini untuk mengisi space kosong didalam undangan perkawinannya. Maka dari itu ijinkan gue yang masih amatir ini untuk menyaingi puisi ‘suhu’ gue. Walaupun gue yakin puisi gue cuma akan dibaca sama orang yang ngga ada kerjaan, itu pun juga terpaksa karena terlanjur ngebuka artikel ini..hee..!!!&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;b&gt;AKU INGIN&lt;/b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Aku ingin mencintaimu dengan rumit&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Seperti warna yang tak sempat dilihat hujan kepada pelangi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Yang menjadikannya indah...&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Aku ingin mencintaimu dengan rumit&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Seperti simfoni yang tak bisa didengar orang tuli&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Yang menjadikannya sia-sia…&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Aku ingin mencintaimu dengan berlebihan…&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Seperti tebasan pedang para mujahid yang merindukan surga&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Yang menjadikannya rela berkorban&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Aku ingin mencintaimu dengan berlebihan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Seperti paru-paru dan udara&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Yang menjadikannya saling mengisi…&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;i&gt;(tulisanoranganeh)&lt;/i&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3801423102268021614-2975205098190774616?l=makhluknyata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://makhluknyata.blogspot.com/feeds/2975205098190774616/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://makhluknyata.blogspot.com/2010/02/saingan-puisi-sapardi-djoko-damono.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3801423102268021614/posts/default/2975205098190774616'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3801423102268021614/posts/default/2975205098190774616'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://makhluknyata.blogspot.com/2010/02/saingan-puisi-sapardi-djoko-damono.html' title='Saingan Puisi Sapardi Djoko Damono'/><author><name>Ferry Irawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02131878852998066016</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_fOSXTd7BKrk/S4KDYJDhIlI/AAAAAAAAAIc/gKyk3r_XtNA/S220/Untitled-2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3801423102268021614.post-1391341491607711543</id><published>2010-02-21T14:54:00.000+07:00</published><updated>2010-02-21T14:54:43.938+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='lingkunganku'/><title type='text'>Konversi Satuan PPM, PPB, Mg/L</title><content type='html'>&lt;meta content="text/html; charset=utf-8" http-equiv="Content-Type"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Word.Document" name="ProgId"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Microsoft Word 12" name="Generator"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Microsoft Word 12" name="Originator"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;link href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CPC-01%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_filelist.xml" rel="File-List"&gt;&lt;/link&gt;&lt;link href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CPC-01%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_themedata.thmx" rel="themeData"&gt;&lt;/link&gt;&lt;link href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CPC-01%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_colorschememapping.xml" rel="colorSchemeMapping"&gt;&lt;/link&gt;    &lt;m:smallfrac m:val="off"&gt;    &lt;m:dispdef&gt;    &lt;m:lmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:rmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:defjc m:val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent m:val="1440"&gt;    &lt;m:intlim m:val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim m:val="undOvr"&gt;   &lt;/m:narylim&gt;&lt;/m:intlim&gt; &lt;/m:wrapindent&gt;&lt;style&gt;&lt;!-- /* Font Definitions */ @font-face	{font-family:"Cambria Math";	panose-1:0 0 0 0 0 0 0 0 0 0;	mso-font-charset:1;	mso-generic-font-family:roman;	mso-font-format:other;	mso-font-pitch:variable;	mso-font-signature:0 0 0 0 0 0;}@font-face	{font-family:Calibri;	panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4;	mso-font-charset:0;	mso-generic-font-family:swiss;	mso-font-pitch:variable;	mso-font-signature:-1610611985 1073750139 0 0 159 0;} /* Style Definitions */ p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal	{mso-style-unhide:no;	mso-style-qformat:yes;	mso-style-parent:"";	margin-top:0cm;	margin-right:0cm;	margin-bottom:10.0pt;	margin-left:0cm;	line-height:115%;	mso-pagination:widow-orphan;	font-size:11.0pt;	font-family:"Calibri","sans-serif";	mso-ascii-font-family:Calibri;	mso-ascii-theme-font:minor-latin;	mso-fareast-font-family:Calibri;	mso-fareast-theme-font:minor-latin;	mso-hansi-font-family:Calibri;	mso-hansi-theme-font:minor-latin;	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}a:link, span.MsoHyperlink	{mso-style-priority:99;	color:blue;	text-decoration:underline;	text-underline:single;}a:visited, span.MsoHyperlinkFollowed	{mso-style-noshow:yes;	mso-style-priority:99;	color:purple;	mso-themecolor:followedhyperlink;	text-decoration:underline;	text-underline:single;}.MsoChpDefault	{mso-style-type:export-only;	mso-default-props:yes;	mso-ascii-font-family:Calibri;	mso-ascii-theme-font:minor-latin;	mso-fareast-font-family:Calibri;	mso-fareast-theme-font:minor-latin;	mso-hansi-font-family:Calibri;	mso-hansi-theme-font:minor-latin;	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}.MsoPapDefault	{mso-style-type:export-only;	margin-bottom:10.0pt;	line-height:115%;}@page Section1	{size:21.0cm 841.95pt;	mso-page-orientation:landscape;	margin:72.0pt 72.0pt 72.0pt 72.0pt;	mso-header-margin:36.0pt;	mso-footer-margin:36.0pt;	mso-paper-source:0;}div.Section1	{page:Section1;}--&gt;&lt;/style&gt;  &lt;/m:defjc&gt;&lt;/m:rmargin&gt;&lt;/m:lmargin&gt;&lt;/m:dispdef&gt;&lt;/m:smallfrac&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;PPM (Part per Million) atau dalam bahasa Indonesianya "Bagian per Sejuta Bagian" adalah satuan konsentrasi yang sering dipergunakan dalam di cabang Kimia Analisa. Satuan ini sering digunakan untuk menunjukkan kandungan suatu senyawa dalam suatu larutan misalnya kandungan garam dalam air laut, kandungan polutan dalam sungai, atau biasanya kandungan yodium dalam garam juga dinyatakan dalam ppm.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;konsentrasi ppm merupakan perbandingan antara berapa bagian senyawa dalam satu juta bagian suatu sistem. Sama halnya denngan “persentase” yang menunjukan bagian per seratus. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Konversi satuannya:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;1 ppm = 1000 ppb&lt;br /&gt;1 ppb = 1/1000 ppm&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;1 ppm = 1 mg/L&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PPB adalah bagian per miliar atau ‘part per billion’ juga sebagai satuan kadar atau konsentrasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mg/l adalah micro-gram/l.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;konversi satuannya:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;1 micro-g/L = 0.001 ppm&lt;br /&gt;1 micro-g/m3 = 0.000001 juta ppm&lt;br /&gt;= 1 ppb (part per billion)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dimana : 1 m3 = 1000 L &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Sumber:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;a href="http://violavanda.blogspot.com/PPM%20adalah%20bagian%20per%20juta%20atau%20%C3%A2%C2%80%C2%98part%20per%20million%C3%A2%C2%80%C2%99%20bisa%20dalam%20volume%20%28ppm%20volume%29%20atau%20massa/berat%20%28ppm%20mass/weight%29,%20yaitu%20satuan%20kadar%20atau%20konsentrasi.%20Kalau%20tidak%20disebut%20apa-apa%20%28hanya%20%C3%A2%C2%80%C2%98ppm%C3%A2%C2%80%C2%99%29,%20umumnya%20diartikan%20sebagai%20ppm%20volume.%20%201%20ppm%20=%201000%20ppb%201%20ppb%20=%201/1000%20ppm%20PPB%20adalah%20bagian%20per%20miliar%20atau%20%C3%A2%C2%80%C2%98part%20per%20billion%C3%A2%C2%80%C2%99%20juga%20sebagai%20satuan%20kadar%20atau%20konsentrasi.%201%20ppm%20=%201%20mg/L%20mg/L%20yaitu%20milligram%20per%20liter.%20Jika%20ada%20data%201%20ppm%20%C3%A2%C2%80%C2%9Csesuatu%C3%A2%C2%80%C2%9D,%20artinya%20terdapat%201%20mg%20%C3%A2%C2%80%C2%9Csesuatu%C3%A2%C2%80%C2%9D%20dalam%20%28per%29%201%20liter%20larutan.%20Maka,%201%20ppb%20=%201/1000%20mg/L%20atau%201%20mg/L%20=%201000%20ppb.%20%20Sumber%20referensi:%20http:/forum.onlineconversion.com/showthread.php?t=943%20.%20diakses%20pada%20tanggal%2018%20Februari%202010%20http://wiki.answers.com/Q/Convert_mgl_to_ppm%20.%20diakses%20pada%20tanggal%2018%20Februari%202010%20www.migas-indonesia.com/files/article/%28Lab%29Partz_Per_Million.doc%20.%20Rangkuman%20Diskusi%20Mailing%20List%20Migas%20Indonesia%20:%20Part%20Per%20Million%20%C3%A2%C2%80%C2%93%20PPM%20.%20diakses%20pada%20tanggal%2018%20Februari%202010"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;http://forum.onlineconversion.com/showthread.php?t=943&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt; . diakses pada tanggal 20 Februari 2010, pukul 20:50&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;a href="http://violavanda.blogspot.com/PPM%20adalah%20bagian%20per%20juta%20atau%20%C3%A2%C2%80%C2%98part%20per%20million%C3%A2%C2%80%C2%99%20bisa%20dalam%20volume%20%28ppm%20volume%29%20atau%20massa/berat%20%28ppm%20mass/weight%29,%20yaitu%20satuan%20kadar%20atau%20konsentrasi.%20Kalau%20tidak%20disebut%20apa-apa%20%28hanya%20%C3%A2%C2%80%C2%98ppm%C3%A2%C2%80%C2%99%29,%20umumnya%20diartikan%20sebagai%20ppm%20volume.%20%201%20ppm%20=%201000%20ppb%201%20ppb%20=%201/1000%20ppm%20PPB%20adalah%20bagian%20per%20miliar%20atau%20%C3%A2%C2%80%C2%98part%20per%20billion%C3%A2%C2%80%C2%99%20juga%20sebagai%20satuan%20kadar%20atau%20konsentrasi.%201%20ppm%20=%201%20mg/L%20mg/L%20yaitu%20milligram%20per%20liter.%20Jika%20ada%20data%201%20ppm%20%C3%A2%C2%80%C2%9Csesuatu%C3%A2%C2%80%C2%9D,%20artinya%20terdapat%201%20mg%20%C3%A2%C2%80%C2%9Csesuatu%C3%A2%C2%80%C2%9D%20dalam%20%28per%29%201%20liter%20larutan.%20Maka,%201%20ppb%20=%201/1000%20mg/L%20atau%201%20mg/L%20=%201000%20ppb.%20%20Sumber%20referensi:%20http:/forum.onlineconversion.com/showthread.php?t=943%20.%20diakses%20pada%20tanggal%2018%20Februari%202010%20http://wiki.answers.com/Q/Convert_mgl_to_ppm%20.%20diakses%20pada%20tanggal%2018%20Februari%202010%20www.migas-indonesia.com/files/article/%28Lab%29Partz_Per_Million.doc%20.%20Rangkuman%20Diskusi%20Mailing%20List%20Migas%20Indonesia%20:%20Part%20Per%20Million%20%C3%A2%C2%80%C2%93%20PPM%20.%20diakses%20pada%20tanggal%2018%20Februari%202010"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;http://wiki.answers.com/Q/Convert_mgl_to_ppm&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt; . diakses pada tanggal 20 Februari 2010, pukul 21:00&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.onlineconversion.com/forum/forum_1078389947.html"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;http://www.onlineconversion.com/forum/forum_1078389947.htm&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;l&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt; diakses pada tanggal 20 Februari 2010, pukul 21:07&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3801423102268021614-1391341491607711543?l=makhluknyata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://makhluknyata.blogspot.com/feeds/1391341491607711543/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://makhluknyata.blogspot.com/2010/02/konversi-satuan-ppm-ppb-mgl.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3801423102268021614/posts/default/1391341491607711543'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3801423102268021614/posts/default/1391341491607711543'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://makhluknyata.blogspot.com/2010/02/konversi-satuan-ppm-ppb-mgl.html' title='Konversi Satuan PPM, PPB, Mg/L'/><author><name>Ferry Irawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02131878852998066016</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_fOSXTd7BKrk/S4KDYJDhIlI/AAAAAAAAAIc/gKyk3r_XtNA/S220/Untitled-2.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3801423102268021614.post-3144221639962443866</id><published>2010-02-21T14:51:00.003+07:00</published><updated>2010-02-21T15:00:30.340+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='lingkunganku'/><title type='text'>Makalah Peristiwa Kecelakaan Three Mile Island</title><content type='html'>&lt;meta content="text/html; charset=utf-8" http-equiv="Content-Type"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Word.Document" name="ProgId"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Microsoft Word 12" name="Generator"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Microsoft Word 12" name="Originator"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;link href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CPC-01%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_filelist.xml" rel="File-List"&gt;&lt;/link&gt;&lt;link href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CPC-01%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_editdata.mso" rel="Edit-Time-Data"&gt;&lt;/link&gt;&lt;link href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CPC-01%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_themedata.thmx" rel="themeData"&gt;&lt;/link&gt;&lt;link href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CPC-01%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_colorschememapping.xml" rel="colorSchemeMapping"&gt;&lt;/link&gt;    &lt;m:smallfrac m:val="off"&gt;    &lt;m:dispdef&gt;    &lt;m:lmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:rmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:defjc m:val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent m:val="1440"&gt;    &lt;m:intlim m:val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim m:val="undOvr"&gt;   &lt;/m:narylim&gt;&lt;/m:intlim&gt; &lt;/m:wrapindent&gt;&lt;style&gt;&lt;!-- /* Font Definitions */ @font-face	{font-family:"Cambria Math";	panose-1:0 0 0 0 0 0 0 0 0 0;	mso-font-charset:1;	mso-generic-font-family:roman;	mso-font-format:other;	mso-font-pitch:variable;	mso-font-signature:0 0 0 0 0 0;} /* Style Definitions */ p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal	{mso-style-unhide:no;	mso-style-qformat:yes;	mso-style-parent:"";	margin:0cm;	margin-bottom:.0001pt;	mso-pagination:widow-orphan;	font-size:12.0pt;	font-family:"Times New Roman","serif";	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";}p.MsoFooter, li.MsoFooter, div.MsoFooter	{mso-style-unhide:no;	mso-style-link:"Footer Char";	margin:0cm;	margin-bottom:.0001pt;	mso-pagination:widow-orphan;	tab-stops:center 216.0pt right 432.0pt;	font-size:12.0pt;	font-family:"Times New Roman","serif";	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";}span.FooterChar	{mso-style-name:"Footer Char";	mso-style-unhide:no;	mso-style-locked:yes;	mso-style-link:Footer;	mso-ansi-font-size:12.0pt;	mso-bidi-font-size:12.0pt;	font-family:"Times New Roman","serif";	mso-ascii-font-family:"Times New Roman";	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";	mso-hansi-font-family:"Times New Roman";	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";}.MsoChpDefault	{mso-style-type:export-only;	mso-default-props:yes;	mso-ascii-font-family:Calibri;	mso-ascii-theme-font:minor-latin;	mso-fareast-font-family:Calibri;	mso-fareast-theme-font:minor-latin;	mso-hansi-font-family:Calibri;	mso-hansi-theme-font:minor-latin;	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}.MsoPapDefault	{mso-style-type:export-only;	margin-bottom:10.0pt;	line-height:115%;}@page Section1	{size:595.45pt 841.7pt;	margin:72.0pt 90.0pt 72.0pt 90.0pt;	mso-header-margin:36.0pt;	mso-footer-margin:36.0pt;	mso-page-numbers:roman-lower 1;	mso-paper-source:0;}div.Section1	{page:Section1;} /* List Definitions */ @list l0	{mso-list-id:1025209974;	mso-list-template-ids:-587298118;}@list l0:level1	{mso-level-tab-stop:27.75pt;	mso-level-number-position:left;	margin-left:27.75pt;	text-indent:-27.75pt;}@list l0:level2	{mso-level-text:"%1\.%2\.";	mso-level-tab-stop:84.75pt;	mso-level-number-position:left;	margin-left:84.75pt;	text-indent:-27.75pt;}@list l0:level3	{mso-level-text:"%1\.%2\.%3\.";	mso-level-tab-stop:150.0pt;	mso-level-number-position:left;	margin-left:150.0pt;	text-indent:-36.0pt;}@list l0:level4	{mso-level-text:"%1\.%2\.%3\.%4\.";	mso-level-tab-stop:207.0pt;	mso-level-number-position:left;	margin-left:207.0pt;	text-indent:-36.0pt;}@list l0:level5	{mso-level-text:"%1\.%2\.%3\.%4\.%5\.";	mso-level-tab-stop:282.0pt;	mso-level-number-position:left;	margin-left:282.0pt;	text-indent:-54.0pt;}@list l0:level6	{mso-level-text:"%1\.%2\.%3\.%4\.%5\.%6\.";	mso-level-tab-stop:339.0pt;	mso-level-number-position:left;	margin-left:339.0pt;	text-indent:-54.0pt;}@list l0:level7	{mso-level-text:"%1\.%2\.%3\.%4\.%5\.%6\.%7\.";	mso-level-tab-stop:414.0pt;	mso-level-number-position:left;	margin-left:414.0pt;	text-indent:-72.0pt;}@list l0:level8	{mso-level-text:"%1\.%2\.%3\.%4\.%5\.%6\.%7\.%8\.";	mso-level-tab-stop:471.0pt;	mso-level-number-position:left;	margin-left:471.0pt;	text-indent:-72.0pt;}@list l0:level9	{mso-level-text:"%1\.%2\.%3\.%4\.%5\.%6\.%7\.%8\.%9\.";	mso-level-tab-stop:546.0pt;	mso-level-number-position:left;	margin-left:546.0pt;	text-indent:-90.0pt;}@list l1	{mso-list-id:1089620878;	mso-list-template-ids:1966779262;}@list l1:level1	{mso-level-start-at:2;	mso-level-tab-stop:27.75pt;	mso-level-number-position:left;	margin-left:27.75pt;	text-indent:-27.75pt;}@list l1:level2	{mso-level-text:"%1\.%2\.";	mso-level-tab-stop:84.75pt;	mso-level-number-position:left;	margin-left:84.75pt;	text-indent:-27.75pt;}@list l1:level3	{mso-level-text:"%1\.%2\.%3\.";	mso-level-tab-stop:150.0pt;	mso-level-number-position:left;	margin-left:150.0pt;	text-indent:-36.0pt;}@list l1:level4	{mso-level-text:"%1\.%2\.%3\.%4\.";	mso-level-tab-stop:207.0pt;	mso-level-number-position:left;	margin-left:207.0pt;	text-indent:-36.0pt;}@list l1:level5	{mso-level-text:"%1\.%2\.%3\.%4\.%5\.";	mso-level-tab-stop:282.0pt;	mso-level-number-position:left;	margin-left:282.0pt;	text-indent:-54.0pt;}@list l1:level6	{mso-level-text:"%1\.%2\.%3\.%4\.%5\.%6\.";	mso-level-tab-stop:339.0pt;	mso-level-number-position:left;	margin-left:339.0pt;	text-indent:-54.0pt;}@list l1:level7	{mso-level-text:"%1\.%2\.%3\.%4\.%5\.%6\.%7\.";	mso-level-tab-stop:414.0pt;	mso-level-number-position:left;	margin-left:414.0pt;	text-indent:-72.0pt;}@list l1:level8	{mso-level-text:"%1\.%2\.%3\.%4\.%5\.%6\.%7\.%8\.";	mso-level-tab-stop:471.0pt;	mso-level-number-position:left;	margin-left:471.0pt;	text-indent:-72.0pt;}@list l1:level9	{mso-level-text:"%1\.%2\.%3\.%4\.%5\.%6\.%7\.%8\.%9\.";	mso-level-tab-stop:546.0pt;	mso-level-number-position:left;	margin-left:546.0pt;	text-indent:-90.0pt;}ol	{margin-bottom:0cm;}ul	{margin-bottom:0cm;}--&gt;&lt;/style&gt;  &lt;/m:defjc&gt;&lt;/m:rmargin&gt;&lt;/m:lmargin&gt;&lt;/m:dispdef&gt;&lt;/m:smallfrac&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-size: 14pt; line-height: 150%;"&gt;MAKALAH &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 14pt; line-height: 150%;"&gt;KIMIA LINGKUNGAN&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 14pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt;&amp;nbsp;&lt;/o:p&gt;PERISTIWA KECELAKAAN PULAU THREE MILE&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 14pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_fOSXTd7BKrk/S4DkGgsfX3I/AAAAAAAAAHs/zcg2l_1T0Yw/s1600-h/wrr.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="317" src="http://4.bp.blogspot.com/_fOSXTd7BKrk/S4DkGgsfX3I/AAAAAAAAAHs/zcg2l_1T0Yw/s320/wrr.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: center;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-size: 16pt; line-height: 150%;"&gt;Disusun Oleh:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-size: 14pt; line-height: 150%;"&gt;Ferry Irawan Kartasasmita&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 14pt; line-height: 150%;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-size: 14pt; line-height: 150%;"&gt;H1E109020&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 14pt; line-height: 150%;"&gt;Dewi Rosani&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; H1E109012&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 14pt; line-height: 150%;"&gt;Faulina Miliani&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; H1E109073&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 14pt; line-height: 150%;"&gt;Irwansyah Noor&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; H1E109018&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: 16pt; line-height: 150%;"&gt;Dosen Pembimbing:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 14pt; line-height: 150%;"&gt;Ibu Nopi Stiyati Prihatini.S si,MT&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-size: 14pt; line-height: 150%;"&gt;PROGRAM STUDI TEKNIK LINGKUNGAN&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-size: 14pt; line-height: 150%;"&gt;FAKULTAS TEKNIK&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-size: 14pt; line-height: 150%;"&gt;UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-size: 14pt; line-height: 150%;"&gt;BANJARBARU&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN"&gt;2010&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span lang="SV" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;br clear="all" style="page-break-before: always;" /&gt; &lt;/span&gt;  &lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;KATA PENGANTAR&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;Puji dan syukur kami panjatkan ke hadirat Allah SWT karena atas rahmat dan ridha-Nyalah sehingga kami dapat menyelesaikan makalah yang berjudul “ Peristiwa Kecelakaan PLTN Pulau Three Mile” dalam rangka memenuhi tugas mata kuliah Kimia Lingkungan oleh Ibu Nopi Stiyati Prihatini.S.si,MT.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;Makalah ini disusun dengan harapan dapat menambah wawasan dan pengetahuan kita tentang peristiwa yang berhubungan dengan lingkungan yang terjadi di dalam dunia internasional.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;Kami sadar sepenuhnya bahwa dalam pembuatan makalah ini banyak sekali terdapat kekurangan baik disengaja maupun tidak disengaja. Oleh karena itu, kami sangat mengharapkan adanya kritik dan saran yang membangun demi kesempurnaan makalah ini.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;Akhir kata, semoga usaha ini dapat bermanfaat dan mendapatkan ridha dari Allah SWT. Amin&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: center;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Banjarbaru, 18 Februari 2010&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: center;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: center;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Penyusun&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN"&gt;DAFTAR ISI&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;LEMBAR JUDUL&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; i&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;KATA PENGANTAR&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; ii&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;DAFTAR ISI&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; iii&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;BAB &lt;/span&gt;1&lt;span lang="IN"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; PENDAHULUAN&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 84.75pt; text-align: justify; text-indent: -27.75pt;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;1.1.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Latar Belakang .......................................................................... &amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; 1&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 84.75pt; text-align: justify; text-indent: -27.75pt;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;1.2.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Rumusan Masalah&lt;span lang="IN"&gt; ...................................................................... &amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;2&lt;span lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 84.75pt; text-align: justify; text-indent: -27.75pt;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;1.3.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Tujuan......................................................................................... &amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; 2&lt;span lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;BAB &lt;/span&gt;2&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;span lang="IN"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;PEMBAHASAN&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 84.75pt; text-align: justify; text-indent: -27.75pt;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;2.1.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Peristiwa Kecelakaan PLTN Pulau Three Mile&lt;span lang="IN"&gt; ......................... &amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;3&lt;span lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 84.75pt; text-align: justify; text-indent: -27.75pt;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;2.2.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Kepemilikan PLTN Pulau Three Mile&lt;span lang="IN"&gt;........................................ &amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; 3&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 84.75pt; text-align: justify; text-indent: -27.75pt;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;2.3.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Pihak yang Bersangkutan dalam Kecelakaan PLTN Pulau &lt;span lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 84.75pt; text-align: justify;"&gt;Three Mile................................................................................... &amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; 5&lt;span lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 84.75pt; text-align: justify; text-indent: -27.75pt;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;2.4.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Kronologi Kecelakaan PLTN Pulau Three Mile&lt;span lang="SV"&gt;......................... &amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; 5&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-left: 84.75pt; text-align: justify; text-indent: -27.75pt;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;2.5.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Dampak Kecelakaan PLTN Three Mile Island........................... &amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; 11&lt;span lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;BAB 3&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; PENUTUP&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;3&lt;span lang="IN"&gt;.1&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Kesimpulan ................................................................................ &amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; 1&lt;/span&gt;4&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; 3.2&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Saran&amp;nbsp; ......................................................................................... &amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; 14&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;DAFTAR PUSTAKA&amp;nbsp;&amp;nbsp; ......................................................................................... &amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;15&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;meta content="text/html; charset=utf-8" http-equiv="Content-Type"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Word.Document" name="ProgId"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Microsoft Word 12" name="Generator"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Microsoft Word 12" name="Originator"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;link href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CPC-01%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_filelist.xml" rel="File-List"&gt;&lt;/link&gt;&lt;link href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CPC-01%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_editdata.mso" rel="Edit-Time-Data"&gt;&lt;/link&gt;&lt;link href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CPC-01%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_themedata.thmx" rel="themeData"&gt;&lt;/link&gt;&lt;link href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CPC-01%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_colorschememapping.xml" rel="colorSchemeMapping"&gt;&lt;/link&gt;    &lt;m:smallfrac m:val="off"&gt;    &lt;m:dispdef&gt;    &lt;m:lmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:rmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:defjc m:val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent m:val="1440"&gt;    &lt;m:intlim m:val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim m:val="undOvr"&gt;   &lt;/m:narylim&gt;&lt;/m:intlim&gt; &lt;/m:wrapindent&gt;&lt;style&gt;&lt;!-- /* Font Definitions */ @font-face	{font-family:Wingdings;	panose-1:5 0 0 0 0 0 0 0 0 0;	mso-font-charset:2;	mso-generic-font-family:auto;	mso-font-pitch:variable;	mso-font-signature:0 268435456 0 0 -2147483648 0;}@font-face	{font-family:"Cambria Math";	panose-1:0 0 0 0 0 0 0 0 0 0;	mso-font-charset:1;	mso-generic-font-family:roman;	mso-font-format:other;	mso-font-pitch:variable;	mso-font-signature:0 0 0 0 0 0;}@font-face	{font-family:Calibri;	panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4;	mso-font-charset:0;	mso-generic-font-family:swiss;	mso-font-pitch:variable;	mso-font-signature:-1610611985 1073750139 0 0 159 0;} /* Style Definitions */ p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal	{mso-style-unhide:no;	mso-style-qformat:yes;	mso-style-parent:"";	margin-top:0cm;	margin-right:0cm;	margin-bottom:10.0pt;	margin-left:0cm;	line-height:115%;	mso-pagination:widow-orphan;	font-size:11.0pt;	font-family:"Calibri","sans-serif";	mso-ascii-font-family:Calibri;	mso-ascii-theme-font:minor-latin;	mso-fareast-font-family:Calibri;	mso-fareast-theme-font:minor-latin;	mso-hansi-font-family:Calibri;	mso-hansi-theme-font:minor-latin;	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}h1	{mso-style-priority:9;	mso-style-unhide:no;	mso-style-qformat:yes;	mso-style-link:"Heading 1 Char";	mso-margin-top-alt:auto;	margin-right:0cm;	mso-margin-bottom-alt:auto;	margin-left:0cm;	mso-pagination:widow-orphan;	mso-outline-level:1;	font-size:24.0pt;	font-family:"Times New Roman","serif";	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";	font-weight:bold;}h3	{mso-style-unhide:no;	mso-style-qformat:yes;	mso-style-link:"Heading 3 Char";	mso-style-next:Normal;	margin-top:12.0pt;	margin-right:0cm;	margin-bottom:3.0pt;	margin-left:0cm;	mso-pagination:widow-orphan;	page-break-after:avoid;	mso-outline-level:3;	font-size:13.0pt;	font-family:"Arial","sans-serif";	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";	font-weight:bold;}a:link, span.MsoHyperlink	{color:blue;	text-decoration:underline;	text-underline:single;}a:visited, span.MsoHyperlinkFollowed	{mso-style-noshow:yes;	mso-style-priority:99;	color:purple;	mso-themecolor:followedhyperlink;	text-decoration:underline;	text-underline:single;}p	{mso-style-priority:99;	mso-style-unhide:no;	mso-margin-top-alt:auto;	margin-right:0cm;	mso-margin-bottom-alt:auto;	margin-left:0cm;	mso-pagination:widow-orphan;	font-size:12.0pt;	font-family:"Times New Roman","serif";	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";}p.MsoListParagraph, li.MsoListParagraph, div.MsoListParagraph	{mso-style-priority:34;	mso-style-unhide:no;	mso-style-qformat:yes;	margin-top:0cm;	margin-right:0cm;	margin-bottom:10.0pt;	margin-left:36.0pt;	mso-add-space:auto;	line-height:115%;	mso-pagination:widow-orphan;	font-size:11.0pt;	font-family:"Calibri","sans-serif";	mso-ascii-font-family:Calibri;	mso-ascii-theme-font:minor-latin;	mso-fareast-font-family:Calibri;	mso-fareast-theme-font:minor-latin;	mso-hansi-font-family:Calibri;	mso-hansi-theme-font:minor-latin;	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}p.MsoListParagraphCxSpFirst, li.MsoListParagraphCxSpFirst, div.MsoListParagraphCxSpFirst	{mso-style-priority:34;	mso-style-unhide:no;	mso-style-qformat:yes;	mso-style-type:export-only;	margin-top:0cm;	margin-right:0cm;	margin-bottom:0cm;	margin-left:36.0pt;	margin-bottom:.0001pt;	mso-add-space:auto;	line-height:115%;	mso-pagination:widow-orphan;	font-size:11.0pt;	font-family:"Calibri","sans-serif";	mso-ascii-font-family:Calibri;	mso-ascii-theme-font:minor-latin;	mso-fareast-font-family:Calibri;	mso-fareast-theme-font:minor-latin;	mso-hansi-font-family:Calibri;	mso-hansi-theme-font:minor-latin;	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}p.MsoListParagraphCxSpMiddle, li.MsoListParagraphCxSpMiddle, div.MsoListParagraphCxSpMiddle	{mso-style-priority:34;	mso-style-unhide:no;	mso-style-qformat:yes;	mso-style-type:export-only;	margin-top:0cm;	margin-right:0cm;	margin-bottom:0cm;	margin-left:36.0pt;	margin-bottom:.0001pt;	mso-add-space:auto;	line-height:115%;	mso-pagination:widow-orphan;	font-size:11.0pt;	font-family:"Calibri","sans-serif";	mso-ascii-font-family:Calibri;	mso-ascii-theme-font:minor-latin;	mso-fareast-font-family:Calibri;	mso-fareast-theme-font:minor-latin;	mso-hansi-font-family:Calibri;	mso-hansi-theme-font:minor-latin;	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}p.MsoListParagraphCxSpLast, li.MsoListParagraphCxSpLast, div.MsoListParagraphCxSpLast	{mso-style-priority:34;	mso-style-unhide:no;	mso-style-qformat:yes;	mso-style-type:export-only;	margin-top:0cm;	margin-right:0cm;	margin-bottom:10.0pt;	margin-left:36.0pt;	mso-add-space:auto;	line-height:115%;	mso-pagination:widow-orphan;	font-size:11.0pt;	font-family:"Calibri","sans-serif";	mso-ascii-font-family:Calibri;	mso-ascii-theme-font:minor-latin;	mso-fareast-font-family:Calibri;	mso-fareast-theme-font:minor-latin;	mso-hansi-font-family:Calibri;	mso-hansi-theme-font:minor-latin;	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}span.Heading1Char	{mso-style-name:"Heading 1 Char";	mso-style-priority:9;	mso-style-unhide:no;	mso-style-locked:yes;	mso-style-link:"Heading 1";	mso-ansi-font-size:24.0pt;	mso-bidi-font-size:24.0pt;	font-family:"Times New Roman","serif";	mso-ascii-font-family:"Times New Roman";	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";	mso-hansi-font-family:"Times New Roman";	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";	mso-font-kerning:18.0pt;	font-weight:bold;}span.Heading3Char	{mso-style-name:"Heading 3 Char";	mso-style-unhide:no;	mso-style-locked:yes;	mso-style-link:"Heading 3";	mso-ansi-font-size:13.0pt;	mso-bidi-font-size:13.0pt;	font-family:"Arial","sans-serif";	mso-ascii-font-family:Arial;	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";	mso-hansi-font-family:Arial;	mso-bidi-font-family:Arial;	font-weight:bold;}span.google-src-text	{mso-style-name:google-src-text;	mso-style-unhide:no;}.MsoChpDefault	{mso-style-type:export-only;	mso-default-props:yes;	mso-ascii-font-family:Calibri;	mso-ascii-theme-font:minor-latin;	mso-fareast-font-family:Calibri;	mso-fareast-theme-font:minor-latin;	mso-hansi-font-family:Calibri;	mso-hansi-theme-font:minor-latin;	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}.MsoPapDefault	{mso-style-type:export-only;	margin-bottom:10.0pt;	line-height:115%;}@page Section1	{size:21.0cm 841.95pt;	margin:72.0pt 72.0pt 72.0pt 72.0pt;	mso-header-margin:36.0pt;	mso-footer-margin:36.0pt;	mso-paper-source:0;}div.Section1	{page:Section1;} /* List Definitions */ @list l0	{mso-list-id:159278778;	mso-list-template-ids:1984364078;}@list l0:level1	{mso-level-text:%1;	mso-level-tab-stop:none;	mso-level-number-position:left;	margin-left:18.0pt;	text-indent:-18.0pt;}@list l0:level2	{mso-level-text:"%1\.%2";	mso-level-tab-stop:none;	mso-level-number-position:left;	margin-left:18.0pt;	text-indent:-18.0pt;}@list l0:level3	{mso-level-text:"%1\.%2\.%3";	mso-level-tab-stop:none;	mso-level-number-position:left;	margin-left:36.0pt;	text-indent:-36.0pt;}@list l0:level4	{mso-level-text:"%1\.%2\.%3\.%4";	mso-level-tab-stop:none;	mso-level-number-position:left;	margin-left:36.0pt;	text-indent:-36.0pt;}@list l0:level5	{mso-level-text:"%1\.%2\.%3\.%4\.%5";	mso-level-tab-stop:none;	mso-level-number-position:left;	margin-left:54.0pt;	text-indent:-54.0pt;}@list l0:level6	{mso-level-text:"%1\.%2\.%3\.%4\.%5\.%6";	mso-level-tab-stop:none;	mso-level-number-position:left;	margin-left:54.0pt;	text-indent:-54.0pt;}@list l0:level7	{mso-level-text:"%1\.%2\.%3\.%4\.%5\.%6\.%7";	mso-level-tab-stop:none;	mso-level-number-position:left;	margin-left:72.0pt;	text-indent:-72.0pt;}@list l0:level8	{mso-level-text:"%1\.%2\.%3\.%4\.%5\.%6\.%7\.%8";	mso-level-tab-stop:none;	mso-level-number-position:left;	margin-left:72.0pt;	text-indent:-72.0pt;}@list l0:level9	{mso-level-text:"%1\.%2\.%3\.%4\.%5\.%6\.%7\.%8\.%9";	mso-level-tab-stop:none;	mso-level-number-position:left;	margin-left:90.0pt;	text-indent:-90.0pt;}@list l1	{mso-list-id:1004286083;	mso-list-template-ids:-1551435270;}@list l1:level1	{mso-level-number-format:bullet;	mso-level-text:;	mso-level-tab-stop:36.0pt;	mso-level-number-position:left;	text-indent:-18.0pt;	mso-ansi-font-size:10.0pt;	font-family:Symbol;}@list l2	{mso-list-id:1239555675;	mso-list-type:hybrid;	mso-list-template-ids:-1581509080 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715;}@list l2:level1	{mso-level-tab-stop:none;	mso-level-number-position:left;	text-indent:-18.0pt;}@list l3	{mso-list-id:1395010619;	mso-list-template-ids:-1770220282;}@list l3:level1	{mso-level-tab-stop:none;	mso-level-number-position:left;	text-indent:-18.0pt;}@list l3:level2	{mso-level-start-at:2;	mso-level-legal-format:yes;	mso-level-text:"%1\.%2";	mso-level-tab-stop:none;	mso-level-number-position:left;	margin-left:36.0pt;	text-indent:-18.0pt;}@list l3:level3	{mso-level-legal-format:yes;	mso-level-text:"%1\.%2\.%3";	mso-level-tab-stop:none;	mso-level-number-position:left;	margin-left:54.0pt;	text-indent:-36.0pt;}@list l3:level4	{mso-level-legal-format:yes;	mso-level-text:"%1\.%2\.%3\.%4";	mso-level-tab-stop:none;	mso-level-number-position:left;	margin-left:54.0pt;	text-indent:-36.0pt;}@list l3:level5	{mso-level-legal-format:yes;	mso-level-text:"%1\.%2\.%3\.%4\.%5";	mso-level-tab-stop:none;	mso-level-number-position:left;	margin-left:72.0pt;	text-indent:-54.0pt;}@list l3:level6	{mso-level-legal-format:yes;	mso-level-text:"%1\.%2\.%3\.%4\.%5\.%6";	mso-level-tab-stop:none;	mso-level-number-position:left;	margin-left:72.0pt;	text-indent:-54.0pt;}@list l3:level7	{mso-level-legal-format:yes;	mso-level-text:"%1\.%2\.%3\.%4\.%5\.%6\.%7";	mso-level-tab-stop:none;	mso-level-number-position:left;	margin-left:90.0pt;	text-indent:-72.0pt;}@list l3:level8	{mso-level-legal-format:yes;	mso-level-text:"%1\.%2\.%3\.%4\.%5\.%6\.%7\.%8";	mso-level-tab-stop:none;	mso-level-number-position:left;	margin-left:90.0pt;	text-indent:-72.0pt;}@list l3:level9	{mso-level-legal-format:yes;	mso-level-text:"%1\.%2\.%3\.%4\.%5\.%6\.%7\.%8\.%9";	mso-level-tab-stop:none;	mso-level-number-position:left;	margin-left:108.0pt;	text-indent:-90.0pt;}ol	{margin-bottom:0cm;}ul	{margin-bottom:0cm;}--&gt;&lt;/style&gt;  &lt;/m:defjc&gt;&lt;/m:rmargin&gt;&lt;/m:lmargin&gt;&lt;/m:dispdef&gt;&lt;/m:smallfrac&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;BAB 1&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;PENDAHULUAN&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraph" style="line-height: 150%; margin-left: 18pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;1.1&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Latar Belakang&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Masalah energi merupakan salah satu isu penting yang sedang hangat dibicarakan di dunia internasional. Semakin berkurangnya sumber energi, penemuan sumber energi baru, pengembangan energi-energi alternatif, dan dampak penggunaan energi minyak bumi terhadap lingkungan hidup menjadi tema-tema yang menarik dan banyak didiskusikan belakangan ini. Pemanasan global yang diyakini sedang terjadi dan akan memasuki tahap yang mengkhawatirkan disebut-sebut juga merupakan dampak utama dari penggunaan energi minyak bumi yang merupakan sumber energi utama saat ini.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Dampak lingkungan dan semakin berkurangnya sumber energi minyak bumi memaksa kita untuk mencari dan mengembangkan sumber energi baru. Salah satu alternatif sumber energi baru yang potensial datang dari energi nuklir. Meski dampak dan bahaya yang ditimbulkan sangat besar, tetapi tidak dapat dipungkiri bahwa energi nuklir adalah salah satu alternatif sumber energi yang layak diperhitungkan kedepannya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Pembangkit listrik tenaga nuklir adalah stasiun pembangkit listrik thermal dimana panas yang dihasilkan diperoleh dari satu atau lebih reaktor nuklir pembangkit listrik. Reaktor nuklir yang pertama kali adalah stasiun pembangkit percobaan EBR-Ipada 2O Desember 1951 di dekat Arco, Idaho, Amerika Serikat. Pada 27 Juni 1954, PLTN pertama dunia yang menghasilkan listrik untuk jaringan listrik (power grid) mulai beroperasi di Obnins, Uni Soviet.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Isu energi nuklir yang berkembang saat ini memang berkisar tentang penggunaan energi nuklir dalam bentuk bom nuklir dan bayangan buruk tentang musibah kecelakaan PLTN di Pulau Three Mile, Amerika Serikat bisa menjadi bahan renungan bagi kita semua. Karena akibat kecelakaan ini menyebabkan tercemarnya lingkungan oleh zat radioaktif. Komponen yang&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt; paling berbahaya dari pencemaran radioaktif seperti nuklir adalah radiasi sinar alpha, beta dan gamma yang sangat membahayakan makhluk hidup di sekitarnya. Selain itu partikel-partikel neutron yang dihasilkan juga berbahaya. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;Apabila ada makhluk hidup yang terkena radiasi atom nuklir yang berbahaya biasanya akan terjadi mutasi gen karena terjadi perubahan struktur zat serta pola reaksi kimia yang merusak sel-sel tubuh makhluk hidup baik tumbuh-tumbuhan maupun hewan atau binatang.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;1.2 Rumusan Masalah&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;1.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Peristiwa apa yang terjadi di Pulau Three Mile?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;2.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Bagaimana kronologi peristiwa di Pulau Three Mile?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;3.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Pihak mana saja yang bersangkutan dengan peristiwa di Pulau Three Mile?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;4.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Siapa pemilik PLTN Pulau Three Mile?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpLast" style="line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;5.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Apa saja dampak dari peristiwa di Pulau Three Mile?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;1.3 Tujuan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Makalah ini disusun bertujuan untuk menambah wawasan dan pengetahuan mahasiswa khususnya dalam bidang pencemaran lingkungan yang terjadi di Pulau Three Mile, seperti :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;1.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Mengetahui kronolgi peristiwa di Pulau Three Mile.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;2.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Mengetahui pihak-pihak yang bersangkutan dengan peristiwa di Pulau Three Mile.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;3.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Mengetahui pemilik PLTN Pulau Three Mile.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpLast" style="line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;4.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Mengetahui dampak dari peristiwa di Pulau Three Mile.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;BAB 2&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;PEMBAHASAN&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;2.1 Peristiwa Kecelakaan PLTN Pulau Three Mile&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Pulau Three Mile&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt; merupakan &lt;/span&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/PLTN" title="PLTN"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;PLTN&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt; yang terletak di Pulau Three Mile, sebuah &lt;/span&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Pulau_buatan&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="Pulau buatan (halaman belum tersedia)"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;pulau buatan&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt; yang terletak di &lt;/span&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Dauphin_County,_Pennsylvania&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="Dauphin County, Pennsylvania (halaman belum tersedia)"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Dauphin Country, Pennsylvania&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;, dekat &lt;/span&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Harrisburg,_Pennsylvania" title="Harrisburg, Pennsylvania"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Harrisburg&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;. Pada 28 Maret 1979 pembangkit listrik tenaga nuklir di Pulau Three Mile (Pensylvania, Amerika Serikat) mengalami pencairan inti sebagian di Unit 2 (&lt;/span&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Reaktor_air_bertekanan&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="Reaktor air bertekanan (halaman belum tersedia)"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;reaktor air bertekanan&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt; yang diproduksi oleh &lt;/span&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Babcock_%26_Wilcox&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="Babcock &amp;amp; Wilcox (halaman belum tersedia)"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Babcock &amp;amp; Wilcox&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;) dan memberikan kenangan buruk bagi warga Amerika Serikat khususnya dan dunia pada umumnya. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Sejumlah orang memandang musibah ini sebagai titik balik bagi industri nuklir di &lt;/span&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Amerika_Serikat" title="Amerika Serikat"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Amerika Serikat&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;.&lt;sup&gt; &lt;/sup&gt;Musibah Pulau Three Mile merupakan yang terpenting dalam sejarah industri pembangkit nuklir Amerika Serikat sebab mengakibatkan pembebasan lebih dari 481 &lt;/span&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Becquerel" title="Becquerel"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;PBq&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt; (13 juta &lt;/span&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Curie&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="Curie (halaman belum tersedia)"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Curie&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;) &lt;/span&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Gas_radioaktif&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="Gas radioaktif (halaman belum tersedia)"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;gas radioaktif&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;, namun kurang dari 740 GBq (20 Curie) &lt;/span&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Iodin-131&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="Iodin-131 (halaman belum tersedia)"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;iodin-131&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt; yang amat berbahaya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Meskipun pada kecelakaan ini tidak terdapat korban jiwa, namun mempunyai arti dan dampak yang sangat penting bagi kehidupan makhluk hidup sekitar. Karena sebelum kecelakaan tersebut, para ahli nuklir sangat yakin akan keamanan sebuah reaktor nuklir. Terjadinya kecelakaan ini telah membuka mata masyarakat luas dan para ahli bahwa kemungkinan terjadinya kecelakaan ternyata lebih besar daripada yang diperkirakan. &lt;span style="color: #1f497d;"&gt;http://elektroindonesia.com/elektro/ener14.html&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;2.2 Kepemilikan PLTN Pulau Three Mile&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Seperti halnya dengan industri lain, kepemilikan PLTN Three Mile sering berubah selama kurun waktu beberapa tahun. Pada saat terjadi kecelakaan pada Three Mile Island Unit-2 bulan Maret 1979, Three mile dimiliki oleh Perusahaan Utilitas Publik Umum (GPU). GPU adalah perusahaan holding utilitas listrik yang memiliki tiga perusahaan yang sedang beroperasi diantaranya: JCP &amp;amp; L dioperasikan sepenuhnya di New Jersey, sedangkan Penelec dan Met-Ed dioperasikan di Pennsylvania pada saat terjadi kecelakaan tersebut. Pada saat terjadi kecelakaan Three Mile Island Unit 1 dan 2, perusahaan Met-Ed menjadi operator langsung dari kedua reaktor ini. Sedangkan pada bulan Januari 1982 pengoperasian Three Mile Island Unit 1 dan 2 diserahkan dari Perusahaan Metropolitan Edison divestasi kepada Utilitas Publik Umum Nuklir Corporation (GPUN) - sebuah anak perusahaan baru yang dibuat oleh GPU. GPUN sendiri dibuat dalam rangka mencuci tangan atas kesalahan yang telah dilakukan oleh Met-Ed akibat kecelakaan yang terjadi pada reaktor nuklir di Three Mile. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;v:shapetype coordsize="21600,21600" filled="f" id="_x0000_t75" o:preferrelative="t" o:spt="75" path="m@4@5l@4@11@9@11@9@5xe" stroked="f"&gt;  &lt;v:stroke joinstyle="miter"&gt;  &lt;v:formulas&gt;   &lt;v:f eqn="if lineDrawn pixelLineWidth 0"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @0 1 0"&gt;   &lt;v:f eqn="sum 0 0 @1"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @2 1 2"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @3 21600 pixelWidth"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @3 21600 pixelHeight"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @0 0 1"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @6 1 2"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @7 21600 pixelWidth"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @8 21600 0"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @7 21600 pixelHeight"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @10 21600 0"&gt;  &lt;/v:f&gt;  &lt;v:path gradientshapeok="t" o:connecttype="rect" o:extrusionok="f"&gt;  &lt;o:lock aspectratio="t" v:ext="edit"&gt; &lt;/o:lock&gt;&lt;v:shape id="Picture_x0020_13" o:spid="_x0000_i1029" style="height: 151.5pt; visibility: visible; width: 237.75pt;" type="#_x0000_t75"&gt;  &lt;v:imagedata o:title="" src="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CPC-01%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_image001.png"&gt; &lt;/v:imagedata&gt;&lt;/v:shape&gt;&lt;/v:path&gt;&lt;/v:f&gt;&lt;/v:f&gt;&lt;/v:f&gt;&lt;/v:f&gt;&lt;/v:f&gt;&lt;/v:f&gt;&lt;/v:f&gt;&lt;/v:f&gt;&lt;/v:f&gt;&lt;/v:f&gt;&lt;/v:f&gt;&lt;/v:formulas&gt;&lt;/v:stroke&gt;&lt;/v:shapetype&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_fOSXTd7BKrk/S4Dk5btJohI/AAAAAAAAAH0/jkbAifi2tBc/s1600-h/1.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_fOSXTd7BKrk/S4Dk5btJohI/AAAAAAAAAH0/jkbAifi2tBc/s320/1.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Gambar 1&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 8pt; line-height: 150%;"&gt;Three Mile-1 pada saat masih berupa konstruksi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Pada bulan Desember 1999, General Public Utilitas menjual Three Mile unit 1 kepada AmerGen Energi LLC, perusahaan ini merupakan hasil kerjasama antara PECO (sekarang Exelon) dengan British Energi, Edinburgh, Skotlandia. Dan pada Desember 2003, Exelon Corporation menjadi pemilik penuh AmerGen. Sedangkan pada tanggal 6 November 2001, FirstEnergy of Akron Ohio mengambil alih Utilitas Publik Umum Corp (GPU). Maka sejak saat itu&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;FirstEnergy of Akron Ohio resmi memiliki JCP &amp;amp; L, Penelec, dan Met-Ed yang merupakan anak perusahaan utilitas listrik. Dan sejak tahun 2004 Three Mile Unit-2 dinonaktifkan dan pasca-defueling terus dipantau penyimpanan yang terjadi. FirstEnergy of Akron Ohio resmi memiliki PLTN Three Mile tetapi dikelola sepenuhnya oleh Exelon, sebagai pemilik dan operator dari Three Mile unit-1. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;2.3 Pihak yang Bersangkutan dalam Kecelakaan PLTN Pulau Three Mile &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Peristiwa yang menimbulkan krisis di PLTN Pulau Three Mile itu terjadi akibat akumulasi beberapa kegagalan, yaitu kegagalan peralatan kecil dan akibat kesalahan operator. Musibah Pulau Three Mile banyak dipandang sebagai kegagalan manajemen krisis. Operator reaktor tidak dilatih untuk menangani keadaan atau situasi yang berbahaya dan &lt;/span&gt;&lt;a href="http://wapedia.mobi/id/Nuclear_Regulatory_Commission"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Nuclear Regulatory Commission&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt; (NRC) tidak mengadakan komunikasi secara efektif dengan prasarananya. Apalagi begitu bencana terjadi, jalur otoritas terbukti tak ditetapkan dengan baik. Berbagai pihak menerima laporan yang saling bertentangan yang menyebabkan kepanikan dan evakuasi tidak perlu. Kelemahan sistem pengaturan inilah yang menyebabkan berbagai pihak membuat kesalahan.&lt;sup&gt; &lt;/sup&gt;Sekitar separuh dari &lt;/span&gt;&lt;a href="http://wapedia.mobi/id/Inti_reaktor"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;inti reaktor&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt; Three Mile Island-2 &lt;/span&gt;&lt;a href="http://wapedia.mobi/id/Pencairan_nuklir"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;mencair&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;, membebaskan banyak &lt;/span&gt;&lt;a href="http://wapedia.mobi/id/Gas"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;gas&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;a href="http://wapedia.mobi/id/Hidrogen"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;hidrogen&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt; ke sistem pendingin reaktor dan ke &lt;/span&gt;&lt;a href="http://wapedia.mobi/id/Bangunan_pengurungan"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;bangunan pengurungan&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;. Untunglah, kerusakan serius itu tak menimbulkan jatuhnya korban jiwa, sebagian besar karena rancangannya yang kuat. Pembersihan TMI-2 terjadi dalam 11 &lt;/span&gt;&lt;a href="http://wapedia.mobi/id/Tahun"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;tahun&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt; dan menghabiskan biaya sebanyak US$1 milyar.&lt;span style="color: #002060;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href="http://wapedia.mobi/id/Musibah_Pulau_Three_Mile"&gt;&lt;span style="color: #0070c0; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;http://wapedia.mobi/id/Musibah_Pulau_Three_Mile&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color: #002060; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Operator tidak menyadari bahwa mereka telah melakukan prosedur yang salah sehingga mengakibatkan reaktor terlalu panas dan akhirnya meleleh. &lt;/span&gt;&lt;a href="http://elektroindonesia.com/elektro/ener14.html"&gt;&lt;span style="color: #0070c0; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;http://elektroindonesia.com/elektro/ener14.html&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color: #0070c0; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;Direktur Organisasi Pertahanan Sipil, Les Jackson telah melakukan rencana evakuasi, tetapi di sekitar tempat kecelakaan terdapat &amp;nbsp;penduduk yang belum dievakuasi. Situasi pada saat itu sangat kacau karena ditemukan banyaknya radiasi di gedung reactor yang sangat berbahaya bagi siapa saja&lt;b&gt;. &lt;/b&gt;Sedangkan operator Three Mile Island, Exelon mengatakan tidak ada kontaminasi yang ditemukan di luar reaktor. Walaupun begitu Petugas Federal tetap melakukan investigasi intensif. Para investigator khusus itu mencoba mencari sumber penyebab kontaminasi radiologikal di dalam fasilitas nuklir.&lt;cite&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: #1f497d;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;u&gt;&lt;span style="color: #0070c0;"&gt;dunia.vivanews.com/.../44359-kecelakaan_reaktor_nuklir&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/cite&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;cite&gt;&lt;u&gt;&lt;span style="color: #0070c0;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/cite&gt;&lt;u&gt;&lt;span style="color: #0070c0;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;2.4 Kronologi Kecelakaan PLTN Pulau Three Mile&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Dalam kurung waktu beberapa detik dari dimatikannya reaktor. Terjadi beberapa kesalahan, dioperasikannya katup buang (PORV) pada sistem pendingin reaktor terbuka telah bekerja sesuai prosedur. Akan tetapi sekitar 10 detik kemudian seharusnya katup itu sudah ditutup. Tetapi pada saat terjadinya peristiwa katup tersebut tetap terbuka, bocornya air pendingin reaktor menjadi penting untuk mengalirkan pendingin menuju reaktor tangki. Operator beranggapan katup buang menutup karena instrumen menunjukkan telah dikirimnya sinyal ke katup. Namun, kinerja alat katup tidak menunjukkan posisi sebenarnya. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Menanggapi hilangnya pendingin air pada reaktor, injeksi tekanan tinggi secara otomatis mendorong penggantian pompa air ke dalam sistem reaktor. Air dan uap keluar melalui katup buang, air pendingin naik ke pressuriser, meningkatkan tingkat air di dalamnya. (The pressuriser adalah tangki yang merupakan bagian dari sistem pendingin reaktor utama, menjaga tekanan yang tepat dalam sistem. Katup buang yang terletak di pressuriser. Dalam PWR seperti TMI-2, air dalam sistem pendingin primer di sekitar inti terus berada di bawah tekanan yang sangat tinggi agar tidak mendidih) &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center; text-indent: 13.5pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;v:shape id="Picture_x0020_19" o:spid="_x0000_i1028" style="height: 260.25pt; visibility: visible; width: 451.5pt;" type="#_x0000_t75"&gt;  &lt;v:imagedata o:title="" src="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CPC-01%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_image002.png"&gt; &lt;/v:imagedata&gt;&lt;/v:shape&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_fOSXTd7BKrk/S4DlLXDFEkI/AAAAAAAAAH8/o2PZVCT-IKM/s1600-h/2.gif" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_fOSXTd7BKrk/S4DlLXDFEkI/AAAAAAAAAH8/o2PZVCT-IKM/s320/2.gif" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Gambar 2&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 8pt; line-height: 150%;"&gt;Sketsa reaktor nuklir pada Three Mile 2&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Operator mengantisipasi dengan mengurangi aliran air pengganti. Operator mengatakan kepada mereka bahwa tingkat air pressuriser adalah satu-satunya indikasi diandalkan jumlah air pendingin dalam sistem. Karena tingkat pressuriser meningkat, mereka pikir sistem reaktor terlalu penuh air. Operator lalu memerintahkan mereka untuk melakukan pengurangan dengan membuka katup untuk menjaga pressuriser dipenuhi oleh air. Jika air itu dipenuhi, mereka tidak bisa mengendalikan tekanan di sistem pendingin dan itu bisa pecah. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Uap kemudian dibentuk dalam sistem pendingin primer reaktor. Memompa campuran uap dan air, hal ini menyebabkan pompa pendingin reaktor bergetar. Karena getaran yang kuat dapat merusak pompa dan sehingga nantinya tidak dapat digunakan, maka dari itu operator mematikan pompa. Ini berakibat memaksa pendinginan reaktor inti bekerja secara maksimal. (Para operator masih percaya bahwa sistem itu hampir penuh dengan air karena tingkat pressuriser tetap tinggi). Namun pada kenyataannya pendingin reaktor air mendidih secara hebat. Reaktor inti bahan bakar itu terlepas dan menjadi lebih panas. Batang bahan bakar yang rusak dan bahan radioaktif lalu terlepaskan ke air pendingin. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Pada pukul 06:22 operator menutup katup blok antara katup buang dan pressuriser Tindakan ini menghentikan kehilangan air pendingin melalui katup buang. Namun, uap dan gas dipanaskan memblokir aliran air melalui inti sistem pendingin. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Sepanjang pagi, operator berusaha untuk memaksa lebih banyak air ke dalam sistem reactor, gelembung uap mengembun. Mereka percaya untuk menghalangi aliran air pendingin. Selama sore, operator berusaha untuk mengurangi tekanan dalam sistem reaktor untuk memungkinkan sistem pendinginan tekanan rendah digunakan dan pasokan air darurat dialirkan untuk dimasukkan ke dalam sistem. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Alat pendingin dipulihkan &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Menjelang sore, tekanan injeksi air ke sistem pendingin reactor mulai meninggi, hal ini berguna untuk meningkatkan tekanan dan gelembung uap jatuh. Pada pulul 07:50 tanggal 28 Maret, mereka terpaksa menagktifkan pendinginan reaktor inti, ketika mereka memulai mengaktifkan kembali satu pompa pendingin reaktor. Reaktor telah terkondensasi uap sehingga pompa dapat berjalan tanpa getaran kuat. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Gas radioaktif dari sistem pendingin reaktor dialirkan ketangki makeup di bangunan tambahan. Selama bulan Maret 29 dan 30 maret, operator menggunakan sistem pipa dan kompresor untuk memindahkan gas pembusukan limbah menuju gas tank. Kompresor bocor dan mengakibatkan gas radioaktif terlepas ke lingkungan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;The Hydrogen Bubble &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Ketika inti reaktor itu terlepas pada pagi hari 28 Maret, suhu tinggi reaksi kimia antara air dan tabung logam zircaloy memegang pelet bahan bakar nuklir telah menciptakan gas hydrogen. Pada sore hari tanggal 28 Maret, tiba-tiba menjadikan reactor mengalami peningkatan tekanan yang ditunjukkan oleh instrumen ruang kontrol bahwa gas hidrogen telah muncul. Gas hidrogen juga berkumpul di bagian atas bejana reaktor. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Dari tanggal 30 Maret sampai 1 April operator menghilangkan gas hidrogen ini "gelembung" dengan secara berkala membuka katup ventilasi pada sistem pendingin reaktor pressuriser. Untuk sementara waktu, dalam peraturan (NRC) pekerja percaya gelembung hidrogen dapat meledak, meskipun secara logika ledakan tidak mungkin terjadi tidak adanya oksigen dalam sistem. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Alat Pendingin Dimatikan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Pada tanggal 27 April didirikan operator sirkulasi konveksi alam pendingin. Inti reaktor sedang didinginkan oleh gerakan alami air, bukan oleh pompa mekanik. Dan Alat pendingin dimatikan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Perhatian dan Kebingungan Publik &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Ketika terjadi kecelakaan di TMI-2, pada hari Jumat dan Sabtu, tanggal 30-31 Maret terjadi beberapa kejadian yang kompleks.&amp;nbsp; Drama dari kecelakaan TMI-2 menjadi sebuah rasa takut, stres dan kebingungan pada kurun waktu dua hari tersebut. Di dalam buku &lt;i&gt;"Krisis Terkandung, Departemen Energi di Three Mile Island,"&lt;/i&gt; karya Philip L Cantelon dan Robert C. Williams, 1982. Ini berisi tentang peran Departemen Energi selama kecelakaan di Three Mile. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;"Hari Jumat sepertinya menjadi puncak dari kecelakaan Three Mile karena terjadi dua peristiwa besar sekaligus. Pertama tiba-tiba terjadi kenaikan tekanan reactor yang ditunjukkan oleh ruang kontrol instrumen pada Rabu sore (di"bakar hidrogen") yang menyatakan terjadi sebuah ledakan hidrogen? Nuclear Regulatory Commission mengambil tindakan untuk sengaja melepaskan gas radioaktif dari pabrik pada Jumat pagi yang menghasilkan 1.200 millirems (12 mSv) tepat di atas tumpukan dari bangunan tambahan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;"Apa yang membuat terjadinya perubahan signifikan ini karena akibat serangkaian kesalahpahaman yang disebabkan masalah-masalah komunikasi dalam berbagai negara dan badan-badan federal. Karena bingung percakapan telepon antara orang-orang yang kurang informasi tentang status pabrik, pejabat menyimpulkan bahwa terjadi kebocoran zat sebanyak 1.200 millirems (12 mSv). Mereka juga percaya bahwa ledakan hidrogen akan kembali terjadi, maka dari itu Komisi Pengatur Nuklir memerintahkan untuk melakukan evakuasi dan bisa dibayangkan terjadi kekacauan dan kepanikan dimana-mana &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;v:shape id="Picture_x0020_1" o:spid="_x0000_i1027" style="height: 131.25pt; visibility: visible; width: 273.75pt;" type="#_x0000_t75"&gt;  &lt;v:imagedata o:title="" src="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CPC-01%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_image003.png"&gt; &lt;/v:imagedata&gt;&lt;/v:shape&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_fOSXTd7BKrk/S4DlSTM7ZRI/AAAAAAAAAIE/lshcwE_CIiA/s1600-h/3.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/_fOSXTd7BKrk/S4DlSTM7ZRI/AAAAAAAAAIE/lshcwE_CIiA/s320/3.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Gambar 3&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 8pt; line-height: 150%;"&gt;Dua Anggota A Television News Crew berunding. &lt;span class="google-src-text"&gt;National and local news coverage was intense for several days following the accident.&lt;/span&gt; Nasional dan lokal liputan berita ini intens selama beberapa hari setelah kecelakaan.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 8pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;v:shape id="Picture_x0020_16" o:spid="_x0000_i1026" style="height: 321pt; visibility: visible; width: 297pt;" type="#_x0000_t75"&gt;  &lt;v:imagedata o:title="" src="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CPC-01%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_image004.png"&gt; &lt;/v:imagedata&gt;&lt;/v:shape&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_fOSXTd7BKrk/S4DlYsiZmEI/AAAAAAAAAIM/PqKzOgggpKI/s1600-h/4.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_fOSXTd7BKrk/S4DlYsiZmEI/AAAAAAAAAIM/PqKzOgggpKI/s320/4.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Gambar 4&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="line-height: 150%; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 8pt; line-height: 150%;"&gt;Peta evakuasi penduduk sekitar Three Mile&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;"Komunikasi yang kacau yang berhasil dilaporkan oleh media menimbulkan perdebatan prihal evakuasi. Apakah dirasa perlu proses evakuasi dalam radius tertentu di Three Mile. Kepanikan yang terjadi pada hari Jumat perihal rencana evakuasi karena pejabat pemerintah dan media beranggapan bahwa akan terjadi ledakan susulan di Three Mile melahirkan sebuah Eksodus yang besar-besaran. Pada hari Jumat itu pula terjadi kebingungan dalam politik dan komunikasi sehingga menciptakan rasa takut. " (Page 50)&amp;nbsp; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;v:shape id="Picture_x0020_10" o:spid="_x0000_i1025" style="height: 194.25pt; visibility: visible; width: 193.5pt;" type="#_x0000_t75"&gt;  &lt;v:imagedata o:title="" src="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CPC-01%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_image005.png"&gt; &lt;/v:imagedata&gt;&lt;/v:shape&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_fOSXTd7BKrk/S4Dlglr6seI/AAAAAAAAAIU/SJZcEIj2voY/s1600-h/5.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/_fOSXTd7BKrk/S4Dlglr6seI/AAAAAAAAAIU/SJZcEIj2voY/s320/5.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Gambar 5&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 8pt; line-height: 115%;"&gt;Dua TMI Radiasi Teknisi memeriksa kecepatan dan arah angin pada saat kecelakaan. &lt;span class="google-src-text"&gt;Measurements such as these helped determine the amount of radiation released.&lt;/span&gt; Pengukuran seperti ini membantu menentukan jumlah radiasi dirilis.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 8pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Sepanjang buku, Cantelon dan Williams mencatat bahwa ratusan sampel diambil di lingkungan sekitar TMI selama periode tertentu sejak kecelakaan oleh Departemen Energi (yang telah memimpin peran sampling) dan Pennsylvania Departemen Sumber Daya Lingkungan. Tapi tidak ada hasil yang mengejutkan, kecuali terdapatnya gas mulia dan hampir tidak ada yodium. Pembacaan itu jauh di bawah batas kesehatan. Namun badai politik sedang berkecamuk didasarkan pada kebingungan dan salah informasi. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;br clear="all" style="page-break-before: always;" /&gt; &lt;/span&gt;  &lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;2.5 Dampak Kecelakaan PLTN Three Mile Island&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Efek Kesehatan &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Badan Perlindungan Lingkungan, Departemen Kesehatan, Pendidikan dan Kesejahteraan (sekarang Health and Human Services), Departemen Energi, dan Negara Bagian Pa. Beberapa studi independen juga telah dilakukan. Diperkirakan bahwa terdapat dosis rata-rata sekitar 2 juta orang di daerah itu hanya sekitar 1 millirem. Untuk memasukkan ke dalam konteks ini, paparan dari dada x-ray adalah sekitar 6 millirem. Dibandingkan dengan latar belakang radioaktif alam dosis sekitar 100-125 millirem per tahun untuk daerah, dosis kolektif kepada masyarakat dari kecelakaan itu sangat kecil. Dosis maksimum kepada seseorang di lokasi batas pasti kurang dari 100 millirem. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Dalam bulan-bulan setelah kecelakaan itu, meskipun dibesarkan pertanyaan mengenai kemungkinan efek samping dari radiasi pada manusia, hewan, dan tanaman kehidupan di daerah TMI, tidak ada yang dapat secara langsung berhubungan dengan kecelakaan. Ribuan sampel lingkungan udara, air, susu, vegetasi, tanah, dan makanan yang dikumpulkan oleh berbagai kelompok pemantauan daerah. Sangat rendah radionuklida yang dapat dikaitkan akibat dari kecelakaan tersebut. Namun, penyelidikan komprehensif dan penilaian oleh beberapa organisasi besar telah menyimpulkan bahwa meskipun kerusakan serius pada reaktor, dan sebagian besar radiasi terlepastetapi tidak ditemukannya efek pada kesehatan fisik individu atau lingkungan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Perubahan Peraturan NRC&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Kecelakaan ini disebabkan oleh kombinasi dari kesalahan personel, desain kekurangan, dan kegagalan komponen. Tidak ada keraguan bahwa kecelakaan di Three Mile Island secara permanen mengubah tata rancang dan aturan industri nuklir dan NRC. Ketakutan dan ketidakpercayaan publik meningkat, peraturan dan pengawasan NRC menjadi lebih luas dan lebih kuat, dan pengelolaan organisasi ini diteliti lebih hati-hati. Masalah-masalah yang diidentifikasi dari analisis dari setiap kejadian-kejadian menyebabkan perubahan total dalam peraturan-peraturan yang ditetapkan NRC dalam mengatur para pemegang lisensi. Yang kedepannya diharapkan dapat mengurangi resiko kecelakaan dan&amp;nbsp; kesehatan serta keselamatan masyarakat. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Berikut ini adalah beberapa perubahan-perubahan besar yang terjadi pasca kecelakaan: &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;ul type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Upgrade      dan penguatan desain dan peralatan pabrik. Persyaratan ini termasuk      perlindungan terhadap kebakaran, sistem pipa, sistem feedwater pembantu,      bangunan penahanan isolasi, keandalan komponen individu (bantuan tekanan      katup dan pemutus rangkaian listrik), dan kemampuan tanaman untuk menutup      secara otomatis; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Mengidentifikasi      kinerja manusia sebagai bagian penting dari keselamatan tanaman, revamping      pelatihan operator dan persyaratan kepegawaian, diikuti oleh peningkatan      instrumentasi dan kontrol untuk mengoperasikan pabrik, dan pembentukan      kebugaran tugas-untuk-program untuk pekerja pabrik untuk menjaga terhadap      alkohol atau penyalahgunaan narkoba; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Peningkatan      instruksi untuk menghindari sinyal-sinyal membingungkan yang mengganggu      operasi selama kecelakaan; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Peningkatan      kesiapsiagaan darurat untuk memasukkan pemberitahuan segera NRC      persyaratan untuk kegiatan pabrik dan pusat operasi NRC yang dikelola 24      jam sehari. Latihan dan rencana respons sekarang diuji oleh pemegang      lisensi beberapa kali setahun, dan negara dan badan-badan lokal      berpartisipasi dalam latihan dengan Federal Emergency Management Agency      dan NRC; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Pendirian      sebuah program untuk mengintegrasikan NRC pengamatan, temuan, dan      kesimpulan tentang lisensi kinerja dan efektivitas pengelolaan menjadi periodik,      laporan publik; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Analisis      reguler tanaman NRC kinerja manajer senior yang mengidentifikasi tanaman      yang membutuhkan perhatian peraturan tambahan; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Perluasan      inspektur penduduk NRC's Program - resmi pertama pada tahun 1977 - di mana      setidaknya dua inspektur tinggal berdekatan dan bekerja secara eksklusif      pada setiap pabrik di AS untuk memberikan lisensi pengawasan sehari-hari      kepatuhan terhadap peraturan NRC; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Perluasan      yang berorientasi kinerja serta berorientasi inspeksi keselamatan, dan      penggunaan penilaian risiko untuk mengidentifikasi kelemahan dari setiap      tanaman untuk kecelakaan parah; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Penguatan      dan penegakan reorganisasi sebagai kantor terpisah dalam NRC; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Pembentukan      Institute of Nuclear Power Operasi (inpo), industri itu sendiri      "kepolisian" kelompok, dan pembentukan yang sekarang dikenal      sebagai Institut Energi Nuklir untuk memberikan pendekatan industri      terpadu generik masalah regulasi nuklir, dan interaksi dengan NRC dan      pemerintah lainnya lembaga; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Yang      menginstal peralatan tambahan oleh pemegang lisensi untuk mengurangi      kondisi kecelakaan, dan memonitor tingkat radiasi dan status tanaman; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Kerja      dari inisiatif utama oleh pemegang lisensi dalam identifikasi awal penting      masalah-masalah yang berkaitan dengan keselamatan, dan dalam mengumpulkan      data yang relevan dan menilai pengalaman pelajaran sehingga bisa dibagi      dan ditindaklanjuti dengan cepat dan &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Perluasan      NRC kegiatan internasional untuk berbagi pengetahuan meningkatkan      keselamatan nuklir dengan negara lain dalam sejumlah bidang teknis      penting. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;BAB 3&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;PENUTUP&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;3.1 Kesimpulan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: 27pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Diperlukannya sumber energi yang sangat besar belakangan ini menimbulkan banyak para ahli melirik PLTN (Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir) sebagai sarana alternatif untuk menghasilkan energi karena tidak menghasilkan gas rumah kaca. Dan juga mengingat dengan semakin berkembangnya persoalan pemanasan global dan perubahan iklim maka ketergantungan terhadap sumber energi listrik alternatif (pengganti minyak dan gas) sudah terasa semakin mendesak untuk ditemukan&lt;/span&gt;. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: 27pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt;Namun memilih nuklir sebagai pengganti sumber energi yang tersedia sekarang ini ternyata masih merupakan suatu perdebatan&lt;/span&gt;.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 150%;"&gt; Sebagaimana kita bisa mengingat kembali, kecelakaan kerja yang sempat terjadi pada PLTN Three Mile Island dapatmenjadi bahan renungan bagi kita semua, bahwa PLTNpun juga memiliki resiko yang besar bagi kelangsungan hidup kita. Pada tanggal 28 Maret 1979, telah terjadi kecelakaan yang relatif kecil di TMI (Three Mile Island)-AS. Musibah terjadi karena operator tidak menyadari bahwa mereka telah melakukan prosedur yang salah sehingga mengakibatkan reaktor terlalu panas dan akhirnya meleleh. Tidak terdapat korban jiwa dalam musibah tersebut.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;
